Modalku Masuk Daftar 250 Perusahaan Fintech Kelas Dunia

Modalku Masuk Daftar 250 Perusahaan Fintech Kelas Dunia

Modalku (Funding Societies) menjadi satu-satunya perusahaan peer-to-peer lending dari Asia Tenggara yang masuk dalam daftar Fintech 250.

Modalku Masuk Daftar 250 Perusahaan Fintech Kelas DuniaCB Insights mengumumkan bahwa Modalku merupakan salah satu perusahaan yang masuk dalam Fintech 250, daftar perusahaan-perusahaan terbaik di dunia yang melakukan terobosan inovasi di bidang teknologi finansial.

Perusahaan yang beroperasi di Indonesia, Singapura, dan Malaysia ini menjadi satu-satunya perusahaan peer-to-peer lending kawasan Asia Tenggara yang masuk daftar tersebut.

Anand Sanwal, CEO CB Insights mengatakan, dunia layanan keuangan akan mengalami lebih banyak perubahan dalam 10 tahun ke depan dibandingkan 100 tahun terakhir. Transformasi ini dipicu oleh sekelompok perusahaan startup non-konvensional yang cerdas. 

Fintech 250 berisi perusahaan-perusahaan startup FinTech terbaik di dunia. Mereka mengadopsi teknologi terkini dan model bisnis baru ke industri keuangan. Inovasi mereka akan membawa perubahan permanen terhadap cara masyarakat menangani keuangan dan menjalankan bisnis.

Reynold Wijaya, CEO dan Co-Founder Modalku dalam keterangan resminya kepada Marketingcoid mengaku sangat bangga Modalku bisa masuk dalam Fintech 250. “Kami sangat bangga telah terpilih masuk dalam Fintech 250 yang merupakan daftar kelas dunia,” ujar Reynold Wijaya.

Selain Indonesia, jelas Reynold Wijaya, Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia dengan nama Funding Societies. Setiap negara memiliki karakteristik pasar dan kebutuhan yang berbeda dan Modalku  menyesuaikan platform berdasarkan kebutuhan tiap negara.

Lebih lanjut Reynold menjelaskan, di Indonesia, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa total kebutuhan pembiayaan nasional sekitar Rp1.600 triliun per tahun. Namun, layanan keuangan yang ada saat ini hanya mampu memenuhi sekitar sepertiga dari kebutuhan tersebut.  Masih ada kebutuhan pembiayaan lebih dari Rp1.000 triliun setiap tahun.

“Kami yakin bahwa inovasi kami bisa meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang dapat mendukung inklusi keuangan dan turut memajukan ekonomi Indonesia,” kata Reynold.
 
Tim riset CB Insights memilih perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar Fintech 250 berdasarkan berbagai faktor, di antaranya data yang diberikan perusahaan dan Mosaic Score perusahaan-perusahaan tersebut. 

Mosaic Score merupakan sistem algoritme CB Insights yang mengukur kesehatan dan potensi pertumbuhan dari suatu perusahaan. Melalui pendekatan objektif berbasis bukti dan statistik ini, Mosaic Score dapat mempredikasi momentum perusahaan, kesehatan pasar, dan potensi kesuksesan finansial suatu perusahaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.