Persaingan Antar Sosial Media

0
1928

Marketing.co.id- Sejak muncul sebagai alat bersosialisasi di internet. Media sosial telah menjadi “detak jantung” internet.

Berbeda dengan jaman dulu, kini orang terhubung ke internet dengan tujuan untuk mengunjungi jejaring sosial. Mereka ingin berhubungan dan chatting dengan teman-teman, atau berbagi peristiwa hidup, atau bahkan berdiskusi untuk bertukar pikiran.

Bahkan, jejaring sosial telah merevolusi hidup kita dengan memasukkan semua elemen dasar dari kehidupan sosial seseorang ke dalam satu tempat. Tren jejaring sosial benar-benar telah menarik masa di seluruh dunia dan tidak ada tren yang memiliki pengaruh luar biasa seperti media sosial.

Oleh karena itu, banyak perusahaan dan individu tertentu yang mencoba dan telah merasakan kesempatan ini untuk memenuhi pasar sosial yang luas dengan penonton yang tidak terhitung banyaknya.

Bagian terbaiknya adalah tidak ada segmentasi pasar tertentu atau demografi konsumen yang diperlukan untuk meluncurkan jaringan ini, karena kebanyakan dari mereka memenuhi kebutuhan semua segmen konsumen.

Kini, internet telah menjadi lebih dari sebuah hub media sosial, yang terdiri dari berbagai jejaring sosial. Ada persaingan ketat yang akan berubah menjadi perang media sosial. Mereka mencoba berbagai taktik untuk unggul dalam perang ini dan mengalahkan pesaing mereka.

Pertimbangkan dua raksasa jejaring sosial, Facebook dan Google+. Setiap hari kita disuguhkan informasi tentang beberapa perubahan drastis yang dilakukan oleh mereka. Apa hasilnya sekarang? Apakah mereka berhasil dengan upaya mereka?

Meskipun mereka telah berhasil menarik banyak pengguna dari seluruh dunia, tapi upaya mereka untuk meraih pangsa pasar telah menghancurkan pengalaman konsumen. Hal ini terlihat dari banyaknya pengguna Facebook yang tidak lebih tertarik dengan kegiatan Facebook dan menyebut mereka membosankan.

Bahkan, penambahan Timeline oleh Facebook pada awalnya tidak mendapat sambutan yang baik dari pengguna. Begitu juga dengan Google+, mereka tidak memiliki dukungan. Google+ sebenarnya masih masih berjuang untuk mencapai kedudukan tertinggi ketika jejaring sosial baru seperti Pinterest dan LinkedIn telah meraih posisi teratas setelah Facebook.

Perang sosial media ini sepertinya tidak akan berakhir dalam waktu dekat dengan munculnya jejaring sosial yang lebih bersosialisasi dengan pilihan-pilihan yang lebih baik dan ide-ide yang inovatif.

Dengan demikian konsumen juga lebih sadar dengan pilihan jejaring sosial yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka.

4bn.co.uk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.