Belajar Langsung dari Professor Keller, Maha Guru Branding

1
2051

Iklan-IBS-KellerMengapa begitu penting belajar langsung dari  Professor Keller, Maha Guru Branding, penulis the ‘bible of branding’.

Ada benang merah apa dari Drucker ke Kotler ke Keller jelang 2015?

Drucker adalah Bapak Manajemen Modern dan ‘ Kakek Marketing ‘ menurut Kotler. Kotler adalah Bapak Marketing Modern yang diakui dunia, yang mempelopori Marketing sejak 1962 bersama Levy. Lalu apa benang merah Drucker – Kotler – Keller yang sangat penting itu.

Paling kurang  9 hal   benang merah itu :

1. Keller membumikan di pikiran kita apa yang Kotler katakan dari 10 kunci keberhasilan di Free Trade Era – 2015 yaitu ‘ Branding ‘ unsur ke 4 dan ‘ People ‘ unsur ke 10.

2. Keller membumikan apa yang Drucker katakan : untuk persiapkan Pemimpin Masa depan, dimulai dengan belajar secara sistimatis disertai pengalaman yang berkembang. Dan buku Keller sangat luar biasa, sangat sistimatis disertai hasil riset yang luar biasa dan nantinya buku Keller akan memasukkan juga perusahaan top brand dari Indonesia.

3.Keller melanjutkan Holistic Marketing dari Kotler dengan Holistic Brand Management dan membumikan kata-kata Kotler, jangan pernah masuk kemedan pertempuran ( di market ), sebelum menang peperangan ( diatas kertas. ini adalah Holistic Thinking atau otak Kanan, menurut Dr. John Kao, pelopor mata kuliah Entrepreneurship di Harvard Business School pada 1984 ).

4. Keller membumikan bahwa Brand adalah Art dan Science ( daerah   otak Kanan dan Kiri ) dan dibutuhkan  pemikiran Holistic unruk Branding untuk siapkan diri mengaplikasikan.

5. Keller membumikan apa kata Drucker : tugas utama Perusahaan adalah ciptakan ‘ customers’ dengan CBBE yang memukau dunia ‘ branding dan marketing ‘. Total commitment dibutuhkan oleh company utk menangkan pasar dimulai dari Top Management karena customers mencakup ‘ internal customers ‘ dan ‘ external customers’ .

6.Keller mempermudah semua praktisi dengan Gambar Besar Terpadu – Holistic Brand Management. Berpikir Holistic disertai berindak Holistic dan sistimatis adalah salah kunci keberhasilan  memenangkan peperangan dia pasar manapun.

7.Keller membumikan Branding ( bukan ‘b’  hurup kecil )  dengan lebih sederhana, sekalipun diakui Branding makin rumit jelang 2015 keatas. Dengan   melihat Gambar Besar, jelang 2015, mengingatkan Branding mencakup Differesiasi yang dicanangkan Jack Trout dan Al Ries, bapak Positioning sejak 1994.

8. Keller membumikan pemikiran Holistic via Gambar Besar arau Helicopter View yang perlu dikuasai para Top Management, , yang sudah dicanangkan oleh Bapak Strategik Management Igor Ansoff, untuk berpikir Entrepreneurial jelang Globalisasi. Dengan Gambar Besar, pelaku
pasar diupayakan memiliki ‘ nyali ‘ ( kata Kotler ) dan atau ‘ keyakinan diri sendiri ‘ ( kata Drucker ).

9. Dari Drucker – Kotler – Keller terdapat benang merah yang sangat penting untuk ‘ memanage brain kita ‘ ( brain management ‘ untuk memenangkan ‘ brain ‘ dari customer baik internal dan external sehingga kita menggiring atau menciptakan : Top of Mind di Customers, Top of Market share- market share  naik secara mencengangkan dan komitmen dari customers dapat dipertahankani  tak tergoyahkan pd produk kita  dan perusahaan bisa bertahan di era 2015 yang makin saling mematikan.

Dan yang ke 10 adalah kembali kepada seluruh peserta yang ingin dapatkan ‘ magic moment ‘ ketika mengikuti Seminar Keller, yang menjadi semangat pendorong yang penuh antusias untuk menjadi pemenang di pertempuran pasar sekalipun tidak ada pemenang abadi di dimanapun.

Prof. Kevin Lane Keller sangat antusias datang ke Jakarta, silakan lihat pesannya lewat video ini:

Selamat mengikuti seminar yang langka ini, informasi lengkap klik www.event.marketing.co.id/ibs2014

1 COMMENT

  1. Luar biasa…benang merah sangat jelas dan akan menciptakan ANGGUR MERAH:

    AN = ANtusias
    G = Gigih lancarkan
    G = Gempuran
    U = Untuk
    R = Rebut hati

    MER = customer
    A =bukAn saja di
    H = Hari pelanggan ataupun di hari marketing melainkan setiap saat .

    Semoga seluruh marketers yang membaca Marketing on line bisa sukses sementara menjadi GREAT MARKETER yang memiliki ‘ naluri yang tajam, keberuntungan, kecerdasan dan nyali serta hal lainnya seperti yang dikatakan Philip Kotler, Bapak Marketing.

    Salam siap GILA menggilakan Customer terhadap produk dan jasa kita….

    Hans Mandalas
    Si Promotor Gila
    Sahabat Drucker – Kotler – Keller

    GILA :
    G = Gigih
    I = ber Inovasi
    L = Luwes ( fleksible berhubungan dengan customers )
    A = Antusias tak pernah padam……

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.