BNI Ajarkan Kiat Menulis untuk Para Karyawannya

0
1425
BNI

Perusahaan yang bergerak di bidang perbankan mengadakan pelatihan ekonomi? Itu biasa. Mengadakan pelatihan berwirausaha? Standard. Apalagi mengajarkan soal personal branding, sudah banyak.

Nah BNI agak berbeda. Pasalnya mereka mengadakan pelatihan menulis untuk para karyawannya. Tidak hanya sekadar menulis biasa, tapi bagaimana cara memuat artikel yang menarik, menyusun cerita yang bertutur, gaya bahasa yang perlu digunakan, dan lain-lain.

BNI

Tepat di hari Kamis, 21 Nopember 2013, Bank BNI mengadakan workshop di hotel Novotel, Gajah Mada, Jakarta. Acara bertajuk “Berkreasi dan Menulis untuk Media Kita” itu dihadiri oleh berbagai pejabat BNI yang mewakili masing – masing daerahnya, seperti Medan, Padang, Palembang, Bandung, Jakarta, dan lain sebagainya. Bahkan, ada yang mewakili Papua juga.

Acara yang diadakan sejak pukul 09.00 WIB itu sendiri rencananya akan berlangsung selama dua hari. Yakni hingga hari Jumat, 22 Nopember 2013. Tapi apa yang melatarbelakangi BNI mengadakan latihan penulisan?

Bergunakah untuk BNI?

Tentu, karena mereka yang ikut dalam pelatihan ini adalah mereka yang akan menjadi penulis majalah internal BNI atau yang berperan sebagai penanggung jawab artikel di majalah Sinergi 46 nantinya.

Pembicara yang dihadirkan juga merupakan orang – orang yang memang kompeten di bidangnya. Misalnya seperti Ana Mustamin, penulis lepas yang namanya sering hadir di berbagai media nasional. Juga ada Suhartono Chandra, Managing Director Marketing Group dan salah seorang penulis dari buku best seller, Angel & Demon.

Materi yang dibahas sendiri tidak lepas dari bagaimana cara membuat sebuah tulisan yang menarik. Mulai dari pemilihan satu kata yang dirangkai secara urut agar menjadi satu kalimat, paragraf, dan akhirnya menjadi sebuah artikel yang menarik.

Dan tentu saja ini akan membuat kualitas majalah internal mereka menjadi semakin menarik untuk dibaca. Dengan demikian, yang menulispun jadi lebih bersemangat.

Bukankah bila ingin memperkokoh bangunan harus dengan memperkuat fondasinya dulu? Kemudian barulah ditambah atribut yang beraneka ragam.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.