Interbat Luncurkan Suplemen Probiotik Interlac+Vitamin D

Marketing.co.id РBerita Lifestyle | Pasca pandemi dimana gaya hidup semakin praktis, bahkan praktik kebersihan bagi sebagian orang masih berlebihan sehingga menyebabkan tingkat stres yang tinggi. Hal-hal tersebut menyebabkan peningkatan jumlah bakteri jahat dan penurunan bakteri baik di tubuh kita. Padahal fungsi bakteri baik sangat penting untuk menjaga imunitas hingga merawat kesehatan pencernaan.

Menurut definisi WHO, probiotik diartikan sebagai bakteri hidup yang jika diberikan dalam dosis yang cukup maka dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. “Konsumsi suplemen probiotik yang tepat bisa membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di tubuh kita. Namun bukan berarti semua yang berlabel ‘probiotik’ sama manfaatnya,” ujar Reisa Broto Asmoro, Brand Ambassador Interlac yang ditemui di acara talk show “Memilih Suplemen Probiotik yang Tepat untuk Seluruh Keluarga” di Jakarta, pada Selasa (23/5/23).

(kiri ke kanan): Derrick Sukamto (Vice Precident PT. Interbat), Isabelle Ducellier (CEO BioGaia), Reisa Broto Asmoro (Brand Ambassador Interlac), Mohamad Nurhadi (Head of Marketing Interbat Consumer Healthcare). Foto: Ist.

“Mengonsumsi suplemen probiotik tidak hanya dapat menunjang kesehatan kita sampai lanjut usia, tapi juga bermanfaat untuk bayi yang baru lahir dengan metode caesar dan 1000 hari pertama anak yang merupakan periode penting sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun.” lanjut Reisa yang juga seorang ibu dua anak ini. “Bayi yang lahir melewatkan proses transfer bakteri baik dari ibu, dapat diperbaiki dengan pemberian suplemen probiotik yang tepat.”

Salah satu suplemen probiotik yang telah teruji klinis dan aman dikonsumsi segala usia, mulai dari bayi yang baru lahir hingga lansia adalah Interlac. Produk hasil kerja sama PT Interbat dan BioGaia ini telah teruji klinis dan terjamin keamanannya sejak 2012. BioGaia merupakan salah satu perusahaan probiotik terbesar di dunia asal Swedia yang juga dikenal sebagai World Leader in Probiotics.

Isabelle Duceller, CEO BioGaia mengatakan bahwa di seluruh dunia, sampai Desember 2022, strain lactobacillus reuteri yang digunakan Interlac sudah didukung 258 uji klinis pada lebih dari 21.000 partisipan. Strain Lactobacillus reuteri sendiri merupakan strain berpaten dengan uji klinik terbanyak di dunia.

Varian suplemen probiotik Interlac juga bermacam-macam. Ada drops, sachet, tablet kunyah dan tablet hisap yang dapat dipilih sesuai umur dan kebutuhan. Fleksibilitas ini punya andil besar dalam penerimaan brand Interlac sebagai probiotik pilihan keluarga Indonesia.

“Tahun ini kami meluncurkan inovasi kombinasi probiotik dan vitamin pertama di Indonesia: Interlac+Vitamin D, yang telah teruji klinis memberikan efek sinergis untuk memperbaiki kesehatan saluran cerna, meningkatkan penyerapan vitamin D dalam tubuh dan memperkuat imunitas. Produk ini tersedis dalam bentuk tablet kunyah rasa jeruk yang cocok digunakan anak-anak hingga dewasa.” jelas Derrick Sukamto, Vice President PT Interbat.

Di Indonesia sendiri, selama lebih dari 10 tahun ini, efektivitas Interlac sudah diuji ke pasien-pasien Indonesia di 9 uji klinis terpublikasi pada bayi baru lahir, bayi prematur, anak-anak, dan dewasa. Bukti efektivitas dan keamanan merupakan 2 hal terpenting yang tidak bisa ditawar untuk kesehatan anggota keluarga. 

Marketing.co.id: portal berita marketing dan bisnis.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.