Asyiikkk Tahun Depan ATSI Akan Bantu Pengembang Aplikasi Nasional

0
786
Kika: Wakil Presiden Direktur Tri Muhammad Buldansyah, Presdir Smartfren Merza Fachys, Dirut Telkomsel Ririek Ardiansyah, Menkominfo Rudiantara, Dirut XL Axiata Dian Siswarini, Dirut Indosat Ooredoo Alexander Rusli, saat jumpa pers peresmian layanan 4G LTE nasional
Kika: Wakil Presiden Direktur Tri Muhammad Buldansyah, Presdir Smartfren Merza Fachys, Dirut Telkomsel Ririek Ardiansyah, Menkominfo Rudiantara, Dirut XL Axiata Dian Siswarini, Dirut Indosat Ooredoo Alexander Rusli, saat jumpa pers peresmian layanan 4G LTE nasional
Kika: Wakil Presiden Direktur Tri Muhammad Buldansyah, Presdir Smartfren Merza Fachys, Dirut Telkomsel Ririek Ardiansyah, Menkominfo Rudiantara, Dirut XL Axiata Dian Siswarini, Dirut Indosat Ooredoo Alexander Rusli, saat jumpa pers peresmian layanan 4G LTE nasional

Ada kabar baik bagi yang menggeluti aplikasi digital. Pasalnya Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia (ATSI) mulai tahun 2016 akan membantu mengembangkan pengembang aplikasi nasional (OTT). Mulai tahun depan tiap tahun ATSI setidaknya akan membina 3 OTT nasional.

OTT (Over The Top) adalah bisnis aplikasi konten atau layanan melalui infrastruktur atau jaringan telekomunikasi. Salah satu contohnya Gojek yang sedang tren saat ini.

Kehadiran OTT Nasional sangat penting bagi operator Telco, karena mereka menjadi bagian dari ekosistem DNA (Device, Network, dan Aplikasi). Device dipersiapkan oleh vendor ponsel, Network disediakan oleh telco, dan Aplikasi diciptakan oleh pengembang aplikasi.

Alexander Rusli Ketua ATSI mengatakan, dukungan ATSI dimaksudkan agar OTT Nasional mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan bersaing dengan OTT global.”Kami mendukung OTT Nasional dalam kegiatan-kegiatan yang menaikan jumlah pelanggan mereka,” jelas Alexander.

Setelah berdiskusi dengan Kementerian Kominfo, ATSI membuat tiga kriteria untuk menyeleksi OTT Nasional. Pertama, pemula (start up) yang mampu menyediakan layanan yang patut didukung dan seluruh sahamnya dimiliki oleh Indonesia, dan tidak terafiliasi dengan operator selular. Kedua, memiliki setidkanya 100.000 pelanggan namun belum mencapai 500.000 pelanggan. Ketiga, setidaknya aplikasi tersedia pada platform Android yang banyak digunakan di Indonesia.
Alexander Rusli menambahkan, dukungan yang akan diberikan operator selular antara lain berupa SMS blast ke pelanggan, promosi/penyebutan dalam promosi operator selular sesuai program masing-masing, dan joint event bersama operator.

“Kami mengundang OTT Nasional yang memenuhi kriteria untuk mengirimkan dua aplikasi, yaitu layanan messaging dan social media. Kami tunggu proposalnya dalam dua waktu minggu,” tandasnya.
Dukungan ATSI kepada OTT Nasional disampaikan saat peluncuran 4G LTE nasional yang diprakarsai oleh Kementerian Kominfo, di Monumen Nasional, Jakarta (11/12)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.