SELAMAT MENJALANKAN | IBADAH PUASA RAMADHAN 1431 H | SEMOGA MENDAPATKAN PREDIKAT TAQWA |

Handi Irawan D “Mengetahui terlebih dahulu apa yang terjadi, membuat kita menjadi pelaku bisnis yang dapat membuat keputusan lebih tepat.”

James Gwee “Professional sales people & Marketers always face the dilemma of having to much to learn and update, but not enough time. Majalah Marketing is the ONE STOP SHOPPING solution. Read it!”

John Tschohl “MARKETING Magazine is awesome”

Yuliana Agung “Majalah Marketing memberi banyak inspirasi baru dalam membangun Excellence Service Culture di perusahaan.”

Prof. Bernd H. Schmitt “Excellent Publication”

NearbyNow: Menggaet Online Shoppers Menjadi In-Store Buyers

Posted on Mar 1st, 2010 and filed under Digital Marketing, Whitepaper.
You can leave a response or trackback to this entry

48438v1Perusahaan asal Amerika ini bukan cuma memudahkan konsumen untuk berburu produk yang diinginkan. Kehadirannya bagai malaikat penyelamat bagi penggila belanja. Selain itu, toko dan pusat perbelanjaan juga tak luput kecipratan untung.

Di zaman sekarang ini, semua dituntut serba cepat, mudah, dan praktis. Begitu pula yang diinginkan konsumen. Bagi banyak konsumen, aktivitas berbelanja terkadang menyita banyak waktu. Belum lagi ketika menghadapi pencarian terhadap satu produk yang jarang di pasaran ataupun limited edition. Konsumen harus memasuki beberapa pusat perbelanjaan tanpa petunjuk. Ibaratnya mencari jarum kecil di tumpukan jerami. Sudah menguras tenaga, membuang waktu pula.

Di awal tahun 1990-an, perkembangan internet turut mempengaruhi perilaku berbelanja konsumen. Aktivitas belanja bisa dilakukan melalui jasa online shopping. Cukup dengan browsing di internet, melihat spesifikasi produk, membandingkan harga, memesan via telepon atau email, kemudian barang yang dipesan pun akan segera dikirim ke rumah.

Kebanyakan konsumen menggunakan internet untuk mensurvei terlebih dahulu produk yang dicari sebelum berbelanja. Kini dengan ponsel, hal serupa bisa dilakukan. Bagaikan search engine, konsumen dengan mudahnya mengakses informasi apapun, termasuk info produk, peta lokasi toko, adanya penawaran menarik, dan lainnya hanya melalui ponsel.

Jasa Pencarian Berdasarkan Lokasi Dengan NearbyNow

Di Amerika, bisnis in-store mencapai nilai lebih dari setengah triliun dolar, beberapa kali lebih besar dari bisnis online, namun tak banyak perusahaan yang memberi solusi dalam menjembatani kesenjangan antara bisnis online dan in-store.

NearbyNow hadir untuk menjawab tantangan tersebut. Perusahaan ini menyediakan teknologi dan pelayanan online marketing kepada toko dan pusat perbelanjaan. Mereka menggunakan strategi location based services yang dapat diakses konsumen melalui ponsel.

Pada mulanya, NearbyNow didirikan untuk mendorong lalu lintas penjualan pada pusat perbelanjaan. Perlahan tapi pasti, perusahaan mengumpulkan daftar persediaan barang untuk pusat perbelanjaan (600K sampai 800K jenis barang pada setiap mall).

Untuk jenis produk dalam penjualan atau bagian dari promosi, para pengunjung mall diajak mengirim SMS ke NearbyNow dengan dua huruf kode mal – misalnya SF untuk San Fransisco – untuk memperoleh informasi penjualan. Konsumen kemudian memperoleh pesan selamat datang dengan satu daftar penjualan yang sedang berlangsung dan permintaan agar konsumen memasukkan merek dan produk yang mereka cari.

Sebagai balasannya, konsumen memperoleh daftar toko yang mempunyai barang tersebut termasuk harga dan informasi penjualan yang terkait. Misalnya, konsumen dapat mencari “Jeans” atau “Levi’s 509” dan memperoleh hasil yang relevan. Konsumen mungkin juga dihadapkan pada iklan yang berbunyi “Shoe sale di Macy’s” yang merupakan iklan komersil. Bagi penggila belanja, mendengar kata sale tentu akan menarik mereka ke tempat tersebut.

