Laporan Megatren Digital Ungkap Masa Depan eCommerce 

0
1026
e-commerce

Laporan “E-commerce Megatrends to Watch” meneliti motivasi dibalik perubahan perilaku dan sikap konsumen saat ini serta mengungkapkan tren yang harus dipertimbangkan oleh entitas bisnis saat memetakan strategi eCommerce jangka panjang

Marketing.co.id – Berita Digital | FedEx Express merilis laporan (white paper), “E-commerce Megatrends to Watch”, yang mengkaji megatren di beberapa eCommerce global terbesar. Laporan ini menyoroti tujuh megatren yang relevan secara digital yang terjadi di China – pasar eCommerce terbesar di dunia – dan bagaimana hal ini akan berdampak besar pada perkembangan tren eCommerce di seluruh kawasan Asia Pasifik dan sekitarnya.

COVID-19 telah menjadi katalis untuk pertumbuhan eCommerce di seluruh dunia. Berbagai jenis bisnis ingin memanfaatkannya, dan para pelopor di bidang ini menciptakan batasan baru untuk eCommerce. Laporan ini meneliti motivasi dibalik perubahan perilaku dan sikap konsumen saat ini serta mengungkapkan tren yang harus dipertimbangkan oleh entitas bisnis saat memetakan strategi eCommerce jangka panjang.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika (AMEA) akan menjadi yang terdepan dalam pertumbuhan eCommerce pada tahun-tahun yang akan datang. Walaupun pendapatan dan daya beli masyarakat sudah meningkat, penetrasi internet yang terus tumbuh, dan berkembangnya pasar eCommerce lintas batas, namun ada sejumlah pertumbuhan besar yang belum terealisasikan di kawasan ini,” kata Kawal Preet, presiden Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika (AMEA) di FedEx Express.

“Logistik adalah tulang punggung ekosistem eCommerce. Aktivitas semudah ‘klik untuk membeli’ harus diimbangi dengan kecepatan dan kenyamanan pengiriman. Kami terus membangun jaringan yang kuat dengan menawarkan solusi rantai pasokan yang cerdas serta layanan pengiriman yang sangat personal untuk membantu bisnis membuka peluang baru seiring kemajuan eCommerce,” lanjut Preet.

Menurutnya, sama seperti konsumen yang ingin menjalani kehidupan terbaik mereka melalui layanan digital yang terhubung, mendalam, dapat dibagikan, dan menarik, bisnis berusaha setidaknya selangkah lebih maju untuk memenuhi ekspektasi tersebut. Saat ini, logistik berada di persimpangan dunia fisik dan digital. Ini berarti FedEx memiliki peran penting dalam membentuk masa depan eCommerce, menciptakan lebih banyak opsi lintas batas bagi konsumen dan bisnis UKM.

eCommerce diperkirakan akan tumbuh rata-rata 47% dalam lima tahun ke depan secara global. Pasar Asia memimpin dengan 51%, diikuti Eropa (42%) dan Amerika Utara (35%). Di Timur Tengah dan Afrika, nilai pasar eCommerce gabungan diperkirakan akan mencapai $73 miliar pada tahun 2025.

Namun, pertumbuhan eCommerce, khususnya  di Tiongkok, telah melampaui wilayah Asia lainnya, dengan penjualan eCommerce pada tahun 2020 yang mencapai $1,3 triliun dengan proyeksi peningkatan menjadi hampir $2 triliun pada tahun 2025.

Prospek yang menjanjikan ini juga menciptakan peluang besar bagi perusahaan logistik untuk tumbuh. Pasar Logistik eCommerce global diproyeksikan mencatat kenaikan tertinggi sekitar 6,6% dari tahun-ke-tahun selama 2021-2028, mencapai $118.847 juta pada tahun 2028.

Menurut Salil Chari, wakil presiden senior Pemasaran & Pengalaman Pelanggan, Asia Pasifik, Timur Tengah & Afrika (AMEA) di FedEx Express, saat ini kita hidup di masa yang sangat menarik di mana teknologi terbaru membentuk perilaku manusia, mengantarkan gelombang revolusi eCommerce berikutnya.

Melalui konektivitas yang telah ditingkatkan, layanan yang sesuai permintaan, dan sharing economy, era baru eCommerce telah hadir – membuka peluang baru bahkan bagi bisnis terkecil untuk bersaing di panggung global. Namun untuk menang, bisnis harus terus memikirkan dan menemukan kembali bagaimana dan di mana mereka terlibat dengan konsumen. Laporan ini penting karena menandakan di mana peluang-peluang ini berada.

“Masa depan eCommerce ada di sini. Bagi para pemain logistik, megatren ini memberikan peta jalan yang jelas tentang arah industri – dan memiliki konsep digital-first berbasis inovasi pada ekosistem eCommerce- yang mampu mengurangi tantangan pengiriman dan mengoptimalkan efisiensi operasional, adalah suatu keharusan,” ungkapnya.

FedEx telah membuat beberapa langkah, seperti membentuk kolaborasi strategis dengan pemain eCommerce dan perusahaan teknologi terkemuka untuk memodernisasi rantai pasokannya. Tetapi dengan teknologi baru seperti big data robotika, dan AI, FedEx akan menawarkan lebih banyak terobosan di masa yang akan datang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.