Portal Lengkap Dunia Marketing

                                                                                                               
Ad Madness

Ini Tanggapan Resmi Grab Menyoal TVC Seramnya

Masih segar dalam ingatan TVC terbaru Grab #pilihyangaman yang menjadi viral di dunia maya beberapa hari terakhir. TVC yang menjadi awalan dari rangkaian kampanye “Pilih Aman” dari Grab ini ternyata menuai hujatan dari masyarakat. Pasalnya, TVC tersebut menampilkan visual yang dinilai seram sekaligus mendiskreditkan ojek pangkalan. TVC tersebut belum secara resmi tayang di TV nasional, melainkan baru pada akun media sosial Grab di Youtube dan Instagram.

Tanggapan resmi grab

Ketika dikonfimasi mengenai hal ini, Mediko Azwar, Marketing Director Grab Indonesia, menuturkan bahwa pesan dari iklan ini sebenarnya adalah ingin mendorong awareness masyarakat tentang standar keselamatan jalan di Indonesia, terutama saat mengendarai motor.

“Kami melihat berbagai macam reaksi terhadap video iklan kampanye ‘Pilih Aman’ dari Grab, dan kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan umpan balik kepada kami. Kami memahami bahwa video tersebut menimbulkan ketidaknyamanan dan dipandang mengerikan oleh sejumlah pihak. Kami harap masyarakat yang telah menyaksikan video ‘Pilih Aman’ dapat memahami bahwa tujuan kami bukanlah menakut-nakuti, tapi lebih kepada mengilustrasikan konsekuensi yang mungkin terjadi ketika kita mengkompromikan standar keselamatan,” ujar Mediko.

Grab secara resmi juga telah menarik video iklan tersebut dan mengganti dengan TVC lainnya. Mediko berharap masyarakat dapat lebih fokus kepada pesan utama yang ingin disampaikan mengenai peningkatan keselamatan jalan bagi seluruh warga. Ia juga menegaskan Grab akan terus berkomitmen untuk meningkatkan standar keselamatan secara menyeluruh dalam industri pelayanan kendaraan roda dua serta bekerja sama dengan para pengemudi ojek tradisional untuk meningkatkan keterampilan mengemudi mereka melalui pelatihan berkendara aman dalam kampanye ‘Pilih Aman’ fase berikutnya.

Angelina Merlyana Ladjar

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top