Perkuat Keamanan Siber, Protergo Bikin “Cyber-Security Hub” Pertama di Indonesia

0
294
Marco Cioffi, Co-Founder PT Protergo Siber Sekuriti (keempat dari kanan). Foto: Istimewa.

Marketing.co.id – Berita Digital & Technology | Pada Januari sampai Agustus 2020, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melaporkan terdapat 190 juta serangan siber, empat kali lebih banyak dibanding 39 juta serangan pada tahun 2019. Kerugian akibat serangan siber pada sektor perbankan pada tahun 2020 sampai 2021, menurut OJK mencapai Rp 246 miliar.

Marco Cioffi, Co-Founder PT Protergo Siber Sekuriti (keempat dari kanan). Foto: Istimewa.

Salah satu perusahaan yang berperan penting untuk menangkal serangan siber adalah Protergo yang didirikan pada tahun 2018 oleh sekelompok Pengusaha Teknologi, mencakup Otto Toto Sugiri, pendiri DCI Indonesia, dan Marco Cioffi, ahli bidang cyber-security dengan latar belakang pendidikan di MIT. Memiliki lebih dari 60 klien dari berbagai sektor, Protergo merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang memiliki “Cyber-security Hub” dengan total luas lahan sebesar 800 meter persergi, berlokasi di Graha Protergo, Bintaro, Jakarta Selatan dan 100 karyawan dalam bidang keahlian cyber-security.
Marco Cioffi, Co-Founder PT Protergo Siber Sekuriti mengatakan,”Misi Protergo adalah membuat pelanggan merasa aman dan memperkuat keamanan siber di Indonesia. Untuk meningkatkan keamanan siber dari klien-klien kami, dan negara Indonesia, Protergo bermitra dengan perusahaan-perusahaan global, termasuk AT&T, AlienVault, SentinelOne, dan Fortinet, di Indonesia. Saya berharap Indonesia dapat mengembangkan cyber-security berkelas dunia. Protergo akan terus berfokus untuk menyediakan layanan terbaik sehingga layanan kami dapat diekspor ke seluruh Asia.”
Graha Protergo sendiri dibagi menjadi beberapa lantai. Lantai pertama didedikasikan sebagai Experience Center, dimana para klien dapat menyaksikan secara langsung simulasi malware, ransomware, dan ancaman siber lainnya. Selanjutnya, lantai kedua di Graha Protergo di dedikasikan sebagai “Black Team Operation Center” yang berfokus pada layanan penetration testing dan vulnerability assessment. Lantai ketiga Graha Protergo didedikasikan sebagai “X-Force Operation Center”, sebagai tim yang didedikasikan untuk memantau infrastruktur klien 24/7.
Protergo memiliki target untuk memperluas layanan, khsusunya untuk memberikan pelatihan pada personil cyber-security di Indonesia. Selain itu juga mengembangkan teknologi yang dapat memberikan proteksi lebih pada infrastruktur siber dan menawarkan layanan consumer security, seperti melindungi mobile phone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.