Hewlett-Packard tidak main-main masuk ke pasar premium. Terlebih lagi, pasar ini masih terbuka lebar serta belum terlalu banyak pemainnya. Selain teknologi yang tercanggih, pelayanan premium juga jadi andalan.
Hewlett-Packard merupakan produsen teknologi komputer terbesar di dunia. Wajar bila produk mereka masuk ke semua segmen dan kebutuhan. Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan ketika mereka meluncurkan produk.
Saat meluncurkan Hewlett-Packard (HP) Mini, mereka menyasar orang muda yang memiliki mobilitas tinggi, dan ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Kebutuhan akan laptop yang digunakan untuk bekerja sehari-hari dan berharga murah, dipenuhi dengan merek Compaq Presario. Jika konsumen membutuhkan performa yang lebih tinggi dengan piranti multimedia dan entertainment, tersedia HP Pavilion.
Desember 2009 lalu HP meluncurkan produk terbaru yang dikhususkan untuk menyasar kelas premium. Mereka menamai produk ini dengan merek HP Envy.
“HP berusaha untuk memenuhi kebutuhan konsumen di semua segmen. Dari low end, middle, sampai premium. Jadi, tidak berdasarkan harga, tapi menurut kebutuhan. Di sisi lain, adanya merek ini juga digunakan untuk mengangkat image HP,” kata Primawan Badri, Market Development Manager, Consumer Notebook, Personal Systems Group Hewlett-Packard Indonesia.
Keberadaan HP Envy juga untuk menegaskan kehadiran HP di segmen high end. Ditambah lagi, untuk menyatakan keseriusan perusahaan komputer asal Amerika ini dalam menggarap pasar premium. Karena sebenarnya, HP pernah menggarap pasar ini dengan merek HP HDX. Tapi, karena secara tampilan lebih dekat pada HP Pavilion, citra premium menjadi kurang mengena. “Dengan adanya HP Envy ini, kami mau memberi garis yang tegas lewat tampilan, tekstur, dan material yang sangat beda dengan Pavilion,” tambah Prima.
Tampilan HP Envy memang terkesan mewah karena dibalut dengan metal dan dilengkapi dengan metal etching (ukiran) yang merupakan terobosan terbaru. Kalau diibaratkan mobil, HP Envy bisa disamakan dengan merek Lamborghini atau Ferrari. Menggunakan prosesor terhandal yang kemampuannya teruji dalam kecepatan, dengan desain yang artistik dan ekslusif.
Di balik kemewahan yang ditawarkan, tentu saja harga yang diminta “menawan” pula. HP Envy tersedia dalam dua jenis, yaitu layar 13 inci dan 15 inci. HP Envy 13 inci dilepas ke konsumen dengan harga US$ 2.666. Untuk ukuran 15 inci, dipatok harga US$ 3.333. Harga ini sepadan dengan harga tiga motor bebek baru. Harga yang dipatok menjadikan HP Envy tertinggi di kelas premium. Jauh di atas harga merek Dell dan Apple sekalipun.
Melihat harga yang sedemikian tinggi bagi kebanyakan orang Indonesia, tentunya timbul pertanyaan tentang seberapa besar segmen ini, dan seperti apa karakter mereka. Menurut Prima, pasar laptop premium ini kurang dari 10 persen total pasar notebook di Indonesia. “Namun, mengingat pasar laptop di negara ini sangat besar, maka meski kurang dari 10 persen, tetap merupakan pasar yang masih terbuka,” jelasnya.
Prima juga menerangkan bahwa tipikal pembeli laptop adalah mereka yang memiliki kekuatan finansial dan yang ingin tampil beda. Dalam arti, mereka ingin mendapatkan kesan prestise, bangga, dan ekslusif. Melihat dari sisi penggunanya, notebook ini ditujukan untuk mereka yang ingin tampil kreatif, para penggila teknologi, dan mereka yang mengutamakan kekuatan.
