Musim Mas Bantu Petani Swadaya Masuk Pasar Global lewat Sertifikasi RSPO

0
1
musim mas, kelapa sawit, hibrida, petani kelapa sawit
(kiri-kanan) Rudman Simanjuntak (Manager of Independent Smallholder Musim Mas), Olivier Tichit (Director of Sustainability, Musim Mas), Guntur Cahyo Prabowo (Acting Head of Smallholders RSPO Indonesia), dan Syahrianto (Asosiasi Pekebun Kelapa Sawit Swadaya Labuhanbatu, Sumatra Utara). Foto: marketing.co.id/lialily.

Marketing.co.id – Berita Marketing | Musim Mas, salah satu pengekspor minyak sawit terbesar di Indonesia, mengumumkan gabungan petani swadaya peserta program pelatihan petaninya telah berhasil menjual minyak sawit berkelanjutan dengan sertifikasi RSPO kepada pembeli internasional melalui platform perdagangan RSPO.

Sebanyak 2.295 petani swadaya anggota asosiasi petani di Provinsi Sumatera Utara (Rantauprapat) dan Provinsi Riau (Pelalawan, Rokan Hilir dan Rokan Hulu) berhasil meraup hampir Rp 11 miliar dari transaksi perdagangan tersebut. Bila digabung dengan penjualan tahun 2020 dan 2021 maka keempat asosiasi ini telah membukukan sebanyak Rp 18,7 miliar.

Perwakilan gabungan asosiasi petani di Provinsi Sumatera Utara (Rantauprapat) dan Provinsi Riau (Pelalawan, Rokan Hilir dan Rokan Hulu) menerima kredit RSPO dari Musim Mas Group sebesar hampir Rp 11 Miliar di Jakarta (21/09). Foto: marketing.co.id/lialiliy.

Olivier Tichit, Director of Sustainability Musim Mas mengatakan, “Musim Mas merupakan grup kelapa sawit pertama yang 100% disertifikasi oleh RSPO untuk seluruh aset perkebunannya seluas 25.918 hektar pada tahun 2012. Kami ingin petani kelapa sawit berkembang pesat menjadi seorang pengusaha. Sudah lama Musim Mas bekerja sama dengan ribuan petani swadaya untuk memberikan pelatihan agar mereka dapat meningkatkan hasil panen mereka dengan lebih baik dan berkelanjutan”.

Petani swadaya mengelola 41% dari total perkebunan kelapa sawit di Indonesia sehingga mereka memainkan peran penting dalam produksi untuk pasar domestik dan internasional. Keempat asosiasi yang berhasil meraup transaksi hampir Rp 11 miliar tersebut merupakan bagian dari program Training for Smallhoders dan sertifikasi RSPO yang telah dimulai lima tahun lalu sebagai bagian dari Indonesia Palm Oil Development for Smallholders (IPODS).

musim mas, kelapa sawit, hibrida, petani kelapa sawit
(kiri-kanan) Rudman Simanjuntak (Manager of Independent Smallholder Musim Mas), Olivier Tichit (Director of Sustainability, Musim Mas), Guntur Cahyo Prabowo (Acting Head of Smallholders RSPO Indonesia), dan Syahrianto (Asosiasi Pekebun Kelapa Sawit Swadaya Labuhanbatu, Sumatra Utara). Foto: marketing.co.id/lialily.

“Mendapatkan sertifikasi RSPO merupakan pencapaian penting bagi petani swadaya karena akan membuka lebih banyak pintu bagi mereka untuk menjual minyak sawit kepada pembeli global yang membutuhkan kelapa sawit berkelanjutan,” tambah Rudman Simanjuntak, Manager of Independent Smallholder Musim Mas usai acara “Program Training for Smallholders Musim Mas” di Jakarta (21/09).

Musim Mas melibatkan petani swadaya secara langsung dan memberikan pelatihan agronomis, akses terhadap bantuan finansial dan pasar global,serta pelajaran tentang persyaratan hukum. Pelatihan ini menggunakan kurikulum komprehensif yang mencerminkan Prinsip & Kriteria dengan standar praktik dari RSPO. Petani yang bersertifikat RSPO memiliki akses ke rantai pasokan minyak sawit berkelanjutan dan pasar premium secara global.

Guntur Cahyo Prabowo, Acting Head of Smallholders RSPO Indonesia menjelaskan bahwa mencoba mengubah industri adalah sebuah proses penting bagi petani swadaya untuk mendapatkan sertifikat berkelanjutan. Dengan memperoleh sertifikasi RSPO ini maka petani swadaya telah memenuhi syarat untuk bergabung dengan platform perdagangan PalmTrace RSPO.

Menjual produk sawit di platform RSPO memungkinkan petani swadaya yang telah bersertifikat untuk mendapatkan hasil yang lebih menguntugkan dari perusahaan global sebagai pembeli. Transaksi terakhir dari empat asosiasi petani tadi melibatkan perusahaan seperti Unilever, Nestle, ACT Commodities, dan Waitrose Ltd.

Ikhsan Gunawan, Ketua Perkumpulan Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Rokan Hulu (PPSKS Rohul) di Riau, mengatakan, “Kami dulu menanam kelapa sawit dengan cara-cara lama, dan tidak pernah membayangkan bisa berbisnis dengan perusahaan internasional. Sertifikasi RSPO memungkinkan hal itu terjadi.”

Marketing.co.id: Portal berita Marketing dan Bisnis.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.