5 Mitos memulai bisnis

1
1232

Marketing.co.id– Dalam banyak hal, memulai sebuah bisnis bisa tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Para pengusaha lebih banyak menghabiskan waktu mereka untuk belajar bagaimana cara mengembangkan bisnis, tetapi mereka lupa harus mulai dari mana. Seperti yang dialami oleh Pendiri dan CTO WordStream, Larry Kim.

Sekitar enam tahun silam, Larry Kim mendirikan WordStream – perusahaan search marketing dengan 100 karyawan yang berbasis di Boston. Meski semuanya berjalan dengan baik, namun dia mengakui bisnisnya tidak berjalan sesuai rencana.

“Saya memulai bisnis dengan harapan tertentu dalam pikiran, tapi nyatanya benar-benar tidak sejalan dengan realitas,” ujar Kim.

Harapan No 1: Anda akan menjadi bos sendiri.

Menjadi bos adalah salah satu alasan paling umum ketika seseorang memulai sebuah bisnis. Namun, Anda akan kehilangan kendali ketika bisnis yang Anda bangun menerima investor.

Bahkan jika Anda tidak memiliki investor, pelanggan adalah bos baru Anda, dan mereka mungkin jauh lebih menuntut dibandingkan mantan bos Anda sebelumnya.

Kim berpendapat, ada sedikit kebebasan dan tanggung jawab untuk lebih terlibat dalam memulai bisnis dibanding bekerja biasa.

Harapan No 2: Anda akan menghasilkan banyak uang.

Tidak bisa dimungkiri,  salah satu tujuan akhir ketika memulai bisnis adalah menghasilkan uang sebanyak-banyaknya.

Mendirikan sebuah bisnis menciptakan nilai yang tidak selalu berupa uang. “Salah satu aspek paling bernilai karena telah memulai bisnis adalah social capital dan pengalaman belajar sepanjang perjalanan bisnis,” tutur Kim.

“Saya sudah bertemu dengan para pendiri perusahaan lain, dan mendiskusikan ide-ide bisnis gila yang sangat berharga. Jadi, meskipun mungkin Anda menghabiskan banyak uang, pastikan untuk menikmati wawasan yang Anda peroleh – tentang kehidupan dan pekerjaan – dari perusahaan Anda. Ini akan membantu Anda menempatkan setiap kegagalan dalam konteks yang benar,” katanya lagi.

Harapan No 3: Anda bisa berbuat lebih

Mungkin Anda memulai bisnis mengikuti passion Anda. Namun, ketika bisnis mulai berkembang, kita makin sedikit mengerjakan sesuatu yang awalnya sangat suka kita kerjakan. Saat itu, kita lebih fokus mengumpulkan orang-orang pandai untuk mengerjakan hal-hal yang dulu kita kerjakan.

Juga perlu diingat, hobi yang paling menyenangkan bisa dengan mudah berubah menjadi pekerjaan tetap dan mata pencaharian. Pada akhirnya, aspek yang paling penting dari pekerjaan Anda sebagai seorang pendiri perusahaan adalah berkurangnya waktu bagi Anda untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai. Lebih dari itu, Anda harus lebih fokus membangun sebuah tim, kemudian menjaga dan mendorong tim tersebut.

Harapan No 4: Anda tidak akan kehilangan apapun.

Ketika memulai bisnis, Anda perlu memasarkan. Akibatnya, Anda harus mempertaruhkan banyak hal, paling tidak harga diri. Karena penelitian menyebutkan 80% bisnis gagal di tahun pertama, kemungkinan besar Anda bisa menjadi salah satunya. Hal itu membuat harga diri Anda terluka karenanya.

Kuncinya adalah tetap bersikap positif, mengabaikan para penentang, dan belajar dari kesalahan Anda, sehingga semuanya akan berjalan lancar pada waktu berikutnya. Beberapa pendiri usaha melihat setiap perusahaan sebagai pengalaman belajar bukan kegagalan.

Harapan No 5: impian besar Anda akan terwujud.

Betapa mengagumkannya melihat perusahaan yang kita bangun tumbuh dari waktu ke waktu, dan melihat mimpi menjadi kenyataan.

Hal-hal seperti memiliki kantor pertama, kemudian bergerak ke arah yang lebih besar, mengadakan pesta untuk merayakan prestasi perusahaan, dan kemudian semakin dikenal dengan penghargaan industri tentu akan membuat kita sangat berbesar hati.

Mendirikan perusahaan adalah sebuah usaha besar. Tujuan artikel ini bukan untuk mendorong atau mencegah orang untuk memulai bisnis, melainkan menantang Anda untuk berpikir lebih mendalam mengenai ada apa di balik motivasi Anda untuk memulai bisnis. Kemungkinan besar, itu tidak akan menjadi sesuatu seperti yang Anda harapkan, tapi mungkin hal itu akan lebih baik dari yang Anda pernah bayangkan. (www.inc.com)

1 COMMENT

  1. kalo ane pikir tantangan paling besar buat orang indonesia untuk memulai bisnis adalah mental dan takut akan rugi. padahal keyakinan selalu ada. tapi kenyamanan sudah memiliki penghasilan yang cukup sebagai karyawan menjadi momok tersendiri. X_X

    http://www.mootife.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.