Aset 50 Orang Terkaya di Indonesia Meningkat

0
1431
Ilustrasi Istimewa

Marketing.co.id. Kondisi ekonomi yang lebih baik tahun ini membuat lebih setengah dari 50 orang terkaya di Indonesia menjadi semakin kaya. Total kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes tercatat meningkat menjadi US$99 miliar dari $92 miliar tahun lalu. Demikian siaran pers yang diterima Redaksi Marketing.co.id

Hartono bersaudara masih menempati peringkat pertama untuk ke delapan kalinya secara berturut-turut dengan nilai aset bersih senilai $17,1 miliar. Budi dan Michael Hartono juga mencatatkan kenaikan nilai aset yang paling besar tahun ini senilai $1,7 miliar dari tahun lalu.

Kenaikan harga saham Bank Central Asia merupakan kontributor terbesar kekayaan Hartono bersaudara. Keduanya juga dilaporkan mentransfer saham Bank Central Asia senilai lebih dari $13 miliar dari perusahaan luar negeri ke perusahaan lokal, yang diduga terkait dengan program Tax Amnesty.

Ilustrasi Istimewa
Ilustrasi Istimewa

Susilo Wonowidjojo menempati peringkat ke 2 dalam daftar dengan kekayaan senilai $7,1 miliar. Kekayaannya tahun ini naik sebesar $1,6 miliar seiring dengan kenaikan harga saham produsen rokok Gudang Garam yang dimiliki oleh keluarga Wonowidjojo – Susilo merupakan presiden direktur Gudang Garam.  Meskipun pemerintah menerapkan peraturan yang semakin ketat terkait rokok, laba dan pendapatan perusahaan naik sebesar 19% dan 8% di tahun 2015.

Anthoni Salim kembali menempati posisi ketiga dengan aset bersih senilai $5,7 miliar, naik dari $5,4 miliar tahun lalu. Di penghujung tahun 2015, Salim Group menghimpun dana sebesar $1 miliar dari beberapa perusahaan private equity untuk mendanai ekspansi grup. Salim Group juga mengakuisisi tambang batubara di New South Wales senilai $224 juta di bulan Januari, membeli saham jaringan ritel kopi Korea Caffebene di bulan Maret, dan baru-baru ini membuka pabrik mie instan di Serbia. Saat ini Salim juga tengah dalam proses akuisisi perusahaan pengolahan sayuran China Minzhong Food.

Kenaikan harga saham di bursa turut mempengaruhi sebagian besar peningkatan aset orang-orang terkaya di Indonesia. Kenaikan saham Adaro Energi sebesar 165% setahun belakangan, misalnya, turut mendongkrak aset empat orang dalam daftar orang terkaya di Indonesia, antara lain Theodore Rachmat (No. 11, $1,85 miliar), presdir Adaro Energy Garibaldi Thohir (No. 32, $1,05 miliar), dan Benny Subianto (No. 33, $950 juta).

Adaro sebagai salah satu eksportir batubara terbesar diuntungkan dengan peningkatan harga akibat meningkatnya permintaan dari India dan Cina. Adaro juga membangun tiga pembangkit di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Jawa Tengah.

Pengusaha lain yang asetnya melonjak tajam adalah pendiri Mayapada Group, Tahir (No.8, $3,1 miliar), yang bergerak di bisnis perbankan, jaringan rumah sakit dan property. Aset bersih yang dimiliki Tahir tahun ini meningkat $1,1 miliar dari $2 miliar tahun lalu.

Salah satu dari tiga pengusaha yang masuk kembali dalam daftar orang terkaya di Indonesia dan dengan kenaikan persentase kekayaan tertinggi adalah Prajogo Pangestu (No. 25, $1,26 miliar). Prajogo merupakan mantan pengusaha kayu yang sekarang mengelola perusahaan petrokimia terbesar di Indonesia PT Barito Pacific. Prajogo masuk kembali dalam daftar setelah satu tahun absen akibat harga saham perusahaannya yang melonjak hampir 1.000%. Lonjakan tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak lima tahun terakhir karena kinerja anak usaha utamanya Chandra Asri. Page 3 of 4

Pengusaha lain yang kembali dalam daftar adalah Handojo Santosa (No. 42, $740 juta). Harga saham perusahaan ternaknya yang tercatat di bursa Singapura Japfa naik 80% akibat masuknya investasi sebesr $81 juta dari perusahaan private equity asal AS, KKR. Pengusaha ketiga yang masuk kembali dalam daftar adalah George and Sjakon Tahija (No. 50, $420 juta), yang harga saham perusahaan milik mereka Austindo Nusantara Jaya naik hampir 25%.

Berikut adalah daftar 10 orang terkaya di Indonesia:

1) Budi & Michael Hartono; $17,1 miliar

2) Susilo Wonowidjojo; $7,1 miliar

3) Anthoni Salim; $5,7 miliar

4) Eka Tjipta Widjaja; $5,6 miliar

5) Sri Prakash Lohia; $5 miliar

6) Chairul Tanjung; $4,9 miliar

7) Boenjamin Setiawan; $3,3 miliar

8) Tahir; $3,1 miliar

9) Murdaya Poo; $2,1 miliar

10) Mochtar Riady; $1,9 miliar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.