OPPO Raih Peringkat ke-4 dalam Global Smartphone Ranking

0
597
Oppo

Marketing.co.id – Berita Marketing I Menurut lembaga riset Canalys, OPPO berhasil mempertahankan posisinya sebagai brand smartphone keempat terbaik secara global pada tahun 2021 dan memiliki pangsa pasar sebesar 11%.
Oppo
Tahun lalu, OPPO berhasil meluncurkan smartphone flagship terbaru yaitu seri OPPO Find X3 dan beberapa produk seri Reno terbaru. Selain itu, OPPO menghadirkan NPU (Neural Processing Unit) MariSilicon X yang menjadi teknologi pencitraan pertama yang dikembangkan oleh OPPO dan meluncurkan smartphone lipat pertamanya yaitu OPPO Find N.
Berkat investasi berkelanjutan dalam pengembangan teknologi serta komitmen perusahaan untuk menciptakan produk, OPPO berhasil membukukan pertumbuhan penjualan smartphone secara global sebesar 22%, dengan penjualan yang luar biasa di pasar Eropa Barat dan Meksiko.
Di pasar Erpoa, OPPO berhasil menjadi brand smartphone terbesar keempat, setelah mencatatkan pertumbuhan penjualan tahunan sebesar 78% pada tahun 2021. Setelah masuk ke pasar Eropa pada tahun 2018, OPPO melanjutkan investasi dalam riset dan pengembangan dan menjadi inisitator dalam meluncurkan 5G SA Network pertama secara komersil di Eropa melalui kemitraan bersama Vodafone, Qualcomm, dan Ericsson.
Di kawasan Eropa, OPPO mampu membukukan kinerja yang menakjubkan dan mencatatkan pertumbuhan penjualan hingga 94% di Eropa Barat. Pencapaian ini menjadikan OPPO sebagai penyedia perangkat high-end keempat terbaik dalam hal penjualan.
Dimana, OPPO mencatatkan pertumbuhan di Irlandia (+444 YoY), Portugal (+354% YoY), Swiss (+203% YoY), Jerman (+154%) YoY, Italia (+111% YoY), Spanyol (+73% YoY) dan Prancis (+71% YoY). Selain itu, dalam kurun waktu kurang dari dua tahun setelah masuk ke pasar Rumania, OPPO berhasil telah menjadi produsen smartphone terbesar ketiga dengan pertumbuhan tahunan sebesar 227% pada tahun 2021.
Pasar Negara Berkembang
OPPO juga menjadi brand smartphone keempat terbaik secara keseluruhan di pasar Timur Tengah dan Afrika, dan berhasil mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 42%. Secara khusus, OPPO mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 304% di Algeria dan angka penjualan terbesar dibandingkan dengan brand smartphone lain di wilayah tersebut. OPPO juga mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 466% di Afrika Selatan dan membuatnya menjadi brand merek smartphone terbesar keempat di negara tersebut.
Setelah dua tahun sejak memasuki pasar Amerika Latin, OPPO melanjutkan ekspansi bisnisnya dengan cepat. Di Meksiko, OPPO merupakan salah satu dari lima brand smartphone terlaris, memiliki pangsa pasar sebesar 10%, dan mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 429% pada tahun 2021. Melalui kemitraan dengan operator lokal dan didorong oleh peluncuran seri Reno yang luar biasa, OPPO juga menjadi vendor smartphone premium terkemuka di Meksiko untuk range harga US$400-US$599 dan US$600-US$799.
OPPO telah mempertahankan posisi ke empat sebagai salah satu brand smartphone terbaik di Asia Pasifik, kecuali China, pada tahun 2021. Di Asia Pasifik, OPPO memiliki pangsa pasar sebesar 12%. OPPO merupakan smartphone terbaik kedua untuk wilayah Asia Tenggara. OPPO berhasil menjadi best-seller di Indonesia dan best-seller kedua di Myanmar dan Vietnam. OPPO juga berhasil menjadi salah satu dari tiga smartphone best-seller di Kamboja, Australia, Singapura, Selandia Baru, dan Filipina.
Sebagai pemain lama di pasar China, OPPO mempertahankan posisi sebagai  kedua best-seller kedua pada 2021 di negara tersebut dengan mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 14%. Tahun lalu, OPPO meluncurkan OPPO Find X3 yang merupakan smartphone flagship high-end dan Seri Reno 7 terbaru dengan teknologi pencitraan dan desain.
Dalam ajang pameran teknologi tahunan OPPO INNO DAY 2021, OPPO juga meluncurkan NPU (Neural Processing Unit) MariSilicon X yang menjadi teknologi pencitraan pertama yang dikembangkan oleh OPPO dan meluncurkan smartphone lipat pertamanya yaitu OPPO Find N.
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.