Bitcasa: Hardisk Cloud Terbesar di Dunia

0
2012

Servis itulah yang ditawarkan Bitcasa. Pantas saja perusahaan itu muncul sebagai finalis Techcrunch Disrupt. Bitcasa akan melepas layanan cloud storage, synching, dan sharing yang akan membuat semua para kompetitor gigit jari, mulai dari pabrikan hard drive hingga layanan online seperti DropBox dan SkyDrive.

Bitcasa menawarkan harga yang (nyaris) tak masuk akal dengan kapasitas tak terbatas. Salah satu poin penting adalah servis Bitcasa memiliki kapabilitas integrasi menyeluruh dengan berbagai device. Anda akan mengetik file di cloud, bukan di hardisk komputer, laptop atau smartphone.

Ide menggunakan cloud untuk menyimpan atau sinkronisasi berbagai file dengan bermacam device bukan ide baru. DropBox, SkyDrive, Google Docs, Amazon, dan banyak lagi menawarkan servis serupa dengan limit waktu tertentu. Plus, perusahaan seperti Mozy, Carbonite, dan Backblaze yang menggunakan cloud untuk memback-up files. Servis lain—Megaupload atau YouSendIt—bergerak di sisi sharing files via cloud.

Bitcasa bukan seperti salah satu dari layanan itu. Servisnya melulu soal bits dan bytes. Yang ditawarkan seluruhnya adalah hanya digital data.

Ketika Anda menyimpan file, Bitcasa menulis kode digital di infrastruktur server-side di cloud. Karena data itu dienkripsi di client-side, Bitcasa tak tahu file apa yang disimpannya.

Kalau Anda ingin menyimpan koleksi MP3 yang mencapai 80GB—misalnya—atau film yang berjumlah ratusan GB hal itu sangat mungkin dilakukan via Bitcasa. Bahkan ketika file RIAA dan MPAA mampir di pintu, Bitcasa akan mengenkripsi koleksi tersebut tanpa keinginan sedikit pun untuk mendekripsinya.

Berapa harga servis Bitcasa?

Sang CEO Tony Gauda bilang dengan $ 10/bulan masih memberikan margin keuntungan besar bagi perusahaannya. Sangat murah.

Menurut Gauda, sebanyak 60% data yang ada merupakan duplikasi. Misal file MP3 yang Anda punyai kemungkinan besar juga dimiliki user lain. Setiap user hanya punya kepemilikan data unik sebesar 25 GB.

Dengan algoritma de-duplikasi, teknik kompresi, dan enkripsi yang telah terdaftar sebagai hak patennya, Bitcasa dapat menekan biaya operasionalnya jauh lebih rendah dari yang dibayangkan. Bitcasa bahkan menjanjikan freemium model: cloud dengan kapasitas nyaris tak terbatas yang bisa dinikmati dengan gratis. (Sumber: gopego.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.