Portal Lengkap Dunia Marketing

News & Event

Groundbreaking Condotel Aston Ciloto Puncak

PT Indra Megah Makmur menggelar acara peletakan batu pertama (groundbreaking) sebagai tanda dimulainya pembangunan proyek kondominium hotel (kondotel) Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort di Ciloto, Bogor, Jawa Barat.

Rencananya, pembangunan Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort yang menelan investasi sebesar Rp180 miliar tersebut akan memakan waktu selama 2 tahun dan akan mulai soft-opening pada Desember 2019.

Groundbreaking Condotel Aston Ciloto Puncak Prosesi groundbreaking ini sebagai wujud komitmen kami kepada konsumen,” ujar Indra Hidayat, Chief Executive Officer (CEO) PT Indra Megah Makmur.

Menjawab pertanyaan tentang alasan memilih daerah puncak atau Ciloto; Indra menjawab bahwa sejak dulu hingga sekarang puncak tetap menjadi tujuan wisata akhir pekan bagi warga Jabodetabek.

Jarak yang relative dekat, udara yang segar dan dingin, pemandangan alam yang masih alami serta banyaknya tempat-tempat yang menarik di daerah puncak membuat daerah puncak tidak saja menarik warga Jabodetabek tapi juga wisatawan nusantara, bahkan mancanegara.

Sebagai gambaran, jumlah traffic kendaraan roda empat yang melewati Ciawi menuju puncak pada saat akhir pekan dapat mencapai 15.000–20.000 kendaraan per hari; sementara saat hari raya seperti libur lebaran yang lalu jumlah ini melonjak menjadi 57.000 kendaraan per hari. Bisa dibayangkan berapa banyak uang yang masuk ke daerah puncak setiap akhir pekan.

“Kami melihat bahwa di balik macetnya puncak ada peluang yang luar biasa besar”, ujar Indra.

Indra menambahkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistika (BPS) pertumbuhan jumlah wisatawan ke kawasan puncak meningkat sebesar rata-rata 3,9% per tahun yakni sebanyak 1.102.608 orang pada 2004 dan 1.335.443 orang pada 2015. Dengan pertumbuhan yang sama maka diperkirakan terdapat 1,74 juta wisatawan pada 2016.

“Sebaliknya; kami mencatat di Puncak hingga saat ini hanya terdapat sekitar 24 hotel dengan total 1.825 kamar, dan tentunya jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan wisatawan. Peluang inilah yang menjadi salah satu latar belakang kami untuk membangun sebuah hotel yang menawarkan layanan berkualitas,” kata Indra.

Aston Ciloto Puncak dibangun di atas lahan seluas 1,24 ha di ketinggian ±1.200 mdpl dan memiliki suhu rata-rata 22-26C dengan view Gunung Gede-Pangrango. Aston Ciloto Puncak akan merangkum 186 kamar dan 9 unit villa. Dari 186 kamar developer melepas hanya 100 unit yang diperuntukan bagi investor dengan harga Rp1,5 – Rp1,7 miliar dan ukuran kamar 37.5m2.

Fasilitas yang melengkapi kondotel ini antara lain: lounge, restoran & kafe, infinity pool, tempat bermain anak; BBQ area, gym & spa, serta fasilitas MICE dengan 7meeting rooms dan banquet hall berkapasitas 500 orang. Juga terdapat sebuah wedding chapel yang didesain oleh ABODAY untuk menjadi “iconic building” di kawasan puncak.

Fritz Bonar Panggabean, Chief Marketing Officer PT Indra Megah Makmur mengatakan, condotel merupakan investasi properti yang memberikan tidak saja keuntungan financial (wealth) bagi investor namun juga memberikan keuntungan bagi kesehatan (health).

Dengan menggunakan 30 voucher free stay yang bisa digunakan kapan saja untuk menginap maka pemilik condotel akan bisa sering-sering “cuci paru-paru” ke Ciloto yang udaranya masih sangat bersih.

Hal ini ditambah lagi dengan sifat investasi condotel yang “worry free” – investor bebas dari kerepotan urusan maintenance dan mencari penyewa.  “Sampai saat ini sudah terjual sekitar 40% dan kami targetkan sampai akhir tahun 2017 bisa habis terjual semua,” kata Fritz.

Menurut Fritz, tingginya minat masyarakat terhadap Aston Ciloto Puncak disebabkan oleh nama baik Aston selaku operator hotel, lokasi condotel yang memiliki view perbukitan pinus, desain arsitektur yang simpel tapi berkelas serta juga cara bayar yang ringan.

Ditambahkan Soemitro Nicholas Hidayat, Director PT Indra Megah Makmur, perusahaan menawarkan nilai 20% jaminan return of investment  (ROI) pada dua tahun pertama, serta 65% berbagi keuntungan mulai tahun ketiga dan seterusnya. Menurut Soemitro, nilai ROI dan passiveincome dari kondotelsangatmenarik karena investor akan terhindar dari biaya servis, listrik, dan air.

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top