SUN Energy Luncurkan Tech Space Berbasis IoT

0
36
SUN Energy

Marketing.co.idBerita Teknologi | Berkomitmen untuk menyediakan layanan terintegrasi berbasis teknologi SUN Energy meluncurkan ruang pemantauan kinerja sistem energi surya yang terintegrasi berbasis Internet of Thing (IoT) yang dinamakan SUN Energy Tech Space. SUN Energy Tech Space merupakan fasilitas yang dimiliki oleh SUN Energy untuk memonitor kinerja sistem energi surya di lebih dari 30 kota dan 2 negara.

SUN Energy

Philip Lee, Chief Executive Officer (CEO) SUN Energy menjelaskan, adapun fasilitas berbasis IoT ini memanfaatkan konektivitas internet yang tersambung dengan sistem energi surya untuk memperoleh data performa sistem energi surya di seluruh lokasi secara real time.

“Di ruangan ini, para ahli SUN Energy dapat memantau serta mengontrol kinerja sistem PLTS yang tersebar di seluruh Indonesia hingga Thailand. Sistem perangkat yang dipasang mampu mengidentifikasi, menginformasikan, serta mendiagnosis masalah sehingga kegiatan operasi dan pemeliharaan sistem energi surya di lokasi pelanggan dapat dimonitor secara real-time selama 24/7,” ungkap Philip.

Didukung oleh Huawei, fitur perangkat di SUN Energy Tech Space mengedepankan aspek keselamatan yang proaktif, memberikan pengalaman perkembangan teknologi dengan konektivitas (IoT), layanan cloud, serta kecerdasan buatan (AI) sehingga sistem PLTS bisa dipantau di mana pun dan kapan pun.

Tentunya, dia melanjutkan, upaya tansisi menuju masa depan rendah karbon dapat diwujudkan melalui percepatan penggunaan energi bersih di berbagai sektor. Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia mencatat dari 587 GW kapasitas pembangkit energi baru terbarukan (EBT), lebih dari 60% berasal dari energi surya yang akan berperan sangat penting dalam penyediaan listrik nasional. Per awal kuartal dua di tahun 2022 ini, PLN mencatat terdapat lebih dari 5.000 konsumen PLN yang memanfaatkan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Dion Jefferson, Chief Commercial Officer (CCO) SUN Energy menambahkan, melihat potensi energi surya dan penyerapannya yang semakin meningkat, SUN Energy terus berupaya secara konsisten menawarkan inovasi kepada para pelanggan. Sejak didirikan tahun 2016, hingga kini portofolio SUN Energy telah tersebar di lebih dari 25 kota di Indonesia dan mengantongi proyek sebesar 280 MWp di 3 negara.

“Kami sangat optimis bahwa kedepannya sistem tenaga surya akan menjadi energi masa depan yang digunakan oleh pengguna dari sektor rumah tangga, sosial, komersial, hingga industri. Melalui perkembangan teknologi, sistem tenaga surya akan terasa sangat dekat dengan para penggunanya,” ujar dia.

Mendatang, SUN Energy pun terbuka bagi masyarakat luas yang ingin mempelajari sistem PLTS untuk berkunjung ke SUN Energy Tech Space dan berdiskusi bagaimana SUN Energy dapat membantu mewujudkan masa depan rendah karbon melalui pemanfaatan PLTS. Kehadiran SUN Energy Tech Space diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi para pelanggan untuk menerapkan prinsip berkelanjutan dengan mudah agar mencapai efisiensi yang lebih tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.