Portal Lengkap Dunia Marketing

Dunia Digital

Starbucks Akan Gunakan Mesin Kopi dan Kulkas Cerdas

tarbucksKulkas dan mesin kopi di Starbucks akan semakin cerdas. Dalam beberapa tahun ke depan, gerai kopi tersebut dilaporkan berencana menghubungkan perangkat-perangkat tersebut dengan teknologi Internet of Thing.

Starbucks ,seperti yang dilaporkan oleh Bloomberg, berencana akan melipat gandakan jumlah mesin kopi Clover-nya yang terhubung ke cloud dan melacak kesukaan konsumen sehingga memungkinkan resep untuk diperbarui secara digital dan membantu pegawai memonitor jarak jauh performa mesin kopi. Rencana ini mencakup pula kulkas cerdas yang bisa memberikan peringatan mana kala kemasan susu rusak.

“Kami berinvestasi dalam teknologi yang berbeda untuk mempermudah barista kami,” kata Marianne Marck, Wakil Presiden Senior perusahaan yang berbasis di Seattle tersebut dalam sebuah wawancara.

Kini banyak kedai kopi, restoran cepat saji dan gerai yang menghubungkan operasi mereka dengan internet untuk mengumpulkan informasi guna membantu mereka melayani pelanggan lebih baik selagi mengendalikan segalanya, dari mulai suhu gerai hingga kunci pintu.

Di Starbuck, teknologi cloud disebut CloverNet bisa mengurangi biaya perawatan dan mendukung penjualan kopi panggang khusus yang diseduh dengan mesin kopi Clover.

Sejak 2008, Starbucks telah memasang sekitar 500 mesin kopi berbasis jaringan senilai 11,000 dolar AS dan berencana melipat gandakan jumlah tersebut dalam tahun mendatang berdasarkan keterangan Randy Hulett, Direktur Studio Desain Perangkat Keras Starbucks.

Berdasarkan Cisco System Inc. (CSCO), perusahaan yang berinvestasi banyak dalam teknologi yang disebut Internet of Thing, pasar untuk perangkat terhubung ke jaringan selain smartphone dan komputer akan berkembang tiga kali lipat menjadi 27 miliar dolar sampai tahun 2016.

Secara massal, teknologi baru ini masih dalam tahap awal implementasi karena meskipun bisa mengurangi biaya operasional, biaya pemasangan bisa menjadi penghambat bagi bisnis-bisnis bermarjin rendah.

Teknologi baru ini bisa menjadi awal tren rumah terhubung (connected home). Konsumen sebenarnya sudah mulai masuk dalam tren ini selama bertahun-tahun, dari bingkai foto digital, sistem keamanan dan thermostat selain televisi dan stereo. Perusahaan teknologi termasuk Microsoft Corp (MSFT), Intel Corp dan International Business Machines Corp sudah mempromosikan visi connected home sejak akhir 1990-an.

Sumber: Bloomberg

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top