Flock Storikka: Kekuatan Storytelling dan Basis Data

0
991
Flock Storikka
Tim Flock Storikka

Marketing.co.id  –  Berita Marketing | Flock Storikka sebagai advertising agency berbasis data dan storytelling baru saja bergabung dengan FCN Network. Agensi ini Berawal dari Iswanda Mardio, Roni Ernawan, dan Derry Gautama yang telah menekuni bidang kreatif digitalnya masing-masing selama lebih dari lima belas tahun, hingga akhirnya memutuskan untuk mendirikan sebuah entiti baru secara bersama.

Flock Storikka merupakan agensi periklanan digital yang telah banyak mengelola brand lewat kreativitas dan kemampuannya dalam menggarap storytelling, sehingga bisa menghasilkan karya yang unik dan fresh khususnya bagi kalangan Gen-Z. Beberapa karya kreatif yang telah dilakukan diantaranya Sasa, Axis, Carsome, Tik Tok dan masih banyak lagi.

Creative Business Director of Flock Storikka, Iswanda Mardio, mengatakan bahwa keputusan untuk membangun agensi periklanan ini didasari oleh obsesinya bersama beberapa founder lainnya terhadap kekuatan dari storytelling. “Kami sangat percaya, storytelling merupakan intisari dari periklanan sehingga cerita yang baik akan selalu dibutuhkan dimanapun dan dalam bentuk medium apapun.”

Baca juga: Mengubah Industri Periklanan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

Flock Storikka
Tim Flock Storikka

Sebelumnya, Iswanda Mario, Roni Ernawan, dan Derry Gautama telah memenangkan banyak penghargaan seperti Citra Pariwara, Spikes Asia, Adfest, London International Award, dan Cannes Lions dan telah bekerja di banyak agensi periklanan ternama seperti Publicis, Grey, Lowe, JWT, Bates, dan Leo Burnett.

“Kami bertiga selalu excited untuk menjawab berbagai permasalahan yang ada. Salah satu karya yang pernah dikerjakan adalah mood for food by Sasa untuk menjawab statement cliché yang sering beredar yaitu, Laper, tapi ngga tau mau makan apa. Saat itu kami menawarkan solusi dengan menggunakan face detection technology untuk mendeteksi emosi pengguna dan memberikan rekomendasi makanan yang cocok untuk suasana hati mereka,” kenang Creative Director of Flock Storikka, Roni Ernawan.

Baca juga: Cerita Maya Watono Melepas Karir 15 Tahun di Periklanan Untuk InJourney

Inovasi lainnya yang turut dihadirkan oleh Flock Storikka adalah masterpiece by masterspices. “Lewat inovasi ini, kami mencoba untuk mengulang lukisan legendaris Indonesia dengan menggunakan bahan-bahan dari makanan legendaris di Indonesia seperti mengulang lukisan Basuki Abdullah “Sabung Ayam” menggunakan bahan bahan dari Soto Ayam,” ungkap Creative Director of Flock Storikka, Derry Gautama.

Ke depannya, Flock Storikka akan terus berkolaborasi bersama dengan partner hebat lainnya untuk bisa menghadirkan deretan karya dan inovasi yang lebih kreatif dalam industri agensi periklanan di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.