Sinergi Seluruh Stakeholders Penting untuk Bangkitkan Sektor Perumahan

0
43
Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara
Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara

Marketing.co.id – Berita Property | Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara, memberikan dukungannya pada pengembangan sekuritisasi di Indonesia, khususnya untuk menekan gap kepemilikan dan kepenghunian rumah di Indonesia.

“Tentu salah satu hal yang harus kita dorong adalah sekuritisasi di pasar perumahan. Sekuritisasi adalah salah satu solusi yang dapat mengurangi risiko maturity mismatch yang dapat terjadi dalam pembiayaan jangka panjang, contohnya pada sektor perumahan. Selain itu, sekuritisasi juga menciptakan nilai dengan mengurangi biaya perantara dan meningkatkan peluang untuk berbagi risiko dan diversifikasi risiko,” kata Wamenkeu Suahasil.

Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara
Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara

Hal tersebut disampaikan Suahasil dalam sambutannya di hari ke 2 pelaksanaan “Securitization Summit 2022: Unlocking Securitization Role in Developing Sustainable Finance” yang digelar oleh Direktorat Jederal Kekayaan Negara dan PT Sarana Multigriya Fiansial (Persero) atau SMF, pada Kamis (7/7) secara virtual.

Suahasil menuturkan bahwa sekuritisasi juga dapat menciptakan sumber likuiditas baru bagi perbankan maupun lembaga keuangan melalui perubahan aset yang tidak likuid seperti rumah dalam bentuk pinjaman, menjadi lebih likuid dalam bentuk pinjaman menjadi surat berharga. Beliau menyatakan dukungannya untuk lebih intens dalam menciptakan pengembangan pasar sekuritisasi perumahan di Indonesia di tengah berbagai macam tantangan yang ada.

Beliau menegaskan bahwa untuk mendukung pasar sekuritisasi yang lebih baik, diharapkan para pelaku pasar dapat berkolaborasi dan aktif memberikan masukan kepada juga regulator. Selain itu investor juga penting dalam membangun pemahaman yang sama tentang sekuritisasi aset dan instrumennya.

“Masukan dari seluruh stakeholder menjadi sangat penting sehingga pemerintah dapat semakin menajamkan kebijakannya. Saya berharap forum ini nanti akan memunculkan ide-ide baru untuk mempelajari praktik-praktik baik yang dilakukan di negara lain, dan membuka wawasan para pihak dan seluruh pelaku pasar yang terlibat dalam sekuritisasi,” imbuhnya.

Beliau mengatakan bahwa sektor industri perumahan adalah salah satu sektor yang mendapatkan pukulan yang cukup dalam oleh karena itu menurutnya sektor ini kemudian menjadi prioritas untuk dapat segera dipulihkan. Dengan konstruksi sektor perumahan yang sangat padat dengan kandungan lokal maka industri perumahan ini, terutama konstruksinya adalah satu kegiatan ekonomi yang sangat krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di masa depan.

“Saya ingin memastikan bahwa sektor perumahan akan terus didukung oleh pemerintah, terutama sektor perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Dukungan pemerintah selama ini juga sangat luar biasa melalui berbagai macam cara pemerintah memberikan support kepada Tapera melalui Fasilitas Likuiditas Pendanaan Perumahan. Di samping itu, pemerintah juga memberikan support melalui PT SMF (Persero) atau SMF yang menjadi salah satu inisiator dari acara sekuritisasi ini,” katanya.

Beliau juga mengatakan bahwa pemerintah juga memiliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang khusus bergerak dalam mendukung industri perumahan di Indonesia, salah satunya yaitu:

  1. SMF yang merupakan BUMN di bawah Kemenkeu RI yang memiliki fokus dan peran di pembiayaan sekunder dan sekuritisasi aset perumahan.
  2. Perumnas yang juga bekerja di sector konstruksi dan juga di sektor perumahan.
  3. Bank BTN yang juga bekerja sebagai Bank Tabungan Negara salah satu salah satu fokus kerjanya juga di sektor perumahan.

“Saya ingin ketiga alat pemerintah ini – alat negara – itu bekerja secara sinergi kita pastikan sinergi berlangsung di antara seluruh alat negara untuk mendukung pemulihan sektor perumahan di Indonesia dan connect lebih lanjut dengan anggaran Pemerintah yang disalurkan melalui kementerian dan lembaga dan juga Pemerintah Daerah,” kata Wamankeu.

Pada rangkaian hari ke dua acara Securitization Summit 2022, acara diisi dengan kegiatan International Group Discussion dengan tajuk “The Establishment of Indonesia Securitization Forum” yang akan membahas seputar pengembangan pasar sekuritisasi di Indonesia melalui benchmarking peran dari Forum Sekuritisasi di Australia dalam mengembangkan pasar sekuritisasi di negara tersebut.

Langkah selanjutnya adalah mendorong terbentuknya forum sekuritisasi Indonesia sebagai sebuah collaboration network untuk membangun pemahaman yang sama antar para pihak yang terkait dalam proses sekuritisasi baik regulator maupun pelaku pasar serta investor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.