Lazada, Gaet Startup untuk Kerja sama

7
3955
lazada logo

lazada logoSiapa yang tak kenal dengan Lazada, salah satu pelopor situs belanja online di Indonesia. Nah, kabarnya, Lazada merangkul para pelaku bisnis untuk mencoba asyiknya jualan online.

Ditemui di kantor Lazada, di jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Aditya Jamaludin, Head of Online Marketing Lazada Indonesia mengungkapkan, bahkan kini Lazada.co.id memiliki fitur yang memungkinkan setiap pelaku bisnis untuk dapat bekerja sama.

“Jadi pelaku bisnis bisa meletakkan bisnisnya di tempat kita, mereka nggak perlu lagi repot untuk membuat website,” papar Adit.

Merambah dunia online memungkinkan para pelaku pebisnis dapat melakukan ekspansi dengan lebih luas, mengingat sisi demografis Indonesia yang terdiri dari beraneka ragam pulau dan gunung.

“Keuntungan lain bekerja sama dengan kami adalah, pebinis UKM lebih diuntungkan karena kami memiliki nama besar. Selain itu, sistem distribusi kami juga sudah sangat meluas,” ucap Adit.

Kendati demikian, menurut Adit, bukan usaha sembarangan yang bisa bekerja sama dengan mereka. Ada beberapa persyaratan khusus untuk menjaga nama besar serta kepercayaan konsumen terhadap Lazada.

“Syaratnya sih nggak terlalu ribet, asalkan punya NPWP, menjual barang “ori” (bukan bajakan atau black market), menjaga quality control, dan memberikan fee yang kompetitif,” paparnya.

Lazada Indonesia
(kiri-kanan): Aditya Jamaludin (Head of Online Marketing Lazada Indonesia) Rizki Suluh Adi (VP Marketing & Business Development Lazada Indonesia).

Sementara untuk masalah biaya, Adit menjelaskan, Lazada memberikan biaya up to 8% terhadap barang yang terjual. Langkah ini merupakan strategi Lazada guna menjadi one step online mal di Indonesia.

“(Target 3-5 tahun kami) tetap ngegedein pasar dan edukasi pasar. Kita yakinkan mereka bahwa belanja di e-commerce, khususnya Lazada aman. Caranya, kita berikan pelayanan terbaik serta pilihan produk yang lebih banyak. Makanya kami juga ngerangkul UKM untuk bisa berjualan lewat Lazada,” kata Rizki Suluh Adi, VP Marketing & Business Development Lazada Indonesia.

“Makanya kami buatkan platform market place pada tahun lalu. Mereka bisa jualan di sana, yakni dengan mengunjungi Lazada.co.id dan meng-klik kolom ‘Jadilah Merchant Kami’. Karena e-commerce semakin digandrungi, jadi kami meng-online-kan bisnis-bisnis yang belum online,” terang Adit menambahkan.

Tak dapat dipungkiri, bahwa membuka binis online membutuhkan skill digital presence yang sangat baik. Jika Anda masih minim akan hal tersebut, bergabung dengan toko online yang sudah punya nama besar menjadi salah satu cara agar bisnis Anda mudah ditemukan.

7 COMMENTS

  1. Yuo, coba aja ikut jualan di sana. Gratis kok, cuma kena komisi kalau barang sudah ada yang dibeli. 😀

  2. daftarnya ribet….. banyak ini itunya, belum lagi kena biayanya…. hhuuuffff. g nyanga toko online yg terpandang seperti Lazada.co.id menjadi terpayah bagi para seller, malah ke seringan tuh barang yg di pesan tidak sesuai dengan yg tertera……

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.