Portal Lengkap Dunia Marketing

Dunia Digital

Temukan Tas Hilang Dengan Ponsel

luggagelabelMengetahui tas hilang saat turun dari pesawat sangat mengesalkan. Padahal sudah ada kertas label bar-code, tapi tetap saja pihak maskapai tak bisa mencegahnya. Tapi, tenang saja sekarang teknologi semakin maju dan mempermudah hidup.

Label tas penerbangan kini bisa diprogram dengan ponsel yang membuat kertas label tas biasanya jadi ketinggalan zaman. Label berteknologi ini bisa mencegah penumpang kehilangan tasnya. Maskapai di seluruh dunia tertarik untuk membuang label kertas dengan bar-code yang biasa mereka cetak untuk miliaran penumpang armada mereka.

Perangkat plastik dari vanguard ini dilengkapi dengan teknologi identifikasi frekuensi radio (Radio Frequency Identification/RFID) dan komunikasi jarak dekat bersamaan dengan display kertas elektronik dari E Link. Perangkat ini memungkinkan para traveler menggunakan aplikasi ponsel untuk mengkodekan label dengan destinasi – misalnya, CDG untuk destinasi Paris, ORD untuk bandara O’Hare di Chicago – dan menampilkan pada labelnya.

Tujuan maskapai dengan penggunaan teknologi ini adalah untuk memberikan kendali lebih pada petugas lapangan atau road warrior terhadap tas-tas penumpang dan memungkinkan mereka menerima pesan dari maskapai apabila sebuah tas tak diletakkan pada tempat seharusnya. Penumpang sendiri bisa mengarahkan agar tas dikirim ke hotel atau rumah mereka melalui ponsel.

Label kertas terhitung mahal dan kode di dalamnya tak bisa mencegah jutaan tas hilang setiap tahunnya. Di seluruh dunia, tahun lalu sekitar 1% dari tas-tas penumpang tidak ditangani seperti seharusnya dan menghabiskan biaya diperkirakan US$2.6 miliar berdasarkan data Internasional Air Transport Association (IATA).

“Keadaaan ini sangat melukai maskapai dalam banyak cara,” kata Richard Wartham, Presiden dan CEO Vanguard ID System, perusahaan berbasis di Philadelphia yang membuat label tas berbasis teknologi RFID. “Tahukah Anda? Ini teknologi tahun 1970. Tapi karena basis pemasangannya besar, sulit bagi maskapai untuk mengaplikasikannya dengan cepat,” jelasnya.

Maskapai ingin menemukan cara yang memungkinkan penurunan bagai lebih cepat tanpa alur panjang di bandara yang sibuk. “Tujuannya bukan untuk mengurangi penggunaan kertas, tapi untuk mengurangi kerumitan,” jelas Andrew Price, Manajer Proyek IATA melalui sebuah email kepada Mashable. “Dengan label ini, Anda tak perlu mengantri lama.”

Adopsi teknologi ini bagi para traveler menurut Wartham,” Motivasi terbesar adalah informasi – mengetahui di mana tas Anda berada.”

Sebagian maskapai mungkin akan memberikan label ini secara gratis pada penumpang mereka, tapi sebagian lagi mungkin akan menjualnya.

Sumber: Mashable

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top