AAJI Ajak Milenial Cerdas Memilih Produk Keuangan

0
1057

tips keuangan dan bagaimana memilih produk keuanganMarketing.co.id – Berita Financial Services | Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mewujudkan komitmen dalam peningkatan literasi keuangan dan asuransi dengan menggelar webinar bertajuk “Cerdas Memilih Produk Financial #PahamiPerlindunganmu” pada Kamis (24/02).
Dihadiri ratusan pelajar, mahasiswa dan generasi milenial lainnya, webinar ini menghadirkan narasumber-narasumber kredibel di bidang keuangan dan asuransi jiwa serta tenaga pemasar dan nasabah untuk berbagi pengalaman dan inspirasi terkait manfaat asuransi jiwa.
Seperti diketahui, berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK 2019, indeks literasi keuangan Indonesia baru mencapai 38,03% dan indeks inklusi keuangan sebesar 76,19%. Angka ini masih dinilai relatif rendah. Porsi persentase literasi perasuransian dalam indeks literasi keuangan juga hanya menunjukkan 19,40% dan persentase indeks inklusi hanya mencapai 13,15%.
Hal ini membuat AAJI menguatkan komitmennya untuk membantu meningkatkan literasi keuangan dan asuransi agar perlindungan asuransi jiwa dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Sejalan dengan semangat transformasi industri asuransi jiwa Indonesia untuk lampaui batas, AAJI ingin menebarkan semangat untuk terus maju melampaui aspirasi semua pihak dan memberikan kontribusi pada kesejahteraan masyarakat Indonesia. Melalui webinar ini, harapannya generasi milenial dapat cerdas mengelola finansial sekaligus merealisasikan misi asuransi jiwa dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan Indonesia, terutama dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan perlindungan dan rencana keuangan jangka panjang,” kata Budi Tampubolon, Ketua Dewan Pengurus AAJI.
Tips Perencanaan Keuangan Milenial 
Perencanaan keuangan yang baik perlu diterapkan sejak dini agar dapat terbiasa untuk mengendalikan keuangan serta mampu menyiapkan proteksi untuk masa depan. Kepala Departemen Literasi & Inklusi Asuransi AAJI  Antony Japari berbagi tips cash flow management yang terbagi menjadi empat bagian.
Pertama, 40% pendapatan dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk kebutuhan makanan, pakaian, transportasi, pulsa, listrik, air dan lainnya. Kemudian 30% untuk kebutuhan cicilan yang bersifat produktif, seperti cicilan rumah dan kendaraan, lalu 20% untuk kebutuhan masa depan yang dibagi menjadi dana darurat, asuransi dan investasi. 10% terakhir tentunya tidak lupa dialokasikan untuk donasi dan membantu anggota keluarga lain yang membutuhkan.
Ketua Literasi Pelajar dan Mahasiswa AAJI Cicilia Nina menambahkan bahwa generasi milenial perlu memperhatikan fondasi finansial yang kuat. Fondasi ini terbagi menjadi lima bagian, yakni menjaga cash flow dengan memeriksa keuangan yang telah dikeluarkan atau disebut dengan financial checkup, lalu menciptakan cash flow yang positif, dan memiliki tabungan untuk kebutuhan tidak terduga.
Kedua, generasi milenial perlu memiliki kesiapan untuk menghadapi risiko dimasa depan, terutama risiko kesehatan, hal ini dapat disiapkan dengan memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Fondasi ketiga, generasi milenial harus disiplin dalam pengeluaran keuangan dengan sebisa mungkin mengurangi porsi hutang, dan dua fondasi terakhir adalah menyiapkan dana darurat serta memiliki perencanaan keuangan jangka panjang dengan investasi.
Peran dan Manfaat Asuransi  
Dalam kesempatan yang sama, juga dibahas mengenai peran dan manfaat asuransi di mana mungkin masih banyak generasi milenial yang bingung apakah perlu mendahulukan asuransi atau investasi untuk masa depan. Hal ini tentu kembali pada kemampuan dana yang dimiliki setiap orang, tetapi jika memang terbatas maka asuransi adalah produk yang dapat diprioritaskan sebagai proteksi.
Hal ini karena peran keduanya berbeda. Investasi berfungsi untuk memenuhi tujuan keuangan di masa mendatang agar daya beli yang dimiliki seseorang tidak terkuras oleh inflasi. Jika generasi milenial masih ingin menjalankan keduanya, maka produk Unit Link adalah salah satu yang dapat dimiliki. Sedangkan asuransi berfungsi sebagai perlindungan untuk seseorang atau keluarganya dalam hal finansial dari risiko yang datangnya tiba-tiba dan tidak terduga.
Dijelaskan Business Director Allianz Life Indonesia Bianto Surodjo, produk Unit Link adalah suatu produk yang bisa memberikan empowerment finansial, di mana produk asuransi jiwa ini menggabungkan proteksi dengan nilai cash produk yang terhubung dengan aset investasi seperti pasar uang, obligasi, saham dan lainnya untuk tujuan perlindungan jangka panjang.
Komitmen AAJI Dalam Meningkatkan Literasi Asuransi Indonesia 
Untuk memilih produk asuransi yang tepat, calon nasabah perlu memahami tiap produk, manfaat, risiko agar produk yang dipilih kelak adalah produk yang sesuai dengan kebutuhan proteksinya masing-masing. Penjelasan ini akan didapatkan calon nasabah dari tenaga pemasar yang bersertifikasi AAJI atau instansi kredibel lainnya untuk memastikan produk sesuai dengan kebutuhan calon nasabah.
Walaupun akan dijelaskan tenaga pemasar, calon nasabah tetap perlu memiliki pemahaman yang baik terkait asuransi. Oleh karena itulah, peningkatan literasi asuransi termasuk produk-produk asuransi di dalamnya menjadi salah satu fokus komitmen AAJI saat ini agar lebih banyak keluarga Indonesia mendapatkan perlindungan.
“Selain meningkatkan literasi asuransi, AAJI bersama perusahaan anggota juga berkomitmen melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya dalam memberikan pembayaran kepada pemegang polis, tertanggung atau pihak lain yang berhak sesuai dengan polis yang dimiliki,” terang Fitri Estiwardani, Ketua Literasi Milenial AAJI.
“Apabila terdapat ketidakpuasan nasabah atas layanan atau produk perusahaan asuransi jiwa yang dimiliki nasabah juga dapat mengajukan penyelesaian masalahnya melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan atau LAPS SJK,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.