Konsep Being Spaces yang Disukai

0
647

Marketing.co.id– Menciptakan tempat yang diinginkan orang barangkali untuk bersosialisasi, bersantai, atau sekedar melakukan aktifitas sehari-hari seperti membaca atau bekerja dapat menjadi sebuah produk yang sangat menguntungkan.

Sekilas, konsep ini tampak mirip dengan “brand space”. Namun, terdapat perbedaan penting: “being spaces” menjadikan ide tentang ruang social yang diinginkan sebagai nilai jual utama dan produk inti dari sebuah aspek fundamental di bisnis tersebut.

Being spaces terutama popular di kota-kota dimana apartemen yang sempit, kantor yang padat, dan terkadang ruang publik yang tidak aman, mendorong orang untuk mencari perubahan suasana yang lebih santai.

Banyak bisinis sukses, seperti waralaba, warung kopi, starbucks, dan peritel buku Borders, menggambungkan ide penciptaan ruang dengan produk lain. Dan ini sudah terbukti, terdapat peningkatan jumlah perusahaan yang hanya menyediakan tempat bagi para pelanggan. Paragraph NY adalah salah satunya contohnya. Dengan keanggotaan bulanan mulai dari $100, perusahaan ini menyediakan ruang loteng seluas 2.500 kaki persegi didekat Union Square yang dibagi untuk ruang menulis dan area lounge. Para anggota dapat bekerja dalam bilik-bilik kotak seperti dalam perpustakaan atau bersantai dan bersosialisasi dengan anggota yang lain.

Berikut penerapan dari konsep Being Spaces tersebut yang bisa Anda lakukan yang dikutip dari buku 100 ide bisinis terhebat.

  1. Rancangan ruang dengan cermat dan fungsional, tekankan gaya dan kenyamanan serta manfaatkan perlengkapan yang lembut dan penyekat ruangan untuk menyerap suara guna memastikan being spaces Anda ramah dan santai.
  2. Sediakan peluang untuk bersosialisasi dan privasi yang relatif dalam ruangan.
  3. Pertimbangkan untuk mendapatkan pendapatan dengan menjual iklan dalam being spaces. Walaupun Anda sebaiknya  tidak membiarkan iklan mengompromikan ras estetis, tetapi iklan yang trendi, modern, dan ditempatkan dengan cermat serta dapat meningkatkan persepsi pelanggan dan bermanfaat.
  4. Bahkan jika Anda tidak ingin menjadikan being spaces sebagai bisnis utama Anda, Anda dapat menggambungkan beberapa prinsip tersebut ke dalam bisnis Anda  untuk menarik calaon pelanggan. (HN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.