Suzuki All New Ertiga dan Nex II Mulai Rambah Pasar Global

0
978

PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) merupakan salah satu perusahaan Indonesia yang berpengalaman mengekspor produk dan mengembangkan bisnis di pasar global. Terbaru, SIM secara resmi mengekspor dua produk yaitu All New Ertiga dan NEX II. Keduanya adalah karya anak bangsa yang dibuat di Cikarang dan Tambun, serta telah menjadi produk global.

President Director SIM, Seiji Itayama, mengatakan sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki di Indonesia, SIM berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.

“Peresmian ekspor ini merupakan dukungan terhadap kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan ekspor dan memajukan perekonomian dalam negeri,” kata Itayama.

Khusus produk Ertiga, SIM telah melakukan ekspor sejak tahun 2013 dan hingga 2018 sebanyak 42.158 unit telah diekspor ke 28 negara tujuan. Tren positif ini terus berlanjut dengan dimulainya ekspor All New Ertiga. Momentum peresmian ekspor ini mengawali ekspor 12.000 unit All New Ertiga ke Meksiko, Filipina, dan 20 negara lainnya yang tersebar di benua Asia, Amerika Latin, dan Oseania.

Sementara untuk NEX II, SIM akan mengirim perdana ke Filipina dalam bentuk CBU. Kemudian untuk kedepannya, Suzuki juga akan mengekspor NEX II dalam bentuk CKD ke Kamboja. Saat ini, Suzuki telah mulai mengapalkan sebanyak 4.456 unit NEX II sejak Agustus 2018. Hingga Maret 2019, Suzuki menargetkan akan mengekspor 18.660 unit NEX II ke dua negara tersebut.

Kegiatan ekspor ini juga menjadi dukungan SIM atas rencana roadmap Revolusi Industri 4.0 yang dicanangkan Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian. Dalam roadmap tersebut, industri otomotif menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi dalam negeri dengan perannya sebagai pemain terkemuka dalam kegiatan ekspor.

Konkretnya Suzuki telah mengambil langkah besar dengan menunjuk Indonesia sebagai pilar ketiga basis produksi mobil dan motor di dunia setelah Jepang dan India. Selain itu, diberlakukan juga Suzuki Quality Policy yang memprioritaskan kepercayaan dan keamanan konsumen, serta lebih responsif pada pengembangan kualitas sumber daya manusia, manufaktur, dan pasar sehingga menjadikan Suzuki sebagai merek yang dipercaya baik nasional maupun global.

Suzuki memiliki empat pabrik yang berlokasi di Cakung, Tambun, dan Cikarang yang memproduksi komponen, mesin, transmisi, dan perakitan sepeda motor dan mobil untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan luar negeri.

Melalui keempat pabrik tersebut, Suzuki berharap kegiatan ekspor bisa meningkat setiap tahunnya sehingga berdampak positif baik untuk Suzuki maupun untuk perekonomian Indonesia. “Pada tahun 2017, sekitar 33% pendapatan kami bersumber dari ekspor. Ini semakin memacu kami untuk memperluas ekspor ke negara-negara tujuan baru,” tutup Itayama.

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.