Chemours Kenalkan Opteon dan Kampanye Anti Produk Palsu Freon dan Suva

Marketing.co.id – Berita RetailĀ | The Chemours Company, perusahaan kimia global, memperkenalkan refrigeran premium mereka di Surabaya. Refrigeran Chemours sangat penting dalam mendorong sektor ini menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Dr. Hardian Reza Dharmayanda, Country Director & Sales Senior Consultant Thermal & Specialized Solution Business Unit PT The Chemours Indonesia. Foto: Ist.

“Pasar AC Indonesia berkembang pesat. Banyak perusahaan menawarkan solusi hemat energi yang sejalan dengan peraturan pemerintah. Oleh karena itu terjadi peningkatan permintaan refrigeran yang memberikan keseimbangan optimal antara kinerja, keberlanjutan dan efektivitas biaya .” ungkap Dr. Hardian Reza Dharmayanda, Country Director & Sales Senior Consultant Termal & Specialized Solution Business Unit PT The Chemours Indonesia pada acara sosialisasi teknologi Refrigeran yang diselenggarakan di Surabaya pada Kamis (25/5/2023).

Chemours merupakan perusahaan Spin-Off dari Dupont yang merupakan market leader dalam industri refrigerant. Dengan menggunakan teknologi terfluorisasi mutakhir, refrigeran Chemours, Opteon, mencapai keseimbangan optimal dari zat-zat yang penting seperti GWP rendah, lebih tidak mudah terbakar, tidak beracun, tidak korosif, mudah terurai di udara, serta meningkatkan kinerja alat pendingin secara keseluruhan.

Dengan pengetahuan yang luas dan kemampuan teknisnya, Chemours terus mempertahankan kemitraan yang kuat serta menyediakan produk berkinerja tinggi dalam industri pemanas, ventilasi, pendingin udara dan refrigerant (HVACR).

Jika pernah mendengar merek dagang SUVA dan FREON, Chemours adalah pemilik sah merek dagang tersebut dan satu-satunya pihak di Indonesia yang berhak memberikan izin kepada pihak lain untuk mendistribusikan produk-produk tersebut.

Maraknya produksi dan peredaran produk SUVA dan/atau FREON palsu berpotensi merugikan konsumen dan masyarakat karena adanya kemungkinan kandungan bahan berbahaya yang terdapat di dalam produk-produk tersebut.

“Chemours secara aktif dan kontinyu akan terus melakukan kampanye anti barang palsu di pasar dan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam penegakan hukum maupun penindakan terhadap pelanggaran.” ungkap Hardian Reza.

Pemalsuan yang marak terjadi di Indonesia akan mengakibatkan pemegang lisensi asli menderita kerugian yang sangat besar dan konsumen juga yang akan menerima akibatnya.

Masyarakat dan konsumen dihimbau untuk berhati-hati dan tidak tertipu dengan kegiatan jual beli produk SUVA dan/atau FREON palsu yang ditemu di pasar.

Marketing.co.id: portal berita marketing dan bisnis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.