8:21 am - Saturday February 11, 2012

DYAHARINI NURHAPSARI: Pernah Jadi Wartawan





daharaniBukan suatu yang asing lagi bila seorang wartawan beralih profesi ke bagian public relation (PR) dan marketing communication. Pengalaman serupa dialami oleh Dyaharini Nurhapsari, Senior PR Section Marketing Department PT Epson Indonesia. Perempuan kelahiran 24 Maret 1981 ini mengaku pengalaman bekerja di media sangat membantu tugas-tugasnya saat ini.

“Saya sangat senang dengan pekerjaan saya sekarang ini. Selain karena sesuai dengan minat dan kemampuan, pengalaman menjadi wartawan juga sangat membantu,” kata mantan wartawan koran nasional berbahasa Inggris, The Jakarta Post, itu.

Perempuan yang akrab disapa Dyah ini juga pernah bekerja di Majalah Konsep dan markom JobsDB Indonesia. Ia bergabung dengan Epson Indonesia sejak Agustus 2008. “Sekarang, saya lagi sibuk menyiapkan launching produk baru di awal tahun 2010. Tahun 2010 adalah tahun ke-10 Epson berkarya di pasar Indonesia,” katanya.

Seperti halnya yang lain, Dyah mengaku dunia marketing merupakan dunia yang menarik dan dinamis. Tak terbayangkan sebelumnya ketika ia menjadi mahasiswa Fisip Universitas Indonesia jurusan Kesejahteraan Sosial dan lulus tahun 2004. “Di sini, saya dituntut bisa menulis dan banyak membaca. Termasuk membangun relasi dengan banyak media. Bersama dengan tim, kita melakukan pengembangan marketing dengan ide-ide inovatif. Di Epson, kita dituntut multitasking,” katanya.

Sebagai penggarap relasi dan komunikasi, Dyah mengakui internet menjadi media penting. “Internet cukup membantu komunikasi dengan klien. Browsing pun sudah menjadi bagian dari hobi saya. Selain itu, saya juga senang dengan fotografi yang mengangkat tema-tema human interest,” katanya. (Majalah MARKETING/Sigit Kurniawan)

  • Share/Bookmark

Link Terkait :

  1. Syaiful Bachri: Marketing Tanpa Art Jadi Tidak Cantik
Filed in: Headline

No comments yet.

Leave a Reply

1.