Dunia UKM

Dikira Pengangguran, Penghasilan Mereka Belasan Juta Per Bulan

Menjalani hobi dan dibayar bagaikan bermimpi indah setiap malam. Para pengrajin dibalik Tenjo Art dan Philo adalah mereka yang berhasil mewujudkannya.

berkah situs jual beli online

Argi dan Rop – Pemilik Tenjo Art

Tenjo Art, sebuah toko online yang lahir dari kolaborasi kakak beradik asal Garut Argi dan Rop. Argi yang saat ini berusia 33 tahun merupakan pecinta seni. Sedangkan Rop yang saat ini berusia 28 tahun sangat menyukai dunia bisnis.

Mereka mengawali bisnis online jam dinding bernilai seni sejak Oktober 2016 silam. “Awalnya, kami sempat merantau ke Jakarta. Setelah ilmu dan pengalaman jatuh bangun kami rasa cukup, kami memutuskan berkarya di kampung halaman,” terang Argi.

Pemasaran produk dilakukan melalui situs jual beli online Tokopedia. “Efisien, tidak perlu keluar rumah, sampai sering dikira pengangguran,” tambah Rop sambil tertawa kecil.

Saat ini, Tenjo Art merupakan satu-satunya sumber penghasilan Argi dan Rop. Ke depannya, mereka berencana merenovasi rumah untuk membuat workshop yang layak. “Kami juga akan merekrut beberapa karyawan agar bisa memenuhi permintaan yang terus melonjak dari hari ke hari,” timpal Rop.

Pemilik Philo - Prima - berkah situs jual beli online

Prima, Pemilik Philo

Penggiat industri kreatif lainnya adalah Prima (31), pemilik Philo. Philo berdiri di ruang digital sejak November 2015, melayani permintaan akan dompet kulit berkualitas mewah dengan harga murah.

Berawal dari kecintaannya akan industri kreatif, Prima saat ini menjadi satu-satunya pengrajin dompet kulit di Garut.

Secara konsisten, ia meluaskan pasarnya lewat Tokopedia. Tidak hanya berhasil mengambil hati daerah sekitar, produknya kini sudah dilirik para pemilik merek ternama di Jakarta dan Bandung.

Hasil itu tentu bukan tanpa usaha. Bisnis ini pun bukan bisnis yang pertama kali dijalani Prima, namun bisnis inilah yang membawanya berhasil meraup belasan juta per bulan, hingga mampu mempekerjakan enam karyawan. “Titik balik dari perjuangan ini, dimulai dari Tokopedia,” tutup Prima. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top