Portal Lengkap Dunia Marketing

                                                                                                               
Lifestyle

Apakah Gaji Lebih Besar Tingkatkan Loyalitas Karyawan?

Perusahaan tidak ditentukan dari apa yang perusahaan tersebut lakukan, akan tetapi dari orang-orang yang melakukannya. Perusahaan terlihat sukses jika para karyawan bersemangat dan terinspirasi oleh budaya kerja dan kepemimpinan serta memainkan peran proaktif dalam keberhasilan perusahaan.

karyawan-teladan121230cPekerja bahagia = keberhasilan bisnis yang berkelanjutan

Hal ini dibuktikan Google yang digaung-gaungkan sebagai perusahaan terbaik untuk bekerja di Amerika. Berdasarkan sudut pandang ini sebagaimana dilaporkan oleh Business Insider, 86% dari karyawan Google mengatakan bahwa mereka sangat puas atau cukup puas dengan pekerjaan mereka.

Laporan ini berlanjut untuk menyoroti banyak faktor tentang perusahaan yang disukai para pekerjanya, termasuk bonus dan gaji yang tinggi, misi perusahaan yang penuh makna, fleksibilitas untuk bekerja dalam proyek yang diminati, dan banyak lagi.

Ketika seseorang berdebat tentang Google karena menjadi Merek Paling Ternama Kedua Di Dunia Tahun 2016, Google mempunyai kekayaan lebih daripada kebanyakan perusahaan lainnya untuk memberikan para pekerjanya bonus mewah. hal ini bisa juga berarti bahwa Google bisa seperti sekarang ini dikarenakan budaya dan prioritas yang tepat dimana para pekerjanya peduli akan hal tersebut. 

Gaji yang lebih tinggi vs kelestarian pekerja

Dalam laporan Indeks Kebahagiaan Pekerjaan Tahun 2016 dari survei yang dilakukan JobStreet.com dan jobsDB, lebih dari 50,000 responden di Filipina, Hong Kong, Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia diminta untuk mengambil suara untuk menentukan faktor-faktor tertinggi yang akan meningkatkan kepuasan kerja  mereka dalam 6 bulan ke depan.

Hasil survei tersebut membuat pencerahan. “Kenaikan gaji” dan “pekerjaan baru” muncul sebagai dua faktor tertinggi dengan hasil pengambilan suara tertinggi.

Hal ini menunjukkan bahwa responden tersebut sangatlah kecewa dengan pekerjaan mereka yang menyiratkan bahwa perusahaanlah solusi utama untuk mendapatkan kembali kepuasan kerja.

Bagaimana jika mereka ditawari kenaikan gaji? Hal apakah yang membuat mereka bertahan? Akan tetapi, berapakah kenaikan gaji yang cukup untuk mempertahankan mereka?

Suatu studi tentang “Tren Kenaikan Gaji untuk Para Pekerja di Asia Pasifik di Tahun 2016” membantah bahwa kenaikan gaji tidak sinkron dengan inflasi, terutama untuk pasar-pasar yang dinamis dan tekanan inflasi yang berkelanjutan.

Hal seperti ini menjadi masa-masa berat bagi semuanya, bisnis dan pribadi itu mempunyai kesamaan. Akan tetapi, hal ini juga merupakan waktu yang paling penting bagi perusahaan-perusahaan untuk mempertahankan bakat-bakat terbaik mereka.

Gaji sebagai sebuah indikator dari apresiasi bagi pekerja

Mengapa tingkat gaji seseorang sangatlah penting. Memang tidak diragukan bahwa terdapat banyak cara lainnya untuk menunjukkan apresiasi — kesempatan kenaikan karir, budaya kerja yang fleksibel, pujian terbuka untuk pekerjaan yang dilakukan dengan baik, dan daftar terus berlanjut lagi dan lagi.

Akan tetapi, jika kita mendalami lebih jauh lagi, sebuah gaji yang bersaing merupakan bentuk apresiasi yang sangat mendasar yang sebagian besar pekerja harapkan. Menurut Forbes, “79% karyawan melaporkan faktor kurangnya apresiasi sebagai alasan kunci untuk meninggalkan pekerjaan mereka”.  

Diperlukan fokus yang lebih dalam kelestarian pekerja

Ketika kami semua menyetujui bahwa sebagian besar bisnis sedang menghadapi tekanan besar dalam lingkungan persaingan yang semakin meningkat, penting untuk diingat bahwa kelestarian pekerja bahkan lebih penting pada saat-saat seperti ini.

 Deloitte SEA Human Capital Trends Survey 2015 menggarisbawahi bahwa “Dalam suatu wilayah dimana para pekerja memegang kendali, kemampuan untuk menarik, memimpin, memotivasi, dan mengembangkan kelompok bakat kami sangatlah penting untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.” Laporan lebih lanjut menyatakan bahwa “ Pekerja tidak lagi hanya pekerja — mereka adalah pelanggan dan rekan kami. Untuk berhasil dalam dunia kerja baru ini, organisasi-organisasi harus menciptakan suatu budaya yang menginspirasi para pekerja untuk tetap tinggal dan menjadi contributor yang proaktif  untuk keseluruhan keberhasilan dari sebuah perusahaan.“

Sebagai penutup, ketika kami tidak mau mengingkari bahwa terdapat kumpulan besar faktor lain yang berperan dalan membangun loyalitas karyawan, sebuah gaji yang kompetitif adalah bentuk mendasar dari apresiasi yang sebagian besar pekerja harapkan, dan memang benar seperti itu. 

Bagaimana pendapat Anda tentang masalah ini? Akankah sebuah gaji yang lebih tinggi akan meningkatkan loyalitas Anda kepada perusahaan? 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top