Karena SMS adalah hal yang umum bagi pengguna ponsel, dengan kebanyakan kaum muda pengunjung mal, maka interaksi akan sangat jelas terlihat. Tanggapan atas penawaran khusus seperti “tiket nonton gratis” dapat menimbulkan reaksi tunggang langgang. Ini mengindikasikan kekuatan interaksi ponsel dengan konsumen.

Dengan pencarian online atau mengirim SMS untuk memperoleh lebih banyak informasi tentang penjualan suatu produk, 70 persen konsumen akan mampir ke mal selama 48 jam setelah mengonfirmasi pembelian ataupun mal yang akan mereka kunjungi.

Konsumen dapat mengakses berapa orang yang mencari sepatu, komputer dan barang lain, dan para retailer dapat menyesuaikan penawaran mereka sesuai dengan itu. Kira-kira sekitar 7-10 persen pengunjung menggunakan jasa tersebut, dan itu berarti lebih besar daripada media periklanan lainnya.

NearbyNow memberikan pengalaman berbelanja yang unik dan memberikan kenyamanan bagi konsumen serta sebagai sarana pemasaran yang efektif bagi toko karena dapat memotivasi konsumen lokal.

Perjalanan bisnis perusahaan ini dimulai pada tahun 2005. NearbyNow bergerak di bisnis online shopping yang menyediakan jasa online marketing bagi pusat perbelanjaan dan retailer untuk mendongkrak penjualan mereka dengan mengkonversi online shoppers menjadi in-store buyer.

Pada akhir tahun 2007, NearbyNow mencakup lebih dari 200 mal, dan pada tahun 2008 perusahaan ini mampu mendaftar 80 persen dari seluruh mal yang ada, kurang lebih 600 mal. Awalnya, perusahaan ini hanya menyasar pusat perbelanjaan di California, namun setahun kemudian melebarkan sayap ke 20 kota sekitarnya.

Pendiri NearbyNow adalah para pemain lama yang berkecimpung di industri online shopping dengan kombinasi berbagai pengalaman di bidang pemasaran, merchandising, e-commerce, dan lainnya selama lebih dari 30 tahun. NearbyNow memang didirikan untuk memudahkan konsumen yang telah browsing produk secara online namun membelinya di toko. Konsumen dapat menemukan produk, merek, atau penjualannya secara lokal dan bisa memindai barang tertentu di pusat perbelanjaan manapun.

Tahun 2008, NearbyNow melakukan investasi sebesar 12 juta dolar dengan menggandeng Norwest Venture Partners (NVP)- salah satu perusahaan teknologi terdepan di dunia, untuk mengekspansi layanan mobile local shopping dan internet. NVP memiliki track record yang tak diragukan lagi keahliannya dalam menemukan tren terbaru konsumen. Selain itu, NearbyNow juga menggandeng iPhone sebagai perangkat ponsel yang paling banyak digunakan konsumen.

Satu dari aplikasi NearbyNow adalah peta navigasi bergambar untuk semua petunjuk. Bagi konsumen yang membutuhkan informasi toko, peta ini juga memunculkan toko yang mempunyai penjualan barang-barang menarik. Kasus NearbyNow menggambarkan betapa perusahaan ini bisa membuktikan hubungan simbiosis mutualisme dengan perusahaan lain dan juga konsumen. Sama-sama untung, istilahnya. Dari semula hanya menyediakan informasi kepada online shoppers lalu kemudian mengubahnya menjadi in-store buyers. Konsumen pun makin sumringah karena informasi mengenai sale maupun produk yang diincar semakin mudah diakses kapan pun dan dimana pun. (Tristi Hasprita)

  • Share/Bookmark

Link Terkait:

  1. Market Driving Companies: Menjadi Jawara dengan Menciptakan Pasar
  2. INOVASI TIADA HENTI NTT DoCoMo

Leave a Reply

Copyright © 2009 Majalah Marketing. All Right Reserved.