Cargill Buka Pusat Aplikasi Teknologi di Indonesia

0
1188
Kiri ke kanan: Ir. Mimid Abdul Hamid Msc. DirekturPakan dan Obat Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan; Coco Kokarkin – Direktur Perbenihan Kementerian Kelautan dan Perikanan : AriefSusanto– Direktur Corporate Affairs Cargill Indonesia ; Jesper Clausen – Technology Application lead, Cargill aquanutrition Asia Bersama menggunting pita peresmian Pusat Aplikasi Teknologi – Technology Application Center (TAC) Cargill Indonesia di Ciseeng, Bogor, JawaBarat, Indonesia

Jakarta, Agustus 2018–Cargill membuka Pusat Aplikasi Teknologi – Technology Application Center (TAC) di Indonesia guna mendukung peternak ikan air tawar meningkatkan produktivitas dan standar pemberian pakan.  TAC berlokasi di Ciseeng, Parung-Bogor, Jawa Barat. Daerah ini merupakan daerah yang dikenal sebagai sentra budidaya perikanan air tawar. Fasilitas ini akan membawa best practice dan keahlian akuakultur global dengan jaringan 12 pusat sejenis yang didedikasikan untuk budidaya akuakultur di seluruh dunia.

Pusat Aplikasi Teknologi ini juga akan menyediakan program bagi peternak ikan lokal untuk datang, berdiskusi dan menerima pelatihan mengenai pemberian pakan dan aspek-aspek pengelolaan peternakan ikan lainnya.

“Budidaya air tawar di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat akibat peningkatan permintaan akan makanan jenis ikan dan seafood  didalam negeri”, tutur  Chad Gauger, Managing Director, Cargill Aqua Nutrition di Asia Selatan.

Kiri ke kanan: Ir. Mimid Abdul Hamid Msc. DirekturPakan dan Obat Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan; Coco Kokarkin – Direktur Perbenihan Kementerian Kelautan dan Perikanan : AriefSusanto– Direktur Corporate Affairs Cargill Indonesia ; Jesper Clausen – Technology Application lead, Cargill aquanutrition Asia Bersama menggunting pita peresmian Pusat Aplikasi Teknologi – Technology Application Center (TAC) Cargill Indonesia di Ciseeng, Bogor, JawaBarat, Indonesia

Dia menambahkan, TAC akan mendukung pengembangan budidaya industri ikan air tawar melalui edukasi dan pelatihan bagi peternak ikan mengenai cara meningkatkan produktivitas maupun pendapatan mereka.

TAC yang berdiri di atas lahan seluas 1 hektar dilengkapi dengan 8 (delapan) kolam besar serta beberapa kolam-kolam beton pendukung untuk percobaan skala kecil dalam sistem tertutup.  Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan kinerja pemberian pakan bagi berbagai varietas ikan air tawar seperti ikan lele, nila, patin dan gurame.

Fasilitas TAC di Indonesia merupakan yang keempat yang didirikan Cargill di Kawasan Asia Pacific selama tahun 2018. Dengan demikian hingga saat ini Cargill memiliki 6 TAC. Keenam TAC tersebut dua berlokasi di Vietnam serta Thailand, India, Indonesia, dan Cina masing-masing satu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.