LandX Salurkan Lebih dari Rp150 Miliar di Tahun 2021

0
936
Chief Executive Officer LandX, Andika Sutoro Putra

Chief Executive Officer LandX, Andika Sutoro Putra

LandX perkuat posisi pertama pendanaan Equity Crowdfunding di Indonesia dengan berhasil menyalurkan lebih dari 150 miliar rupiah di tahun 2021
Marketing.co.id – Berita Digital | Fenomena dan keberadaan penyelenggara equity crowdfunding terus mengalami peningkatan.  Hingga akhir Semester 2021 ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, jumlah penyelenggara equity crowdfunding yang telah tercatat dan berizin OJK mencapai 7 penyelenggara dengan total dana dikumpulkan sebanyak 362 miliar dari 34.675 investor untuk 176 penerbit saham (UKM).
Salah satunya adalah PT Numex Teknologi Indonesia atau LandX.id. Dengan rencana strategis yang dimilikinya, hingga penghujung tahun 2021, LandX berhasil mengumpulkan dan menyalurkan dana hingga 158,02 miliar rupiah ke seluruh UKM yang terdaftar dalam sistem crowdfunding LandX tersebut.
Founder dan Chief Executive Officer LandX.id, Andika Sutoro Putra menyampaikan bahwa komitmen perusahaannya dalam menjaga produktivitas kinerja merupakan salah satu cara untuk bisa tetap bertahan menjadi yang terdepan.
“Pertumbuhan profit positif serta nilai investasi yang bernilai tinggi merupakan hal dasar yang dimiliki pihaknya untuk dapat bersaing di sektor permodalan ini,” ujar Andika.
Andika menjelaskan, sejak berizin OJK pada akhir tahun lalu, jumlah investor yang terdaftar telah mencapai lebih dari 73.042 investor. “Para investor nantinya akan menerima dividen per tahun, dengan estimasi rencana yang akan dilakukan pada bulan Februari mendatang,” kata Andika.
Sebagai informasi, perusahaan yang sudah listing di LandX saat ini sudah mencapai 27 perusahaan. Dan, tidak sedikit juga perusahaan yang berhasil menerima pendanaan patungan mencapai Rp10 miliar.
LandX terus menekankan agar masyarakat hanya memilih fintech Equity Crowdfunding (ECF) dan project financing yang sudah berizin dan diawasi OJK, serta terus meningkatkan product knowledge, potensi keuntungan, dan risiko terhadap pilihan investasinya.
Selama pandemi, LandX mengajak masyarakat untuk memperbesar awareness dalam melakukan seleksi mengenai ECF. Misalnya, hanya memilih sistem tertentu yang menjalankan bisnis berkepanjangan atau sesuai profil risiko yang bisa ditoleransi.
Tahun 2022, LandX akan melanjutkan ekspansi ke berbagai sektor. Beberapa bisnis yang sudah listing di antaranya, properti, pabrik pupuk batu bara, cloud kitchen, restoran, klinik kecantikan, laundry, agen properti, hingga perusahaan facility service management.
Selain itu, tahun ini LandX menargetkan untuk upgrade perizinan Securities Crowdfunding ke OJK. “Kedepannya tidak menutup kemungkinan LandX akan merambah ke berbagai sektor lainnya, momentum ini juga yang mendorong kami untuk berupaya meningkatkan pamor di industri penanaman modal,” ujar Andika.
Sementara untuk berinvestasi di LandX.id, menurut Andika sangatlah mudah. Calon investor hanya cukup mengunduh aplikasi LandX.id di Google Play dan App Store, mendaftar dan melakukan transaksi investasi.
“Sekarang seluruh sistem sudah berbasis digital, semua informasi pendanaan akan diberikan secara transparan. Sehingga, investor tidak perlu khawatir akan perputaran uangnya,” tutup Andika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.