Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty: “Kami Market Leader Laboratorium Kesehatan”

0
10
Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, memperkenalkan maskot Prodia yaitu "Genno Gennie" bertepatan saat ulang tahun Prodia yang ke-50 di Jakarta (24/01). Foto: marketing.co.id/lialily

Marketing.co.id  –  Berita Marketing|Jika bicara industri layanan kesehatan, kita tidak hanya bicara rumah sakit atau klinik. Peran laboratorium kesehatan sebagai bagian dari ekosistem industri layanan kesehatan juga memainkan peran yang vital. Karena dukungan  laboratorium kesehatanlah para dokter di rumah sakit atau klinik bisa mendiagnosis suatu penyakit atau gejala penyakit.

Prodia adalah pelopor layanan laboratorium kesehatan di Indonesia. Berawal dari sebuah rumah kecil di jalan pasar nongko – Solo, Prodia telah berkembang menjadi laboratorium klinik dengan jaringan terbesar dan terluas di Indonesia, bahkan terus bertransformasi dengan menghadirkan layanan kesehatan digital.

“Kami market leader kesehatan di Indonesia,” tutur Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty dalam jumpa pers menyambut 50 tahun Prodia. Menurut Dewi, keberhasilan Prodio dalam menapaki usia emas salah satunya karena berhasil menyeimbangkan antara aspek bisnis dan sains. “Bisnis Prodia bisa berkembang karena dukungan sains,” lanjutnya.

Baca juga: Prodia Tekankan Pentingnya Keamanan Siber Layanan Kesehatan

Wanita yang sudah berkarier di Prodia selama 37 tahun itu mengenang awal dia masuk ke Prodia, klinik tersebut baru memiliki 9 cabang. Lalu Sebelum IPO, Prodia diperkuat oleh 115 cabang. :Saat ini Prodia memiliki 276 cabang yang tersebar di 34 propinsi,” kata Dewi.

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Pada IPO ini Prodia berhasil meraup dana sebesar Rp 1,22 triliun.

Sejak tahun 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut.

Prodia
Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, memperkenalkan maskot Prodia yaitu “Genno Gennie” bertepatan saat ulang tahun Prodia yang ke-50 di Jakarta (24/01). Foto: marketing.co.id/lialily

Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil pemeriksaan Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Dengan demikian kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.

Dalam kesempatan tersebut Dewi juga menyinggung pentingnya pemerintah menciptakan barrier to entry bagi investor asing yang ingin memasuk bisnis laboratorium di Indonesia. Menurut dia Indonesia memiliki cukup tenaga ahli di bidang laboratorium, yakni sekitar 40 tenaga ahli bergelar Phd dan dan 60 tenaga ahli bergelar Master.

Rangkaian kegiatan HUT ke-50 Prodia telah diselaraskan dengan strategi dan resolusi Prodia di tahun 2023. Direktur Bisnis dan Marketing Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati, mengatakan “Sebagai mitra Health & Wellness masyarakat, Prodia ingin memberikan pengalaman yang terbaik bagi pelanggan melalui produk dan layanan yang kami sediakan. Sejalan dengan resolusi tersebut, kami akan menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga: Banyak Pekerja Migran Belum Dapat Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan Harus Kreatif

Untuk memperingati 50 tahun kiprahnya, Prodia akan melangsungkan berbagai rangkaian acara yang diharapkan dapat memberikan semangat hidup sehat bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari kegiatan CSR pemeriksaan genetik bagi para Odalangka (Orang Dengan Penyakit Langka), seminar kesehatan nasional bagi dokter dan masyarakat umum di 50 kota besar, Health & Wellness Festival, pembuatan Corporate Book 50 tahun, hingga peluncuran inovasi layanan kesehatan digital Prodia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.