LSPR & IRES Berkolaborasi Laksanakan Program “Proyek Kemanusiaan – LSPR Peduli”

0
364
LSPR

Marketing.co.idBerita Lifestyle I Berdasarkan data statistik oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) sampai bulan September 2021, sudah terjadi 1.969 kejadian bencana yang menimbulkan 6.208.250 korban jiwa (menderita dan mengungsi), 583 korban jiwa (meninggal dan hilang). Dalam upaya penanggulangan bencana, krisis dan isu-isu kemanusiaan, LSPR Communication & Business Institute, berkolaborasi dengan Indonesia Resilience (IRES) melaksanakan program kegiatan “Proyek Kemanusiaan – LSPR Peduli”.

LSPR

Dr. Sri Ulya Suskarwati, S.E., M.Si, Ketua Taskforce PK-KM LSPR Institute mengatakan, “LSPR Institute telah memenangkan salah satu kegiatan Kampus Merdeka yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti yaitu PK-KM ini. Pada bulan Juli lalu, LSPR resmi melaksanakan 5 sub program PK-KM ini, salah satunya adalah Proyek Kemanusiaan – LSPR Peduli.”

Dia menjelaskan, bahwa proyek Kemanusiaan – LSPR PEDULI merupakan sub program dalam kegiatan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) dari Ditjen Dikti yang dimenangkan oleh LSPR Institute. Telah dilaksanakan serangkaian kegiatan sebelumnya seperti webinar sejak Agustus 2021.

Puncak kegiatan dalam sub program ini adalah kegiatan-kegiatan sosial yang akan dilaksanakan secara langsung di Desa Taman Jaya, Pandeglang, Banten pada tanggal 15-19 November 2021. Sembilan dosen dan staf serta delapan mahasiswa/i LSPR Institute akan ikut berperan serta menjadi relawan dalam Proyek Kemanusiaan LSPR Peduli.

Mengusung tema Transformasi Digital, LSPR Institute dalam kegiatan ini dengan mengacu pada 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) yaitu Peningkatan Kualitas Mahasiswa, Dosen, dan Pembelajaran. Dalam kegiatan PK-KM Proyek Kemanusiaan dapat menunjukkan bahwa mahasiswa/i, dosen, dan staf menjadi sosok pahlawan di bidang pendidikan.

Taufan Teguh Akbari,P.hD, Wakil Rektor III LSPR Communication & Business Institute menyebutkan bahwa Program Studi Ilmu Komunikasi LSPR Institute yang mendapatkan Akreditasi prodi A, merupakan sebuah program studi yang memiliki kerjasama menyeluruh dalam konsep pentahelix (kerjasama dengan industri, pemerintah, masyarakat, media massa, maupun dengan perguruan tinggi lainnya).

“Rekognisi dari berbagai mitra di luar negeri juga menunjukan rekam jejak yang tidak perlu diragukan lagi. Dalam situasi inilah, LSPR Institute mengharapkan tetap mendapatkan dukungan dari Kemendikbud untuk pencapaian Kampus Merdeka secara efektif dan berkelanjutan, salah satunya melalui pelaksanaan PK-KM ini”, tambahnya.

Dalam pemaparan materi tentang PK-KM Proyek Kemanusiaan LSPR Peduli, Penanggung Jawab dan Ketua Pelaksana PK-KM Proyek Kemanusiaan LSPR PEDULI, Patricia Vicky Sihombing, M.Si, menyampaikan, bahwa Program Utama dalam kegiatan ini adalah menyalurkan donasi serta melakukan berbagai kegiatan dalam bentuk interpersonal komunikasi dengan pihak mitra, khususnya dalam hal ini adalah masyarakat yang terdampak. Ia menguraikan bahwa terdapat kegiatan seperti pemberian materi secara langsung sesuai dengan ekspertis masing-masing bidang.

“Kami juga melaksanakan Program Pendukung yaitu menjadi pemateri pada workshop/webinar serta memberikan tugas khusus pada mata kuliah yang diampu, yang berkaitan dengan topik webinar PKKM Proyek Kemanusiaan. Sementara manfaatnya bagi mahasiswa/i yang terlibat dalam proyek kemanusiaan ini adalah selain belajar secara langsung membangun alur komunikasi bencana dan pemahaman akan mitigasi bencana sebagai bentuk bela negara, rekan-rekan mahasiswa juga belajar mengasah empati dan rasa solidaritas.”

Direktur Eksekutif Indonesia Resilience, Hari Akbar Apriawan, menyampaikan, “Upaya-upaya dalam penanggulangan bencana harus dilakukan secara kolaboratif agar Indonesia tangguh bukan hanya sekedar wacana. Dalam hal ini kolaborasi antara LSPR Institute dan Indonesia Resilience merupakan langkah yang konkret dalam membangun masyarakat yang tangguh di kemudian hari.”

Beberapa Dosen yang terlibat dalam acara puncak Proyek Kemanusiaan – LSPR Peduli adalah Patricia Vicky Sihombing, M.Si., Past Novel, MA., Grace Wattimena, M.Si., Cyntia Keliat, MM., Yoseph Wahyu Kurniawan, M.I.Kom. Kelima Dosen tersebut akan turun langsung berkegiatan dengan 4 staf, 8 relawan mahasiswa dan NGO rekanan, Indonesia Resilience.

Selain itu, LSPR Institute juga mengadakan penggalangan dana secara kolektif untuk membantu daerah-daerah atau korban yang membutuhkan bantuan. Kegiatan ini rutin dilakukan untuk membekali para mahasiswa untuk memiliki rasa kepekaan sosial, serta menggali dan mendalami permasalahan yang ada. Mahasiswa diikutsertakan agar dapat memberikan solusi sesuai dengan minat dan keahliannya masing-masing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.