1:28 pm - Monday February 6, 9386

INOVASI TIADA HENTI NTT DoCoMo





ntt-docomoWe want to open the door to the future, And connect you to people In exciting new ways. (NTT DoCoMo)

Jepang merupakan pasar yang sangat menjanjikan untuk operator telekomunikasi, terutama yang berkaitan dengan layanan telekomunikasi broadband. Setelah sukses di bisnis 3G dengan teknologi WCDMA, kini NTT DoCoMo pun mulai mengimplementasikan mobile wallet.

NTT DoCoMo, Inc. – dalam bahasa Jepang Kabushi-Gaisha Enutiti Dokomo merupakan operator selular yang paling dominan di Jepang. Nama DoCoMo sendiri merupakan singkatan dari  Do Communications over the Mobile Network. Dalam bahasa Jepang kalimat ini disingkat menjadi DoKodeMo yang artinya “dimana saja”. Di depan kata DoCoMo, terdapat kata NTT yang merupakan kepanjangan dari Nippon Telegraph and Telephone. DoCoMo sendiri adalah subsidiari dari NTT.

Pada akhir 1990an NTT DoCoMo sukses dengan meluncurkan i-mode, sebuah platform mobile internet. Inovasi pun berlanjut pada tahun 2005 ketika perusahaan ini dan delapan subsidiarinya meluncurkan ToruCa dengan platform Osaifu-Keitai. ToruCa menawarkan fungsi untuk menyimpan informasi, sementara Osaifu-Keitai digunakan untuk mobile wallet yang sudah digembar-gemborkan tiga tahun sebelumnya.

Osaifu-Keitai membuat ponsel-ponsel keluaran DoCoMo menjadi alat yang sangat sempurna digunakan untuk aplikasi pembayaran, apalagi didukung oleh platform mobile internet i-mode. Sedangkan, ToruCa memungkinkan pengguna memperoleh informasi melalui gelombang sederhana dari ponsel, yang dapat langsung diakses. Akses Instalasi dapat dilakukan, seperti di restoran, teater, toko musik, pasar, maupun perusahaan.

Apabila user membeli sekeping CD di sebuah toko menggunakan Osaifu-Keitai, pengguna akan memperoleh gelombang sederhana melalui telepon DoCoMo tentang informasi CD tersebut. Informasi yang diperoleh dapat berupa artis, bisa juga kupon promosi melalui label rekaman.

ToruCa juga memungkinkan penggunanya memperoleh informasi di dalam ponselnya dengan mudah melalui beragam interface seperti FeliCa, Mailer, Infrared, dan lain-lain. Dengan informasi yang berhasil disimpan tersebut, pengguna dapat menjalankan sebuah pencarian di dalam ponsel, menyusun menu sederhana dengan menjalankan fungsi pengelompokan serta tukar menukar informasi dengan ponsel yang kompatibel dengan ToruCa.

Untuk memberikan layanan kepada konsumen sekaligus mengelola kampanye promosi dan loyalitas, NTT DoCoMo dan McDonald Jepang melakukan kerja sama pada Juli 2007. Saat itu Keduanya sepakat menginvestasikan 300 juta yen, 70 persen dana berasal dari McDonald dan 30 persen sisanya dari NTT DoCoMo.

Dengan memperkenalkan ToruCa, McDonald dapat memangkas biaya produksi dan distribusi. Di Jepang, MCDonald memiliki 3.800 gerai dengan 140 juta pelanggan setiap tahun. Untuk melakukan promosi, restoran cepat saji ini mengeluarkan 30 juta kupon yang disebarkan melalui surat kabar, brosur, dan lain-lain. Tentunya tak sedikit biaya yang perlu dikeluarkan. Karenanya McDonald pun melirik ToruCa.

Sedangkan dengan memperkenalkan iD – sebuah platform kartu kredit yang dikembangkan oleh NTT DoCoMo – transaksi pembayaran di gerai-gerai McDonald dapat dilakukan lebih cepat. Setiap transaksi diperkirakan dapat menghemat waktu 30 detik yang artinya akan meningkatkan penjualan sebesar lima persen. Karenanya penggunaan Osaifu-Keitai (layanan mobile wallet) yang lebih luas di gerai-gerai McDonald jelas akan menguntungkan kedua belah pihak, perusahaan dan konsumen.

NTT DoCoMo tak berhenti hingga layanan mobile wallet. Perusahaan ini juga secara agresif memasarkan kemampuan CRM (Customer Relationship Management) yang dimiliki ToruCa. DoCoMo memahami bahwa mobile marketing dapat menjadi sejata ampuh bagi kegiatan promosi karena dapat membuat perusahaan mampu menjual berdasarkan gerai, produk, atau konsumen tertentu. Melalui kerja sama dengan McDonald, NTT DoCoMo berharap, pengguna ToruCa bertambah.

Memang, diperlukan komitmen dari para pemain besar untuk berinvestasi dalam infrastruktur  secara langsung atau melalui partnership. NTT DoCoMo sendiri menjalin kerja sama dengan pemain-pemain non tradisional, seperti 7-11, bank, dan toko untuk memastikan infrastruktur telah siap sebelum device dengan fungsi khusus seperti ToruCa masuk ke pasaran.

Namun, strategi ini tidak dengan mudah diikuti oleh pasar Amerika Utara dan Eropa Barat, karenanya mereka tertinggal dalam implementasi mobile payment dan strategi mobile advertising berbasis NFC (Near Field Communication) dibandingkan Jepang. Pada kenyataannya Visa lah yang mendorong adopsi contactless NFC dengan uji coba yang luas pada tahun 2006 dan 2007.

Selain McDonald, aplikasi teknologi NTT DoCoMo mobile wallet juga dipakai Coca Cola Jepang yang bersinergi dengan Sumitomo Mitsui Card. Coca Cola melayani pembayaran beragam minuman ringan melalui ponsel. NTT DoCoMo melihat, masa depan mobile wallet ponsel secara cepat mengganti fungsi perangkat digital yang lain, seperti komputer, televisi, kamera digital, camcorder, maupun pemutar MP3.

Di Jepang, telepon selular sudah berubah peran sebagai mobile wallet. Melalui telepon selular. NTT DoCoMo, sebagai penyedia layanan mengatakan bahwa tidak perlu khawatir jika ponsel hilang, karena semua data di backup. Kita cukup menelepon ke operator untuk menonaktifkan semua fungsi ponsel.

Teknologi ini sudah diikuti oleh China. Tahun lalu, Nokia, NXP, Xiamen Mobile, dan e-Tong meluncurkan trial Xiamen menggunakan NFC Contactless Chip yang dipasang di Nokia 3220. Sudah sekitar 100 pelanggan Xiamen Mobile menggunakan Nokia itu untuk melakukan pembayaran di restoran, sistem transportasi, teater, dan di toko tertentu. Kapan hal ini akan menyambangi Indonesia?

  • Share/Bookmark

Link Terkait :

  1. AdMob: Pionir Off Deck Mobile Advertising
  2. Marketing Innovation: Selimuti Inovasi Pada Semua Elemen
Filed in: Headline

No comments yet.

Leave a Reply

1.