[Survei] 76% Bisnis Masih Khawatir Soal Keamanan Mobil Listrik

0
1650
Pengisian daya kendaraan listrik Shell Recharge
Sebuah mobil listrik sedang melakukan pengisian daya di Shell Recharge

Marketing.co.id – Berita Otomotif | Perbincangan mengenai Electric Vehicles (EV) atau mobil listrik semakin nyaring dan telah mengambil alih berita utama di Amerika dalam beberapa tahun terakhir, karena menjadi bagian dari inisiatif dan rencana pemerintah.
Untuk itu, banyak bisnis yang mulai memperluas dan mengadopsi mobil listrik ke dalam armada layanan mereka. Sebuah survei yang dilakukan oleh Hartford Steam Boiler Inspection and Insurance Company (HSB) menunjukkan bahwa 15% UKM di Amerika telah menyewa atau membeli mobil listrik untuk penggunaan komersial.
Namun, 76% dari mereka masih khawatir soal keamanan mobil listrik. Kekhawatiran tersebut muncul karena sejumlah komponen penting dari mobil listrik semakin banyak yang terhubung ke internet.
Chris Clark, Automotive Software and Security Solutions Architect, Synopsys Inc. mengatakan, bagi usaha kecil biaya bahan bakar memang menjadi perhatian utama dan penggunaan mobil listrik yang dapat mengurangi biaya operasional sangat menarik perhatian mereka. Namun, masalah keamanannya menjadi kekhawatiran mereka.
Banyak bisnis yang akan mencari perlindungan asuransi untuk melindungi mereka. “Dari 504 orang yang disurvei, 44% mengatakan mereka khawatir pada data kendaraan mereka, perangkat lunak, atau sistem operasi yang bisa rusak oleh malware. Ini adalah kekhawatiran yang nyata,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Marketingcoid, Selasa (8/3).
Menurut Clark, ada asuransi yang memberikan perlindungan dari sisi finansial. Namun,  produsen mobil listrik harus dengan tegas mengembangkan pertahanan keamanan mobil. Selain itu, produsen juga harus memperbarui versi perangkat lunak dan pemberitahuan layanan lainnya.
“Produsen mulai melihat bahwa asuransi dan penilaian konsumen terhadap keamanan sebagai aspek penting dalam pembelian, terutama kendaraan penumpang. Oleh karena itu, produsen harus terus mengatasi risiko keamanan siber dalam pengembangan solusi perangkat keras dan perangkat lunak untuk memberikan perlindungan dan keamanan bagi konsumen,” pungkasnya.
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.