Dorong Literasi Ekonomi Syariah, Prudential Syariah Buka “Sharia Knowledge Centre”

0
38
(kiri ke kanan): Indrijati Rahayoeningtyas (Chief HR, Community Investment, Risk & Compliance Officer Prudential Syariah), Omar Sjawaldy Anwar (Presiden Direktur Prudential Syariah) dan Paul Setio Kartono (Chief Financial Officer Prudential Syariah) berpose bersama usai diskusi bersama di acara Sharia Knowledge Centre yang diadakan di Jakarta (27/09). Foto: marketing.co.id/lialily.

Marketing.co.id – Berita Financial Services | Resmi menjadi entitas mandiri pada tanggal 5 April 2022 lalu, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) langsung melakukan inovasi dengan membuka Syariah Knowledge Center (SKC). Pusat pembelajaran online ini dapat diakses dari mana saja dan kapan saja bagi mereka yang ingin belajar mengenai asuransi syariah.

(kiri ke kanan): Indrijati Rahayoeningtyas (Chief HR, Community Investment, Risk & Compliance Officer Prudential Syariah), Omar Sjawaldy Anwar (Presiden Direktur Prudential Syariah) dan Paul Setio Kartono (Chief Financial Officer Prudential Syariah) berpose usai diskusi bersama di acara “Sharia Knowledge Centre” yang diadakan di Jakarta (27/09). Foto: marketing.co.id/lialily.

SKC sebagaiĀ milestone besar perusahaan, didedikasikan untuk mengedukasi masyarakat mengenai ekonomi syariah Indonesia serta medium korporasi seputar perekonomian dan keuangan syariah.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Omar Sjawaldy Anwar, menjelaskan, “Di Indonesia, literasi keuangan syariah masih rendah, yaitu 8,93%. Sebagai market leader, kami bertanggung jawab untuk mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia karena mempunyai potensi yang sangat besar. Dengan hadirnya SKC ini kami percaya dapat menjadi wadah kolaborasi bersama pemerintah, regulator, pakar ekonomi syariah dan segenap pemain industri ekonomi syariah.”

Berada dalam kotak yang strategis dalam perekonomian syariah global, dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia (87% dari total populasi), Indonesia menjadi salah satu negara yang patut menjadi acuan. Terbukti saat pandemi Covid-19 lalu, perekonomian syariah justru bertumbuh.

Bondan Margono, Head of Product Development Prudential Syariah menjabarkan, “Memiliki pilar informasi, literasi, inovasi dan kolaborasi, kanal khusus SKC kami bagi menjadi empat bagian penting yaitu Edukasi, Regulasi dan Data, Penelitian dan Pengembangan, serta Bincang Syariah. Dengan adanya pusat pembelajaran ini, kami ingin memelopori lahirnya inovasi produk dan layanan berbasis syariah serta menjadi pusat eduksi digital untuk rujukan masyarakat maupun generasi muda yang ingin mengetahui lebih dalam tentang asuransi syariah.”

Tidak hanya membuka SKC saja namun Prudential Syariah sekaligus mengukuhkan kolaborasi melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan dua mitra pertamanya yaitu MEKNEKS dan IPB University. Sejumlah program telah disiapkan melalui SKC, di antaranya materi pembelajaran ekonomi serta riset ekonomi syariah, forum dan acara ekonomi syariah, hingga berbagai kegiatan promosi dan aktivasi literasi keuangan.

“Dengan keberadaan SKC ini, semoga kami dapat menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi syariah, menjadi salah satu kontributor ekonomi syariah terkemuka di Indonesia sekaligus mendukung visi pemerintah untuk Indonesia menjadi pusat ekonomi Syariah global,” tutup Omar.

Marketing.co.id: Portal berita Marketing dan Bisnis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.