Portal Lengkap Dunia Marketing

Ad Madness

Google Janji Tingkatkan 3 Aspek Untuk Keamanan Beriklan

Sumber (Shutterstock)

Sumber (Shutterstock)

Masalah sepertinya sedang menimpa Google. Pasalnya, banyak perusahaan berbondong-bondong menarik iklan nya dari Google setelah melihat iklan yang dipasang muncul di samping konten grup ekstrimis.

Presiden Google EMEA Matthew Brittin  mengungkapkan permintaan maaf  mengenai isu iklan yang sedang menerpa Google. Brittin meminta maaf kepada para patner dan pengiklan yang terkena dampak oleh munculnya iklan mereka disamping konten yang kontroversial.

“Telah banyak perbincangan dalam beberapa hari ini tentang iklan dari merek muncul pada konten yang tidak mereka kehendaki khususnya pada YouTube, dan bagi saya, ini adalah kesempatan yang baik untuk mengucapkan, pertama dan terutama, untuk mengucapkan maaf bahwa ini seharusnya tidak perlu terjadi dan kami butuh untuk menjadi lebih baik lagi”, jelas Brittin saat jumpa pers Senin (20/03) pada acara konferensi industri Advertising Week Europe di London seperti dilansir dari situs www.cnbc.com

Masalah diawali ketika iklan yang dikelola Google muncul pada halaman akun pengguna YouTube yang kerap menayangkan konten ekstrimis dan berbau kebencian. Sontak para perusahaan pun menarik iklan-iklan  yang mereka yang dikelola oleh Google. Setelah Mark dan Spencer menarik iklan online mereka, beberapa perusahaan besar seperti McDonald’s, L’Oreal, Audi, the BBC, Vodafone, dan HSBC turut serta menambah jumlah daftar pemutusan kerja sama iklan dengan Google.

Matt Brittin, Presiden Google EMEA (Sumber: CNBC.com

Matt Brittin, Presiden Google EMEA (Sumber: CNBC.com)

Setelah meminta maaf, Brittin mengungkapkan komitmen Google meningkatkan keamanan beriklan melalui tiga aspek. Kedepannya, Google akan berfokus pada meningkatkan kebijakan beriklan, menyederhanakan kontrol untuk pengiklan, dan memperbanyak pekerja yang bertugas memastikan iklan negatif tidak lewat dari pengawasan.

“Dalam YouTube dan jaringan Google kita perlu mempertimbangkan, apa yang dapat dikategorikan sebagai aman untuk iklan? Jadi kami sedang meninjau kebijakan tersebut dan melihat bagaimana kita mendefinisikan hate speech dan konten inflamasi,” kata Brittin.

“Kami juga menemukan dalam beberapa kasus pengiklan memiliki kontrol, tetapi tidak sepenuhnya menggunakan karena mereka cukup berlapis. Jika kontrol sudah ada, tapi mereka terlalu kompleks itulah masalah kita. Jadi kita perlu menyederhanakan kontrol dan mencari standar untuk keamanan yang lebih tinggi” tambah Brittin.

Ketika ditanya berapa kerugian yang diderita Google dengan banyaknya perusahaan menarik iklan mereka, Brittin merespon dengan mengatakan bahwa dia tidak terlalu peduli dengan hal tersebut. Menurutnya, lebih baik berfokus pada bagaimana produk dan jasa mereka bekerja dengan baik. (Berbagai Sumber)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top