Portal Lengkap Dunia Marketing

Salesmanship

Presentasi Meyakinkan Sekaligus Menghibur (1)

Orang-orang sering bertanya pada saya, “James, saya harus menyampaikan presentasi kepada klien minggu depan. Apakah Anda mempunyai tips untuk saya supaya bisa menyampaikan presentasi yang bagus?”

presentasi

Pertanyaan sederhana, tapi memerlukan jawaban yang sangat komprehensif. Tergantung pada di mana kelemahan setiap orang, di mana saya harus mulai?

Mari kita coba pendekatan berdasarkan permasalahannya. Berikut adalah beberapa situasi yang umum dijumpai:

Murni Karena Gugup

Sering kali masalahnya tidaklah serius. Hanya murni kegugupan biasa. Banyak orang menganggap kalau gugup adalah sesuatu yang buruk, bahwa mereka harusnya tidak merasa gugup. Merasa gugup itu memalukan, jika penonton melihat kita gugup maka mereka akan punya persepsi negatif.

Hal ini tidak benar!

Merasa gugup adalah hal yang sangat normal. Terkadang perasaan gugup muncul karena bercampur dengan perasaan kita yang terlalu excited. Sering kali rasa gugup muncul karena gabungan dari keduanya.

Beberapa bulan yang lalu, ketika saya diundang untuk berbicara di hadapan lebih dari 2.000 orang di dalam sebuah stadium indoor, Moskow, Rusia, dan penontonnya tidak mengerti bahasa Inggris. Maka seminar saya harus diterjemahkan dalam bahasa Rusia. Untuk seminar satu hari, saya merasa excited sekaligus gugup.

Saya merasa excited karena diberi kesempatan ini, saya bisa menguji kemampuan dan mengembangkan zona nyaman. Saya merasa excited karena setelah seminar usai, saya bisa mengatakan dengan bangga bahwa saya sudah berbicara di depan 2.000 orang Rusia di Moskow selama sehari penuh, dan responsnya sangat fantastis! Saya merasa excited akan semua hal tersebut.

Tetapi di balik itu, saya juga merasa gugup. Semua kata “jika” berkeliaran di kepala. Bagaimana jika mereka tidak tertawa dengan segala lelucon saya? Bagaimana jika ternyata mereka sudah tahu semua yang saya ajarkan? Bagaimana jika saya tidak mampu mendapatkan perhatian dan minat mereka selama 7 jam penuh? Bagaimana jika…, bagaimana jika….

Satu hal yang paling penting, saya merasa gugup, tapi tidak panik. Saya tidak menganggap gugup adalah masalah serius atau buruk. Saya tahu bahwa merasa gugup merupakan hal yang normal. Jadi saya berkata pada diri sendiri bahwa saya gugup, tapi saya baik-baik saja. Saya tetap harus keluar dan memberikan seminar yang bagus. Kehidupan berjalan terus, dan gugup adalah bagian dari hidup. Let’s do it!

Tapi sejujurnya, ada beberapa alasan mengapa kita merasa gugup:

1. Kurang pengalaman: Apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya? Kita harus tetap melakukannya, dan mengumpulkan pengalaman, betul? Saya gugup karena saya tidak pernah berbicara di depan 2.000 orang Rusia di Moskow sebelumnya. Saya belum pernah mengalaminya. Saya tidak punya pengalaman dengan audiensnya. Itu membuat saya gugup, tapi saya tetap menjalankannya.

Nah, apakah sekarang saya lebih berpengalaman? Tentu saja! Setelah mendapatkan pengalaman tersebut, apakah saya akan merasa gugup lagi ketika harus berbicara lagi di depan 2.000 orang Rusia? Tentu saja saya akan merasa gugup lagi! Orang-orangnya mungkin berbeda, mungkin sama, mungkin ekspektasi mereka lebih tinggi saat berikutnya. Tentu saja saya akan gugup lagi. Itulah bagian dari kesenangannya! Tapi, saya yakin kegugupan saya akan berkurang karena pengalaman saya sudah bertambah. Saya tahu apa yang akan saya hadapi. Jadi, pengalaman tidak akan membuat kegugupan Anda hilang, tapi akan menguranginya, karena Anda sudah tahu apa yang akan dihadapi.

Jadi, apakah Anda gugup karena ini adalah pengalaman pertama dalam hidup Anda harus memberikan presentasi? Jika iya, maka merasa gugup adalah normal. Jika Anda sudah pernah memberikan presentasi sebelumnya dan Anda masih gugup, itu juga normal. Tapi setidaknya, Anda bisa mengandalkan pengalaman sebelumnya sebagai dukungan. Pikirkan bahwa sebelumnya Anda pernah presentasi dan hasilnya baik-baik saja. Pikirkan saat Anda merasa puas dengan presentasi Anda. Segala momen tersebut akan menguatkan Anda.

Kabar baiknya, kegugupan Anda tidak akan berlangsung selama presentasi berjalan. Anda mungkin akan merasa gugup hanya pada 5 menit pertama. Tapi setelah mulai menjelaskan konten dari presentasi, Anda segera akan lupa dengan rasa gugup dan mulai menjelaskan hal-hal yang lebih serius.

2. Kurang Persiapan: Ini adalah sebab yang lebih serius dan lebih sulit ditangani. Karena sejujurnya, sulit untuk bersembunyi dari kurang pengetahuan dan kurang matangnya persiapan presentasi Anda.

Pada artikel mendatang, kita akan membahas lebih lanjut tentang poin kedua, mengenai kurangnya persiapan Anda dalam melakukan presentasi.

 

James Gwee

 

James Gwee is now in Metro TV, watch “I’M POSSIBLE” every Sunday night at 20.00.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top