Pancious dan Ade Putri Paramadita Sajikan Menu Pasta Bercita Rasa Lokal

0
7
Pancious:
Pasta Lidah Sambal Kecombrang dan Pasta Udang Daun Jeruk

Marketing.co.id  –  Berita Lifestyle |Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 2023, Pancious menyajikan kreasi 2 pasta unik khas Nusantara yaitu: “Pasta Lidah Sambal Kecombrang” dan “Pasta Udang Daun Jeruk”. Kedua menu baru ini merupakan hasil kolaborasi antara Pancious dengan Ade Putri Paramadita, seorang culinary storyteller yang telah berkontribusi banyak dalam dunia kuliner Indonesia.

“Pasta Lidah Sambal Kecombrang” memadukan pasta dengan tingkat kematangan sempurna, yang menjadi salah satu ciri khas “Pancious” dengan potongan lidah, sambal yang diramu khusus oleh Ade Putri serta tumis bunga kecombrang. Perpaduan ini menghasilkan rasa sedikit pedas dan asam. Sedangkan “Pasta Udang Daun Jeruk” memadukan pasta dengan potongan udang serta olahan daun jeruk purut yang juga memberikan sensasi menyegarkan.

Ade yang mengaku spesialis masakan Indonesia itu menjelaskan, Pasta Lidah Sambal Kecombrang cocok bagi mereka yang ingin menyantap menu internasional, namun tetap ingin ada cita rasa khas Nusantara di menu tersebut.

Baca juga: Ayomakan Ajak Pengunjung WSBK Mandalika 2023 Rasakan Kuliner Nusantara dan Mancanegara

“Pasta Lidah Sambal Kecombrang juga ada rasa pedasnya sesuai selera orang Indonesia, tapi tidak terlalu pedas. Dari skala pedas 1-10, maka menu ini pedasnya di level 3, sehingga cocok bagi semua, termasuk segmen keluarga,” tutur Ada saat jumpa pers di gerai Pancious, Pacific Place Mall, Jakarta, Senin (13/03/23).

Sebagai culinary storyteller, Ade mengatakan, kemana pun dia pergi selalu memperkenalkan makanan khas Indonesia. Saat mengeksplor Pasta Lidah Sambal Kecombrang Pasta Udang Daun Jeruk, Ade menuturkan, yang pertama kali dibuat terlebih dahulu adalah bumbu, tidak langsung menjadi pasta.

“Aku coba present bumbu tersebut di atas pasta dan di atas nasi, pas dicobain ternyata cocok untuk pasta, ya sudah kebetulan menu nasi cuma ada di outlet Pancious di luar Jakarta, jadi semua outlet bisa sajikan menu ini,” jelas Ade ketika menceritakan latar belakang hadirnya kedua menu tersebut.

“Pasta Lidah Sambal Kecombrang” dijual dengan harga Rp 90,000 per porsi dan “Pasta Udang Daun Jeruk” dijual dengan harga Rp 85,000 per porsi (Belum termasuk pajak dan service charge). Sama seperti menu pasta lainnya di “Pancious”, tamu dapat memilih salah satu dari 3 (tiga) jenis pasta yang tersedia: Spaghetti, fettuccine atau penne ketika memesan “Pasta Lidah Sambal Kecombrang” atau “Pasta Udang Daun Jeruk”.

Pancious:
Pasta Lidah Sambal Kecombrang dan Pasta Udang Daun Jeruk

Pada kesempatan yang sama Fransisca, Direktur Pancious Group menuturkan, Pasta Lidah Sambal Kecombrang dan Pasta Udang Daun Jeruk hanya tersedia selama bulan Ramadan, mulai anggal 22 Maret – 21 April 2023.

Kedua menu tersebut bisa dipesan di semua gerai Pancious: Grand Indonesia, Summarecon Mal Serpong, Senayan City, Trans Studio Mall Cibubur, Bintaro Jaya Xchange Mall, Pondok Indah Mall, Central Park Mall, PIK Avenue, Mall Kelapa Gading 5, Summarecon Mall Bekasi, Pacific Place Mall, Ciputra World Surabaya, Pakuwon Mall Surabaya, Social Market Palembang, Trans Studio Mall Makassar, Nipah Mall Makassar, dan Samasta Lifestyle Village Bali.

Lebih jauh Fransisca mengatakan, dalam setahun Pancious minimal merilis 2 menu baru. Kedua menu tersebut merupakan menu baru di tahun 2023. Pancious sendiri adalah brand resto lokal yang menyajikan western food.

Baca juga: Ayam Paha Dada Berinovasi Sediakan Menu Makanan Praktis

“Selama bulan puasa sebenarnya pengunjung agak menurun, karena di siang hari biasanya lebih sepi. Cuma kalau kita bicara puasa termasuk lebaranya ada peningkatan sekitar 30 persen dibandingkan hari biasa,” tuturnya saat ditanya ekspektasi dari diluncurkan menu seasons Ramadan tersebut.

Fransisca optimistis menu Pasta Lidah Sambal Kecombrang Pasta Udang Daun Jeruk akan mendongkrak omzet karena ada market yang belum disentuh Pancious yakni pecinta makanan Nusantara. “Mungkin mereka akan coba menu kolaborasi ini dan menurut saya sangat menarik,” tuturnya.

Ade Putri Paramadita adalah sosok yang kerap memperkenalkan kuliner Indonesia beserta sejarah serta budaya yang menyertainya setiap kali ia bepergian ke luar Indonesia. Ia mengukuhkan dirinya sebagai seorang pencerita kuliner, sebuah istilah ciptaan Ade Putri sendiri yang terinspirasi dari kemampuannya di dalam menulis, mengabadikan, melakukan riset serta membagikan pengetahuannya tentang makanan di depan publik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here