“Jadi, HP Envy ditujukan bagi mereka yang ingin tampil dengan laptop premium dan yang mengutamakan performance paling tinggi,” tambahnya. Kelompok segmen paling banyak untuk notebook ini berada di kelompok usia antara 30–45 tahun.
Peluncuran dua ukuran sekaligus juga dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan bagi konsumen agar dapat memilih sesuai dengan kebutuhannya. Layar 13 inci diperuntukkan bagi mereka yang bermobilitas tinggi, sedangkan layar 15 inci lebih ditujukan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan performance.
Dilihat dari spesifikasinya, HP Envy 15 inci menggunakan prosesor Intel Core i7-820QM Processor (1.73Ghz, 8MB L2 cache, 1333Mhz FSB), kapasitas memori 8GB DDR3 1333Mhz RAM, 500GB HDD 7200RPM. Prosesor Intel i7 merupakan jenis tertinggi keluaran Intel. Hasilnya, HP Envy memiliki keunggulan yang tidak tertandingi berkat prosesor dan besaran memori yang dimilikinya. Notebook terbaru HP ini memiliki kinerja sangat cepat dibandingkan yang ada di pasar. Spesifikasi HP Envy 13 inci, menggunakan prosesor Ultralight Intel Centrino 2 – Intel Core 2 Duo SL9600 (2.13Ghz,6MB L2 cache,1066Mhz FSB) dengan kapasitas memori 3GB DDR3 1066Mhz RAM, 250GB HDD. “Keduanya dilengkapi dengan baterai cadangan yang membuat power menjadi semakin bertahan lama.
Strategi dan Servis
Menjual laptop yang harganya kalau dirupiahkan sekitar Rp 30 jutaan tentulah perlu cara dan strategi yang tidak konvensional. HP Envy tidak melakukan aktivitas promosi dan sales secara masif. Komunikasi ke konsumen dilakukan melalui media-media yang benar-benar segmented, dengan pembaca yang sesuai dengan target sasaran HP Envy. Pilihannya jatuh pada majalah-majalah lifestyle, bisnis, atau fashion yang premium. Iklan televisi juga akan ada, tapi hanya disiarkan di saluran-saluran tv berbayar.
Jalur distribusi juga tidak dibangun melalui toko-toko komputer kebanyakan. HP Envy hanya akan dipajang di gerai komputer yang terpilih, seperti HP Store, serta di toko gadget yang menyasar segmen paling atas. Bahkan, akan dilakukan terobosan channel distribusi dengan menggandeng retail yang tidak berkaitan dengan teknologi. “Kami akan menggandeng jaringan retail premium, misalnya Louis Vuitton atau Armani,” jelas Prima.
Event juga akan diadakan untuk menyasar pengguna HP Envy. Namun, tentunya berbeda dengan event untuk menjual laptop biasa. Nantinya, akan digelar gathering atau party bagi kelompok jetset yang jelas tidak susah merogoh kocek untuk membeli HP Envy.
Cara lain menggaet konsumen adalah dengan menggandeng dunia perbankan. Tentu saja, nantinya yang disasar adalah nasabah-nasabah kakap di bank-bank terpilih.
Prima menjamin bahwa harga mahal juga akan memberikan pelayanan yang berbeda bagi pemilik HP Envy. Kedua jenis laptop ini dijamin garansinya selama tiga tahun. Semua perbaikan dan penggantian alat ditanggung gratis.
Tidak hanya itu, para pemilik juga tidak perlu repot membawa laptop mereka bila ada masalah. Sebabnya, terdapat layanan home pick up service bagi para penguna HP Envy. Layanan antar jemput ini berlaku di 12 kota besar di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, HP telah memiliki sekira 40 service center yang tersebar di seluruh nusantara. “Pemilik cukup menelepon hotline service dan kami akan datang maksimal dalam tempo 1 x 24 jam,” tegas Prima. (Majalah MARKETING/Ign. Eko Adiwaluyo)


ferrari memang yahoddd…tokcer pokoknya heheheheheh
harusnya hp memakai / menciptakan brand sendiri agar pasar jelas memilahnya