6 Langkah Menjual Secara Online

0
12336

jualan online

Dengan terus meningkatnya belanja online, ada banyak start-up bisnis yang berusaha memenuhi kebutuhan pembeli tersebut. Untungnya, saat ini sangat mudah memulai bisnis e-commerce – untuk mulai menjual produk Anda. Gunakan langkah langkah berikut untuk menjual segala sesuatu melalui online:

Langkah 1 – Tentukan apa yang akan dijual

Jika kita tidak tahu apa yang akan dijual, kita tidak dapat bergerak maju dengan langkah berikutnya dalam proses ini.

Pertama, kita bisa menjual produk kita sendiri. Banyak yang memulai bisnis e-commerce karena sang pemilik memiliki produk yang ingin mereka jual. Produk-produk tersebut bisa pakaian, perhiasan, kerajinan atau item lainnya yang mereka buat sendiri.

Di sisi lain, kita juga dapat menjual produk orang lain. Kita akan perlu menemukan vendor yang memiliki persediaan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan kita dan yang menawarkan kualitas produk yang akan meningkatkan bisnis.

Setelah menemukan produk yang ingin dijual, kita harus menghubungi vendor dan menegosiasikan harga. Pastikan kita telah siap menjelang pertemuan dengan vendor dan tahu apa yang ingin dihasilkan dari kemitraan. Setelah mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan, kita harus menyusun kontrak bagi kedua belah pihak untuk ditandatangani.

Langkah 2 – Mengembangkan rencana

Setelah menetap pada satu produk, saatnya mengembangkan rencana bisnis. Putuskan siapa yang akan menjual, dan bagaimana membuat pelanggan tahu tentang produk. Kita juga perlu membuat rincian keuangan dan marketing.

Dengan meneliti secara seksama setiap aspek start-up, kita akan lebih siap memulai perjalanan sebagai pengusaha.

Saat membuat rencana bisnis, kita perlu mempertimbangkan hal-hal kasus yang berkaitan dengan penjualan produk. Misalnya, penjual alkohol memerlukan izin khusus atau jika memutuskan menjual furniture, kita akan membutuhkan gudang.

Semakin banyak persediaan yang dimiliki, semakin besar gudang yang dibutuhkan. Hal ini dapat menambah biaya bulanan, jadi pertimbangkan anggaran Anda.

Sebelum memutuskan apa yang akan dijual, pertimbangkan semua logistik yang datang bersama dengan produk tertentu. Jika bisa, bicaralah dengan bisnis lain yang menjual produk serupa guna melihat apakah mereka dapat memberikan wawasan sebelum kita berkomitmen pada satu produk.

Langkah 3 – Daftarkan bisnis dan trademark

Tidak peduli produk apa yang nantinya akan dijual. Yang terpenting adalah, daftarkan bisnis dengan instansi-instansi terkait. Tidak hanya menawarkan perlindungan hukum, tapi juga memudahkan kita untuk menerima pinjaman bisnis.

Selanjutnya, pikirkan tentang bagaimana kita akan menangani mereka dagang. Merek dagang adalah sebutan yang melindungi hak-hak hukum untuk setiap properti dan yang memberikan pelanggan ketenangan pikiran – bahwa produk yang mereka dapatkan asli.

Jika ingin mendaftarkan mereka dagang, pertimbangkan menyewa pengacara merek dagang guna memastikan proses pencarian dan pendaftaran dilakukan dengan benar.

Langkah 4 – Membuat website bisnis

Sekarang produk siap dijual. Kita perlu memutuskan tempat untuk berjualan. Caranya kita bisa membuat website kita sendiri. Putuskan, apakah Anda cukup efektif secara teknis untuk membuatnya sendiri atau harus menyewa perusahaan luar untuk membuatnya.

Jika Anda menyewa perusahaan luar, lakukan penelitian dengan hati-hati. Cari perusahaan yang akan membuat website Anda enak dilihat mata dan mudah dinavigasi – harga sesuai kemampuan Anda. Atau jika Anda mahir teknologi, pertimbangkan membangun website dengan menggunakan template yang tersedia untuk Content Management System (CMS) seperti WordPress dan Joomla.

Langkah 5 – Saluran marketing

Setelah memiliki bisnis, vendor dan website telah diluncurkan, saatnya memasarkan bisnis. Kebanyakan produk tidak menjual diri mereka sendiri. Akibatnya, pemilik bisnis perlu bekerja keras untuk mendapatkan lini produk mereka di mata publik.

Salah satu cara yang bagus untuk menarik pelanggan baru adalah dengan menggunakan media sosial. Anda bisa menggunakan Facebook, Twitter, Google+ dan LinkedIn sebagai alat marketing. Anda juga dapat mengirim posting informatif untuk blog perusahaan untuk membuka bisnis kepada khalayak yang lebih luas dan meningkatkan penjualan secara eksponensial.

Langkah 6 – Mengatur proses pogistik

Logistik yang baik merupakaan akhir yang memuaskan bagi setiap transaksi e-commerce. Ketika logistik dilakukan dengan baik, itu akan mendorong pelanggan untuk membeli lagi dan lagi – membentuk rekor pertumbuhan dan keberhasilan bisnis Anda.

Sumber: ThinkingForward.tumblr | Editor: Wahid FZ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.