Jika Terjadi Gempa Bumi Saat Berada di Dalam Mobil, Apa yang Harus Anda Lakukan?

0
19
asuransi mobil
ilustrasi mobil yang tertimpa reruntuhan. (Editorial credit: OPIS Zagreb / Shutterstock.com)

Marketing.co.id – Berita Financial Services | Cianjur baru saja dilanda gempa berkekuatan 5,6 skala richter pada Senin 21 November 2022 yang menghancurkan beberapa bangunan hingga kendaraan. Getarannya terasa hingga beberapa wilayah di sekitar Bandung, Jawa Barat, sampai Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

asuransi mobil
ilustrasi mobil yang tertimpa reruntuhan. (Editorial credit: OPIS Zagreb / Shutterstock.com)

Saat terjadi bencana alam seperti gempa, risiko dan kerusakannya dapat terjadi di mana saja, baik di rumah, di dalam gedung, bahkan saat tengah berkendara di dalam mobil. Saat Anda berada dalam mobil, konsekuensinya kurang lebih sama saat berada di gedung atau bangunan.

Pertanyaannya kini, bagaimana jika Anda sedang mengemudi atau berada di dalam mobil saat bencana alam tersebut terjadi? Apa yang harus dilakukan?

Untuk itu, Duitpintar.com di bawah PT Anugrah Atma Adiguna selaku pialang asuransi yang menyediakan asuransi online termasuk asuransi mobil yang terdaftar dan diawasi oleh OJK memberikan informasi mengenai tindakan atau antisipasi yang dapat dilakukan jika Anda berada dalam kendaraan pribadi di tengah musibah gempa.

Perhatikan Lingkungan Sekitar

Risiko terjebak di mobil bisa terjadi saat sedang mengemudi. Pasalnya, seringkali getaran yang dihasilkan saat gempa bumi tidak terasa bersamaan dengan getaran mesin dan laju kendaraan.

Untuk mengetahui gejala atau datangnya gempa bumi, Anda dapat memperhatikan lingkungan sekitar dengan melihat orang-orang yang menyelamatkan diri ke luar ruangan atau kendaraannya. Jika Anda melihat gejala tersebut, maka wajib mengetahui keadaan yang sebenarnya terjadi.

Saat menyelamatkan diri, jangan panik, tetapi tetap berpikir logis dan memperhitungkan apa yang akan terjadi. Misalnya, jika kendaraan terparkir di basement saat gempa bumi berlangsung, maka Anda harus langsung bergegas meninggalkannya dan menjalani evakuasi diri keluar dari tempat itu.

Jika Anda tidak sempat melakukannya, maka segera cari tempat berlindung. Sebab, jika Anda masih memilih tetap berada di kabin mobil dan terjebak di dalamnya, bisa menyebabkan Anda tertimpa reruntuhan bangunan.

Segera Menyelamatkan Diri Keluar Mobil

Langkah lainnya yang bisa Anda lakukan jika sedang berkendara dengan kecepatan minimal 20 kilometer per jam dan terjadi gempa bumi, Anda bisa segera mencari tempat terbuka yang dirasa aman. Sementara itu, jika tetap memilih berada di dalam kabin, bisa membuat Anda terjebak di mobil saat gempa bumi.

Usahakan mencari tempat terbuka yang jauh dari bangunan yang rentan ambruk dan roboh jembatan, jembatan penyeberangan orang (JPO), tiang listrik, lampu lalu lintas, baliho Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) hingga pohon.

Lain halnya jika Anda terjebak dalam mobil di tengah kemacetan, segera matikan mesin. Setelah itu, Anda juga bisa langsung menyelamatkan diri ke tempat yang aman.

Lindungi Kendaraan Kesayangan dengan Perluasan Asuransi

Tak hanya fokus melindungi diri sendiri saja, tentu saja kendaraan yang dimiliki harus diberikan proteksi terbaik dengan asuransi.

Seperti diketahui, memiliki asuransi mobil akan membantu pemilik kendaraan terhindar dari membengkaknya biaya perbaikan akibat bencana alam. Tak cukup asuransi mobil saja, yang dapat dipilih dari dua jenis, yaitu asuransi mobil All Risk (comprehensive) dan asuransi Total Loss Only (TLO).

Hadirnya bencana alam tidak bisa prediksi kapan dan sebesar apa risiko kerusakan yang bisa ditimbulkan, terutama untuk kendaraan kesayangan. Untuk itu, Anda bisa menambah jaminan perluasan.

Seperti dituliskan dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor (PSAKBI), risiko bencana seperti banjir, gempa bumi, longsor sampai gunung meletus merupakan jaminan perluasan dari asuransi kendaraan. Untuk mendapatkan seluruh benefit itu, Anda harus menambah jaminan perluasan atau SRCC asuransi.

Jika tidak memiliki SRCC asuransi, maka segala kerusakan kendaraan yang dialami tidak akan ditanggung pihak asuransi. Klausul mengenai ketentuan perluasan pertanggungan SRCC terdiri dari tiga risiko, yaitu risiko yang dijamin, risiko yang dikecualikan, dan risiko sendiri.

Itulah informasi mengenai tindakan atau antisipasi yang dapat dilakukan jika Anda berada dalam kendaraan pribadi di tengah musibah gempa. Selain menyelamatkan diri, dapatkan perlindungan maksimal untuk kendaraan kesayangan dengan perluasan asuransi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.