Klaim Kematian dan Kesehatan di Sinarmas MSIG Life Melonjak

0
3
Sinarmas MSIG Life
(ki-ka) Ken Terada, Andrew Bain, Satoshi Shiratani, Wianto Chen, Herman Sulistyo, Tomoyuki Monden, Toru Nakabayashi

Marketing.co.id  –  Berita Financial Services |  PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (Sinarmas MSIG Life) melaporkan jumlah klaim kematian dan kesehatan mengalami peningkatan hampir 85% di tahun 2021, dengan total klaim termasuk pembayaran manfaat hingga Rp2.3 triliun.

Di sisi lain, Perusahaan berhasil menurunkan rasio biaya hingga 16%, yang mana produktivitas karyawan justru meningkat sebesar 31%. Hal ini disampaikan dalam paparan kinerja perusahaan, yang diselenggarakan secara virtual hari ini.

Di tengah perlambatan perekonomian Indonesia saat menghadapai gelombong pertama dan kedua Covid-19, Perusahaan yang telah melayani pasar Indonesia selama lebih dari 35 tahun ini tetap menunjukkan kinerja keuangan yang kuat dan stabil. Dari sisi Rasio Tingkat Kesehatan Finansial, pencapaian RBC Konvensional Perusahaan mencapai 1,458% di tahun 2021, dan bahkan mencapai 1,871% di Kuartal I 2022.

Baca juga: Avrist Assurance Bukukan Laba Bersih Konsolidasian Rp126,9 M serta Capai RBC 430% Sepanjang 2020

Sejak tahun 2021, Sinarmas MSIG Life menerapkan strategi jangka menengah Expand to Grow untuk mengawal perjalanan transformasi bisnis, organisasi, dan tata kelola. Menurut Wianto Chen, Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life, fase pertama (2021-2022) strategi ini berjalan dengan baik dan memperkuat landasan untuk memulai transformasi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Sesaat lagi, kami akan memasuki fase kedua (2023-2025) yaitu akselerasi dan optimalisasi seluruh lini usaha yang kami sebut sebagai GREAT 2025 yang menitikberatkan pada GRow Sustainable Business – Excellent Services – As Trusted Partner untuk mencapai sasaran strategis kami di 2025 dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Wianto.

Sinarmas MSIG Life
(ki-ka) Ken Terada, Andrew Bain, Satoshi Shiratani, Wianto Chen, Herman Sulistyo, Tomoyuki Monden, Toru Nakabayashi

“Melalui strategi Expand to Grow, Perusahaan berhasil mencapai pertumbuhan bisnis yang melebihi ekspektasi pada tahun 2021 dengan pertumbuhan Annualized Premium Equivalent (APE), terutama melalui jalur bisnis keagenan yang mencapai lebih dari 85%, dan jalur bisnis Bancassurance yang bertumbuh lebih dari 35%,”ungkap Herman Sulistyo, Direktur Sinarmas MSIG Life.

Herman menambahkan, bahwa menurut data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Sinarmas MSIG Life berhasil meningkatkan pangsa pasar menjadi 3,1% pada tahun 2021 dari total seluruh potensi bisnis baru di industri asuransi jiwa. Ini mengukuhkan posisi Sinarmas MSIG Life di peringkat ke-13, dari sebelumnya di peringkat ke-18 di tahun 2019.

Sinarmas MSIG Life juga dilaporkan mampu beradaptasi dan melakukan berbagai inovasi serta transformasi berkelanjutan. Salah satunya adalah dengan menyiapkan infrastruktur dan platform digital.

Andrew Bain, Direktur Sinarmas MSIG Life menjelaskan, Perusahaan telah memiliki ekosistem digital bernama COSMOS yang berfungsi sebagai infrastruktur dasar yang dapat menampung berbagai sistem dan aplikasi terintegrasi.

Baca juga: Persingkat Proses Pengajuan Polis, Generali dan Prodia Luncurkan Digital Medical Check Up

“Sepanjang tahun 2021, Sinarmas MSIG Life telah memperkenalkan 3 aplikasi digital yaitu VEGA yang dirancang sebagai solusi dalam membantu nasabah, ORION untuk kebutuhan tenaga pemasar, dan CERES sebagai aplikasi pendukung produktivitas karyawan. Ketiga aplikasi ini merupakan bagian dari ekosistem digital baru Perusahaan,” jelas Andrew.

Saat ini, Sinarmas MSIG Life didukung oleh lebih dari 500 karyawan dan lebih dari 2.800 tenaga pemasar, yang tersebar di lebih dari 30 kantor layanan dan pemasaran, melayani 1,2 juta nasabah individu dan korporat.

“Dengan tetap konsisten menjalankan strategi Expand to Grow, Sinarmas MSIG Life berambisi menjadi Perusahaan Asuransi Jepang nomor 1 di Indonesia, dengan Annualized Premium Equivalent (APE) mencapai Rp 1,626 miliar melalui jaringan distribusi yang profesional, ekosistem digital yang terintegrasi dan pelayanan Nasabah yang inovatif,” tutup Wianto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.