Melakukan Loncatan Karir di Industri Berbeda, Kenapa Tidak?

0
1194
karir marketing

Melakukan Loncatan Karir di Industri Berbeda, Kenapa Tidak?Langkah berani diambil oleh Angela Ahrendts. Mantan CEO Burberry ini meninggalkan karirnya di industri fashion yang sudah ia ‘jahit’ selama 3 dekade. Ahrendts lantas bergabung dengan perusahaan teknologi Apple dan memegang jabatan sebagai Senior Vice President Apple Retail.

Apa yang dilakukan Ahrendts adalah sebuah loncatan karir di industri berbeda, dari industri fashion ke teknologi. Namun pengalaman retailnya untuk Burberry melalui teknologi dan pengetahuannya soal consumer brand, menjadi aset bagi perusahaan Apple.

Berkaca pada pengalaman Ahrendts, sebuah lompatan karir di industri berbeda sejatinya adalah langkah yang bisa dilakukan kaum profesional agar tetap kompetitif di tengah persaingan kerja yang kian ketat dan angka pengangguran yang meningkat.

Di Indonesia, menurut data dari Badan Pusat Statistik,tingkat pengangguran naik dari 5,94% ke angka 6,18% di bulan Agustus 2015 dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan kondisi tersebut, mengambil kesempatan karir di industri berbeda akan membuka jalur karir yang lebih luas.

Namun sebelum melakukan loncatan karir,  ada beberapa pertanyaan yang bisa diajukan ke diri sendiri, yakni apakah saya mempunyai keahlian yang bisa menjadi nilai tambah dan bisa diterapakan di industri berbeda? Sudahkah saya melihat kesempatan lain di luar industri tempat saya bekerja sekarang? Apakah Anda memiliki eksistensi yang kredibel di media sosial seperti LinkedIn?

Berdasarkan data dari LinkedIn, banyak dari kalangan profesional di seluruh dunia yang telah melakukannya.

10 industri teratas yang memberikan kesempatan terbuka untuk menerima profesional dari sektor industri yang berbedaSumber: LinkedIn

Data dari LinkedIn menguak 10 industri teratas yang memberikan kesempatan terbuka untuk menerima profesional dari sektor industri yang berbeda. Dari data ini juga bisa ditarik beberapa insight menarik:

  • Industri internet tak hanya diisi oleh orang-orang dengan latar belakang teknis. Industri ini ternyata juga membuka diri terhadap mereka yang memiliki keahlian berbeda. Sekarang, makin banyak bisnis yang mengadposi teknologi baru agar bisa bertahan di kompetisi. Kendati bagian penting dari perusahaan internet merekrut teknisi unggulan, data dari kami menunjukkan banyaknya brand specialist yang datang dari retail  dan profesional di bidang development/strategy datang dari Management Consulting.
  • Media online banyak menyerap talenta dari industri-industri tradisional seperti penerbitan, surat kabar dan media penyiaran. Jurnalis, editor, dan creative director dipekerjakan di perusahaan ini karena keahlian yang mereka miliki masih relevan di media online, seperti kemampuan mereka untuk menghasilkan konten yang berkualitas, dimana hal itu bisa menjadi aset.

Beralih ke bidang industri yang berbeda memang terlihat seolah-olah lompatan yang berat. Namun jika Anda memiliki keahlian dan sikap yang tepat, tak ada alasan Anda tidak bisa melakukannya.

Artikel ini ditulis dan dikirim oleh Feon Ang, Senior Director of Talent Solutions, Asia-Pacific and Japan, LinkedIn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.