Menavigasi Ruang Kerja di Era New Normal

Marketing.co.id – Saat bisnis perlahan memasuki masa new normal, transformasi lingkungan kantor secara fisik akan sangat berperan dalam masa transisi para pekerja. Ketika rutinitas kerja yang selama ini telah dilakukan berubah, perusahaan-perusahaan perlu mengambil langkah-langkah strategis dalam menjalankan setiap fase yang berbeda: memastikan lingkungan kerja yang mengutamakan kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan karyawan, serta peralihan untuk kembali ke tempat kerja dengan aman dan menata kembali portofolio.

WeWork
WeWork bergerak maju dengan perspektif future of workplace untuk lingkungan kerja yang produktif, aman, dan kolaboratif.

Saat ini, yang menjadi pertanyaan setiap sektor adalah apakah akan ada perubahan cara berpikir secara permanen dari bisnis, pekerja dan konsumen ]terhadap tempat kerja. Kantor akan terus menjadi sebuah bagian penting bagi banyak perusahaan dan pekerja, serta manfaat lingkungan tempat kerja — seperti pelatihan, mentorship dan kolaborasi — masih sangat diperlukan. Dengan penekanan yang lebih besar pada fleksibilitas dan skalabilitas seiring bangkitnya ekonomi, tidak dapat dihindari bahwa ruang kantor perlu beradaptasi.

“Dalam situasi yang jelas menantang, tujuan kami adalah untuk memudahkan transisi kembali ke tempat kerja dengan secara proaktif menyesuaikan produk WeWork agar dapat memenuhi harapan anggota terkait social distancing dan kebersihan, sambil tetap mempertahankan kekuatan kami pada komunitas dan koneksi. Hal ini akan memungkinkan kami untuk fokus pada kemampuan kami menciptakan lingkungan yang memfasilitasi koneksi secara global dengan cara yang bijaksana dan mudah untuk digunakan,” jelas Ray Tan, Head of Growth, Southeast Asia.

WeWork, platform layanan co-working space di dunia, tetap berkomitmen untuk menetapkan standar tinggi dalam menjaga keamanan tempat kerja yang mendorong koneksi, kolaborasi dan produktivitas. Sebagai penyedia ruang terbesar dengan portofolio di 828 lokasi secara global, WeWork siap menjadi pemimpin industri dengan pendekatan menyeluruh yang menyeimbangkan ruang pribadi dengan komunitas dan koneksi melalui pendekatan tiga aspek: professional distancing, peningkatan sanitasi dan tanda penunjuk perilaku(behavioural signages).

Memberdayakan Ruang dengan Professional Distancing 

Bekerja dari rumah telah memberikan alternatif bagi perusahaan-perusahaan, namun juga menyoroti hal-hal lain seperti kurangnya ruang kerja yang kondusif, gangguan di rumah hingga menurunnya semangat kerja. Selain dari tren kerja jarak jauh (remote working), bagaimana perusahaan dapat mendukung karyawannya dengan pemberdayaan ruang dan professional distancing menjadi hal penting.

Ruang kerja fleksibel seperti WeWork diposisikan secara unik untuk membantu mereka yang kembali bekerja (di kantor) dengan aman dan cepat. Perusahaan juga perlu menyadari bahwa tempat kerja yang kompleks dan model portofolio yang tangguh perlu dirancang, diimplementasikan dan dioperasionalkan dengan protokol operasi yang ditetapkan jelas bagi semua orang termasuk  fasilitas untuk memastikan kelangsungan, keselamatan dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Begitu banyak perubahan terjadi dalam periode waktu yang singkat dan kami menyadari adanya kebutuhan yang terus ada untuk beradaptasi dengan realitas baru yang dihadapi dunia. Kami sedang mengupayakan untuk mengurangi kepadatan area kantor yang ramai dan menerapkan perubahan-perubahan pada area bersama termasuk area lounge, ruang rapat dan area umum lainnya dengan pedoman tata ruang yang sudah direvisi dan membangun zona penyangga untuk mendukung upaya-upaya dan kepatuhan para anggota kami lebih lagi dalam professional distancing,” ujar Ray.

Memastikan standar keamanan, kesehatan dan kesejahteraan sebagai prioritas

Sembari menyesuaikan kembali dengan realitas baru di periode ini, penekanan terletak pada menyeimbangkan fleksibilitas, kesehatan dan kesejahteraan untuk kembali ke tempat kerja. Memimpin inovasi dan kolaborasi di tempat kerja selama lebih dari satu dekade, WeWork memiliki keahlian dalam konfigurasi ruang dengan lebih dari 10 tahun pengalaman.

“Prioritas kami adalah menyediakan lingkungan yang aman untuk memastikan keyakinan anggota pada ruang-ruang yang kami sediakan. Panduan visual untuk komunitas memungkinkan mereka mengidentifikasi tempat duduk yang sesuai dan jumlah kapasitas di setiap area tersebut. Standar kebersihan dan protokol kapasitas yang baru akan didorong dengan papan tanda yang ditempatkan secara strategis dan menjadi pengingat bagi para anggota dan tamu serta langkah-langkah pembersihan juga telah ditingkatkan guna memastikan kesehatan dan kesejahteraan anggota kami,” tambah Ray.

Menjaga keberlangsungan komunitas dan kolaborasi

Memanfaatkan wawasan dari jaringan global WeWork dan diskusi bersama para pemimpin perusahaan-perusahaan besar secara global, jelas bahwa fokus masa depan ada pada fleksibilitas, kepercayaan dan kesejahteraan. Dengan menggunakan wawasan ini dalam mengambil keputusan, hal ini akan membantu komunitas secara luas dalam beradaptasi terhadap lingkungan yang terus berubah.

“Ketika professional distancing menjadi bagian dari new normal kita, kolaborasi dan koneksi menjadi lebih penting dari sebelumnya — dan memiliki tempat yang aman untuk melakukannya juga sangat dibutuhkan. Mendengarkan dan berdiskusi dengan anggota kami adalah bagaimana kami dapat memahami lebih akan kebutuhan ruang kerja mereka yang terus berubah agar dapat terus bersaing dengan berbagai skala operasi bisnis dan meningkatkan standar industri,” jelas Ray.

Sebagai tambahan, dalam dua tahun terakhir segmen perusahaan skala besar menjadikan WeWork di Indonesia memiliki daya tarik tinggi mulai dari perusahaan konglomerasi lokal hingga asing, dimana segmen ini mewakili 45% dari total keanggotaan kami secara global. Mengingat perubahan pada kebutuhan bisnis, perusahaan-perusahaan besar kini mengkaji kembali kebutuhan real estate jangka panjang mereka dan WeWork menjadi mitra bisnis yang relevan dengan menawarkan mereka kecepatan untuk bertumbuh, fleksibilitas dalam operasi dan dukungan yang mereka butuhkan.

Marketing.co.id | Portal Berita Marketing dan Berita Bisnis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.