Inovasi: Kunci Sukses Bisnis

0
2646

inovasi kunci sukses bisnis

Tidak diragukan lagi, salah satu kunci sukses dalam bisnis adalah kemampuan memunculkan ide-ide baru untuk menjaga operasional, produk, dan layanan baru. Proses menghadirkan ide-ide baru menjadi kenyataan disebut inovasi.

Bisnis memiliki tugas yang jauh lebih besar untuk mencoba dan mengubah ide-ide baru tersebut menjadi produk nyata atau jasa yang akan menguntungkan pelanggan.

Dinukil dari BusinessNewsDaily, Vice President Fusion92, Jacob Beckley mengatakan bahwa inovasi memiliki makna yang berbeda tergantung pada industrinya, namun intinya adalah universal.

“Inovasi mewujudkan peningkatan sesuatu yang telah ada sebelumnya,” tulis Beckley. “Ini adalah evolusi kenyamanan, efektivitas, dan efisiensi,” begitu katanya.

Beckley melanjutkan, “Perusahaan-perusahaan yang berhasil melakukan hal ini dengan baik akan memiliki kesuksesan berkelanjutan.”

“Di lautan inovasi yang luas, perusahaan yang mengambil risiko terbesar akan menutup kesenjangan terbesar, mengidentifikasi peluang terbaru, dan akan dihargai sebagai inovator sejati serta pemimpin oleh konsumen dan rekan-rekan,” terang Beckley.

Mayoritas profesional bisnis setuju bahwa inovasi itu penting bagi keberhasilan mereka. Baru-baru ini studi dari Accenture mengungkapkan lebih dari 90% eksekutif percaya bahwa kesuksesan jangka panjang dari strategi organisasi mereka tergantung pada kemampuan mengembangkan ide-ide baru.

Meskipun penting, studi ini juga menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan merasa perusahaan tidak berbuat cukup untuk mendorong inovasi. Studi Accenture menemukan terjadi penurunan kepuasan terhadap kinerja inovasi selama tiga tahun terakhir. Baca: Cara Mendapatkan Ide Besar Bagi Bisnis).

Studi berbeda yang dilakukan Deloitte Touche Tohmatsu Limited menemukan, hanya seperempat dari karyawan masa sekarang yang berpikir bahwa para pemimpin bisnis telah berbuat cukup banyak untuk mendorong pengembangan ide-ide baru.

Maria-Ferrante-Schepis – seorang veteran di industri asuransi dan jasa keuangan mengatakan, terlalu banyak bisnis yang mencoba mengembangkan ide-ide baru dengan cara-cara yang tidak produktif.

Ferrante berpendapat, hal itu bisa menyulitkan bisnis melihat dan menemukan cara-cara mengisi kebutuhan ketika sudah berada di dalam satu bisnis atau industri untuk waktu yang lama.

“Anda tidak bisa berinovasi dari dalam guci (pepatah), namun jika tidak berinovasi, Anda hanya menunggu tanggal kedaluwarsa bagi bisnis Anda,” tutup Ferrante.

Editor: Wahid FZ, Sekar Ayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.