Portal Lengkap Dunia Marketing

Marketing

Desain Situs Untuk CRM

Customer Relationship Management (CRM) adalah salah satu program untuk meningkatkan loyalitas pelanggan yang umum dilakukan perusahaan-perusahaan besar. Sebagai strategi bisnis yang berorientasi pada pelanggan, sistem CRM didesain sedemikian rupa supaya perusahaan bisa semakin memahami pelanggan sehingga bisa melayani mereka dengan semakin baik. 

desain_situs_untuk_crm_lowres

Desain Situs untuk CRM

Kini CRM sudah berkembang menjadi e-CRM. Perbedaan antara CRM dengan e-CRM sangatlah tipis. Dilihat dari setiap titik kontak interaksi yang terjadi antara perusahaan dengan pelanggan, kontak pada CRM dilakukan melalui toko, ritel, telepon, dan fax. Pada eCRM, semua cara-cara tradisional tersebut masih digunakan, tapi ditambah lagi dengan Internet seperti email, wireless, dan teknologi-teknologi komputer mobile.

Sistem CRM masih mengharuskan klien men-download berbagai aplikasi supaya bisa mengoperasikan aplikasi yang terhubung ke web. Jika pindah ke platform lain, semua aplikasi itu pun harus disesuaikan lagi. Kini dengan eCRM, semuanya itu tidak diperlukan lagi karena klien hanya perlu menggunakan browser.

Beberapa situs e-commerce pada awalnya masih mempunyai kelemahan dan tidak turut didesain oleh mereka yang bergerak di bidang marketing, finance, dan bidang-bidang umum lainnya yang berkaitan dengan bisnis. Jadi banyak situs yang kelihatannya keren dan canggih dari sisi teknologi, tetapi ternyata lemah pada sisi aplikasi bisnisnya.

Dengan meledaknya minat orang-orang pada e-commerce dan beralihnya CRM menjadi e-CRM, para perusahaan kini harus berpikir lebih dari sekedar melengkapi situsnya dengan marketing gimmicks yang mahal, tetapi juga melengkapinya dengan komponen-komponen penting untuk menunjang operasionalnya. Kini website harus didesain dengan melibatkan orang teknis sekaligus non-teknis supaya bisa menghasilkan website yang bisa menunjang segala aktivitas operasional perusahaan.

Perusahaan harus mendesain situs yang berpenampilan simple supaya mudah dipahami dan mudah digunakan. Supaya bisa sukses mengimplementasikan strategi e-CRM, suatu website yang menunjang sangat perlu diperhatikan. Pelanggan yang masuk ke situs kita harus merasa nyaman karena mereka menginginkan informasi yang khusus ditujukan untuk mereka.

Tidak semua informasi harus diberikan pada setiap pelanggan karena ini hanya akan membuat mereka bingung. Di sisi lain, perusahaan harus mampu menggali dan memberikan semua informasi yang relevan dan berguna bagi masing-masing pelanggan secara spesifik.

Proses bisnis internal yang disusun dengan rapi bisa sangat membantu perusahaan dalam melayani para pelanggannya dengan baik. Segala informasi juga harus mudah diakses dan akurat. Perusahaan harus mendesain segala informasi tersebut agar bisa sampai ke pelanggan secara terstruktur. Selain itu, setiap pertukaran informasi dan transaksi juga harus dijamin keamanannya.

Mendesain situs yang menunjang e-CRM sangat penting supaya penerapan e-CRM bisa optimal. Pertimbangan pertama yang harus diperhatikan perusahaan adalah target audiens yang dituju. Pada kondisi perkembangan teknologi masa kini, batasan dalam mendesain web biasanya adalah kecepatan koneksi yang dimiliki oleh para target audiensnya.

Kebanyakan pengguna Internet masih mempunyai koneksi yang jauh lebih lambat daripada kecepatan koneksi yang digunakan para bisnis atau perusahaan. Hal ini juga menentukan grafis, multimedia, dan fitur apa saja yang akan digunakan dalam desain website. Jika perusahaan mempunyai klien pengguna rumahan dan perusahaan, maka perusahaan terpaksa harus menerapkan website versi koneksi cepat dan juga lambat.

Walaupun kebanyakan situs-situs terbaik harusnya memiliki penampilan yang menarik, tapi fungsi atau kegunaan dari situs itu sendiri yang membuat pelanggan bisa terus kembali mengunjungi situs tersebut. Hal ini benar khususnya dalam hal e-CRM. Jika pelanggan tidak bisa mendapatkan informasi mengenai produk perusahaan karena sistem navigasi situs yang buruk dan sulit digunakan, mereka pasti akan membeli dari tempat lain.

Perusahaan harus mendesain situs yang compatible jika digunakan oleh beberapa jenis browser. Perusahaan juga harus mengetes terus menerus situsnya pada setiap jenis browser, versi, dan platform yang beredar di pasaran. Ketika menampilkan informasi perusahaan pada halaman Home, usahakan semua informasi bisa tampil pada satu layar, tanpa memaksa pelanggan men-scroll mousenya ke bawah mencari-cari informasi.

Situs perusahaan harus menampilkan keindahan grafis untuk tujuan fungsional dan bukan hanya untuk mempercantik penampilan saja. Pelanggan lebih mementingkan fungsi dan kecepatan download supaya mereka bisa mendapatkan apa yang diinginkan. Dalam hal grafis, perusahaan juga harus bereksperimen dengan berbagai resolusi layar dan penyetelan warna-warna. Selain pengecekan grafis, pengetesan link dan sambungan halaman per halaman situs juga harus diuji.

Salah satu faktor kunci penerapan e-CRM yang baik adalah perancangan website perusahaan yang mendukung. Salah satu keunggulan situs yang dimaksud adalah kemampuan untuk menyajikan halaman yang bersifat personal kepada pelanggan. Setiap interaksi haruslah relevan dengan masing-masing pelanggan. Dengan merebaknya penerapan eCRM, perancangan situs perusahaan kini harus melibatkan juga orang  di bidang teknis dan non-teknis, seperti marketing, finance, gudang (inventori), dan pihak lain yang diperlukan.

E-CRM juga tidak bisa dipisahkan dari CRM. Semua proses memerlukan integrasi yang kuat dengan semua pihak yang terlibat. Banyak perusahaan memang mempunyai inisiatif dan mempersiapkan staf khusus untuk menangani e-CRM. CRM dan e-CRM bukan hanya berbicara tentang teknologi dan database, tetapi juga mengenai proses bagaimana melakukan sesuatu. Salah satunya yang perlu diperhatikan adalah bagaimana para perusahaan merancang dan mendesain website perusahaan untuk berinteraksi dengan para pelanggannya.

Ivan Mulyadi

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top