Portal Lengkap Dunia Marketing

Dunia Digital

10 Hal Tentang Instagram yang Perlu Marketer Tahu

instaKemunculan Instagram sebagai platform media sosial mobile telah menarik para pemasar dalam beberapa tahun ini. Simply Measured telah mempelajari daftar Interbrand Top 100 Instagram dan membandingkan benchmark tahun 2012 dan 2013.

Beberapa brand ternama yang dipelajarinya antara lain MTV, Mercedez-Benz, H&M, Nike, Starbucks, BMW, Adidas dan Disney. Berikut ini sepuluh penemuan dari studi Instagram tersebut yang perlu marketer ketahui.

Para pemain besar hadir di Instagram. Selama kuartal tiga dan empat pada tahun 2012, dari 100 merek papan atas dalam daftar Interbrand, sebanyak 54 mereka telah memiliki akun Instagram. Hingga kuartal ketiga tahun ini, angka merek ternama yang memiliki akun Instagram bertambah hingga 86 merek.

Merek-merek tersebut aktif. Sebanyak 73% dari 86 merek tersebut aktif di Instagram. Dalam seminggu minimal mereka posting foto satu kali. Pada kuartal ketiga tahun ini terjadi peningkatan tiga kali lipat posting-an dalam sehari.

Audience membludak. Jumlah merek ternama yang menggunakan Instagram dengan jumlah follower lebih dari 10,000 meningkat dengan total hingga saat ini 62 brand. Jumlah merek dengan follower 100,000 meningkat dari 15 menjadi 34 merek tahun ini.

Brand dengan follower terbanyak. Sebanyak 15 brand dalam daftar top 100 Interbrand memiliki lebih dari 1 juta follower dengan Nike memimpin sebanyak 7,3 juta follower.

Penggunaan @mention sangat membantu. Umumnya posting-an yang mencantumkan @mentions pada caption-nya mendapatkan 56% keterlibatan. Sayangnya hanya 36% posting-an brand yang menyertakan @mention.

Lokasi, lokasi, lokasi. Brand yang menyertakan keterangan lokasi pada postingan-nya mendapatkan 79% lebih banyak engagement. Sayangnya, hanya 5% merek yang menyantumkan keterangan lokasi.

Tagar mendorong engagement. Posting-an yang setidaknya memiliki satu tagar mendapatkan 12,6% lebih banyak engagement.

Caption singkat tetap bisa populer. Rata-rata posting menyertakan 138 karakter pada caption. Namun, Simply Measured menemukan bahwa tak ada korelasi signifikan antara panjangnya teks dengan rata-rata engagement.

Posting-an yang keren sering kali lambat menambatkan komentar. Komentar untuk gambar dan video yang highest-performing umumnya sebanyak 50% baru ada setelah 13 jam posting dirilis.

Berlebihan menggunakan tagar. Sebanyak 88% persen posting-an dari merek yang dipelajari menggunakan setidaknya satu tagar. Namun, 91% dari mereka menggunakan tujuh tagar atau bahkan lebih.

(Adweek)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top