Jelang MEA, ZTE dan Pemprov Jatim Berkolaborasi

0
833
Soekarwo, Gubernur Jawa Timur, mengunjungi booth ZTE pada acara Jatim Expo
Soekarwo, Gubernur Jawa Timur, mengunjungi booth ZTE pada acara Jatim Expo
Soekarwo, Gubernur Jawa Timur, mengunjungi booth ZTE pada acara Jatim Expo

ZTE Corporation, bekerja sama dengan pemerintah provinsi Jawa Timur dan Trust Training Partners untuk memberikan pelatihan teknis di bidang teknik informasi serta sertifikasi berstandar internasional kepada para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Timur.

Kenneth He, Vice President Channel, PT ZTE Indonesia mengatakan bahwa Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan segera dimulai pada akhir tahun ini membuka peluang terjadinya perdagangan bebas, baik barang maupun jasa, termasuk pertukaran tenaga kerja antar negara.

Sebagai salah satu negara dengan penduduk terpadat di dunia, Indonesia diharapkan mampu menyiapkan diri untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

“Menghadapi era MEA, peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia harus segera dilakukan. Salah satu caranya adalah dengan mempersiapkan para pelajar untuk memiliki kompetensi yang sanggup bersaing dengan para tenaga asing.”

“Sekitar 70% warga Jawa Timur adalah lulusan SMK. Untuk menghindari adanya gap atau jarak antara lulusan SMK dan SMA, kita membutuhkan suatu program pelatihan berstandar internasional untuk para pelajar SMK,” kata Kenneth He.

Kerja sama tersebut menghadirkan program pelatihan khusus untuk para pelajar SMK jurusan teknik informasi di Jawa Timur.

ZTE menyusun kurikulum khusus yang memungkinkan para peserta untuk lebih mendalami bidang studi yang dipelajarinya, bagaimana penerapannya, dan manfaatnya untuk pembangunan bangsa.

Pada akhir pelatihan, peserta diwajibkan mengikuti kompetisi dan pemenang kompetisi tersebut akan mendapatkan beasiswa serta berkesempatan untuk bekerja di luar negeri. Seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat berstandar internasional di akhir pelatihan.

“Memiliki sertifikat berstandar internasional adalah salah satu cara untuk meningkatkan daya saing para pekerja di Indonesia. Kami dengan senang hati membantu Pemerintah Indonesia, khususnya pemerintah Jawa Timur untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas SDM di kota ini. Dengan ditandatanganinya MoU ini, kami berharap ZTE dapat mendukung masyarakat Indonesia untuk siap bersaing di era MEA,” ujar Kenneth He.

Pada bulan Januari 2015, ZTE telah memperkenalkan Smart Education Solutions kepada sekitar 100 peserta yang merupakan rektor, dekan, dan para pengambil keputusan dari berbagai universitas di Indonesia, dalam sebuah lokakarya bertajuk “21 Century Learning” di Surabaya, Jawa Timur.

Smart Education Solutions milik ZTE dapat menciptakan ekosistem belajar mengajar yang efektif dan efisien sehingga dapat mendukung pengembangan sektor pendidikan Indonesia.

Smart Education Solutions yang diciptakan ZTE telah berhasil diterapkan di 14 negara termasuk Turki, Ethiopia, Nigeria, Papua Nugini, dan telah mencapai dampak sosial yang baik.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.