Artikel Riset

Viva, Sang Pionir

SurveyOne melakukan survei ke enam kota utama di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar. Responden yang diwawancarai berjumlah 2.000 orang yang berusia  antara 15-55 tahun, dengan SES yang menyebar ke semua lapisan.

Salah satu info yang didapat dari survei ini adalah brand awareness terhadap produk bedak wajah dan lipstik. Hasilnya, top of mind (TOM) brand awareness bedak wajah dipimpin oleh Viva dengan persentase 36,6% –jauh di atas runner up-nya, yakni Sari Ayu yang hanya berhasil mencapai 12,4%; diikuti Avon 8,9% dan Pixy 7,8% (Tabel 1). Begitu pula TOM brand awareness lipstik yang juga dipegang oleh Viva dengan persentase 24,9%; diikuti Avon sebesar 23,3%. Agak jauh dibandingkan kedua merek tersebut adalah Sari Ayu 11,2%; menyusul  Mirabella dan Revlon masing-masing sebesar 8,8% (Tabel 2).

Viva adalah merek kosmetik yang sudah empat dasawarsa membanjiri pasaran nasional. Saat ini, merek tersebut ternyata tetap memiliki awareness tertinggi di mata konsumennya, khususnya untuk kedua produk di atas. Perusahaan yang berpusat di Rungkut – Surabaya dan memulai produksinya pada 1964 tersebut memiliki  positioning kosmetik paling cocok untuk daerah tropis. Walaupun dipasarkan dengan harga eceran yang relatif murah, Viva tetap terhindar dari image sebagai produk yang murahan.

Yang juga cukup menarik disimak dari hasil survei ini adalah, bedak wajah yang memiliki persentase top of mind terbesar ketiga adalah Avon yang masih dalam satu kelompok usaha dengan Viva. Untuk lipstik, Avon hampir menyamai awareness yang didapat “saudara tuanya” tersebut, sedangkan “adik kandung” Viva, Red A, menempati posisi top of mind nomor 8.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top